
Suara kicauan burung begitu ramai, dan sapaan mentari sangat lah menyalah dari sela-sela jendela.
ana merasa terganggu ia masih sangat mengantuk ia pun ndusel aries mencari kenyamanan dari suami nya.
"bangun hey sudah siang loh hari ini kita mau pergi belum packing juga nanti ada yang ketinggalan loh" ujar nya sambil menciumi ana.
sedangkan ana malah kembali menyelami mimpi.
"masih capek ya yank Hem cup cup".
aries pun pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri setelah beradu gaya dengan ana.
ia yang melihat ana masih tertidur pulas pun membiarkan saja, areis melanjutkan packing baju yang sempat tertunda.
pukul dua belas siang ana terbangun ia pun langsung bersih-bersih kemudian di lanjutkan dengan makan siang tentu saja bersama suami.
"mas mau makan pakai apa?" tanya nya.
"itu dong yank ikan bakar sama telur balado" ujar nya.
Selesai makan mereka kembali ke kamar ana pun cek kembali barang -barang agar tidak ada yang ketinggalan.
"habis darimana Cappadocia langsung ke Jepang ya yank, mas kan cuti nya gak lama" ujar nya.
"hah,,gak gak bisa masak langsung tinggal di Jepang pulang dulu lah" ucap ana.
"kenapa sih gak mau? aku cuti nya gak lama sayang" aries menarik ana ke dalam pelukan nya.
"aku belum siap, pasti di sana kmu sangat sibuk" tak terasa mata ana sudah mengembun.
"suuut ya sudah bicarain besok yaa sekarang kita nikmati dulu di Cappadocia cup cup" ujar nya.
mereka saling berpelukan sebelum akhir nya harus berangkat ke bandara.
sebelum ke bandara mereka menyempatkan untuk mampir ke rumah mami untuk berpamitan.
"Kalian hati-hati ya di jalan jangan lupa kabarin mami dek" pinta mami pada ana.
"baik mii" mereka berpelukan layak nya Teletubbies.
"sebenar nya kakak pengen ikut tapi kakak honeymoon sama siapa coba?" ujar Gilang.
"heh nikah dulu baru honeymoon, gak usah ikut,, ganggu " omel aries yang membuat ana dan mami tertawa geli.
"ya iya dasar adek durhamin luu" ujar nya.
"iya jangan lupa kabarin mami yaa daah dan juga cepet punya dedek yaa hihihi" ana hanya nyengir.
🌱🌱🌱🌱
perjalanan menuju bandara sekitar empat puluh lima menit karena macet.
ana juga menyempatkan untuk menelfon ayah dan ibu nya yang berada di Bandung, tidak lama hanya untuk pamit.
"kenapa sih diam terus sehabis telfon ayah?" tanya aries.
"gak papa sayang, cuma masih kepikiran aja jawab nya sambil bersandar di pundak suami.
"Jangan mikir macem-macem yaa aku gak mau kmu sakit cup".
heem.
kini kedua sudah berada di dalam pesawat perjalanan di tempuh hampir sehari semalam membuat kak Gilang selaku memberikan tiket pesawat yang nyaman untuk kenyamanan mereka.
"Bagus juga selera Gilang gak berubah" ujar aries.
"mas ih".
menikmati suasana malam hari di atas awan bersama orang tercinta.
"sayangg" panggil nya.
"iya sayang kenapa Hem?" jawab aries.
"Makasih ya sudah menjadi suami ku, aku gak tau kalau lelaki itu ternyata bukan kmu aku takut" ujar nya.
"iya udah ya jangan di pikirin, udah takdir kita bertemu kembali dengan cara yang seperti ini cup aku gak mau kmu banyak fikiran okey" ujar nya.
"iya sayang".
.
.
.
Salah satu hal yang membahagiakan adalah ketika kebersamaan dua insan saling mencintai, di restui dua keluarga juga restu Tuhan:)
Jangan lupa dukungan kalian ya terimakasih 🥰