
Dari ribuan gemerlip nya bintang dan terang nya cahaya bulan.
di pinggir kolam renang yang berada di halaman belakang. mereka keluarga besar sedang barbeque an, demi bumil kata nya dan juga momen kumpul yang sangat jarang.
"sayang kmu pakai ini" ujar aries seraya memakai kan syal untuk ana.
"mas nanti kan mau main api ngapain pakai ini segala kan panas" protes nya.
"main api apaan kita mau bakar-bakaran bukan main api, kmu duduk aja gak usah ikut bakar yuk pasti udah laper anak Daddy " ujar nya sambil menggandeng ana keluar kamar dan menuju halaman belakang, di mana penghuni yang lain sudah berkumpul.
"sayang sini duduk" ajak mama saat melihat anak dan menantu nya datang.
"tau tuh yang ngidam datang nya belakangan" ujar kak Gilang.
"yeee iri aja, kan Ade harus...".
"Suud udah gak usah di lanjutin,, mending bumil makan nih sate nya udah matang" di kasih nya sepiring sate yang sudah siap santap.
"aaa ya ampun kakak baik banget tau aja Ade udah laper banget.
"dah duduk sambil di makan, mau minum apa Hem?" ujar aries.
"mau air mineral aja yank".
aries pun bergegas mengambil kan air minum untuk ana, kemudian ia ikut membantu membakar daging.
mereka membakar daging di iringi dengan petikan gitar yang di mainkan oleh papi atau bergantian dengan papa nya Aries.
"mamiiii" panggil ana.
"iya kenapa deek?" tanya mami.
"mami nyanyi dong kan papi udah main kan gitar"ujar ana.
"aah suara mami jelek, ntar gak pada doyan makan denger mami nyanyi" ujar mami.
"aah mami,,,,kak Anggie" panggil ana pada padar kakak nya." nyanyi dong" pinta nya.
"nyanyi apa suara kakak fals hehehe" ujar nya.
"tapi pengen denger, ngidam nih" ana mulai mewek.
"sayang gak boleh maksa ah" aries pun menenangkan ana.
"Dah yank buruan nyanyi apa aja, dari pada ntar bumil ngamuk terus kita di usir dari sini kan repot" ujar Gilang pada pacar nya.
seketika ana terdiam saat Anggi menyanyikan lagu yang berjudul hal terindah dari seventeen.
"tuh kan yank suara kak Anggi tuh bagus" ujar nya yang di angguki oleh aries.
mereka semua pun terkagum dengan suara Anggi tak terkecuali Gilang, ia merasa kaget dengan suara merdu pacar nya sekaligus bangga.
tepuk tangan mengiringi akhiran dari lagu yang di bawakan oleh Anggi.
"yeee kak anggi keren" teriak ana.
"iya tuh tar bayi nya kaya emak nya teriak-teriak Mulu" omel kak Gilang.
"dih apaan sih".
"mau makan apa lagi Hem" tanya Aries.
"mau makan yang di masak ibu" ujar nya, ana pun menghampiri ibu nya.
"iibuu".
"eeh Ade kok kesini-sini sih,,,sana aja di sini ada asap" ujar ibu.
"mau makan yang di masak ibu" ujar nya.
"ya udah duduk sana biar ibu ambil kan" ujar nya.
ana pun kembali ke tempat duduk nya di samping aries, tak lama kemudian ibu datang membawa kan sepiring yang berisi sosis bakar dan juga ikan bakar.
"nak aries juga mau?".
"ah tidak usah bu nanti biar ambil sendiri" tolak nya dengan halus.
"ya sudah ibu ke sana dulu mau makan sama besan" ujar nya.
"sayang pelan makan nya nanti tersedak loh" ujar nya.
"sayang mau gak?" ana menyodorkan sosis ke mulut suami nya.
mereka pun berakhir dengan saling suap-suapan.
begitu juga dengan kak Gilang yang tak mau kalah dengan ana, ia tampak tidak malu untuk memperlihatkan kemesraan nya di depan keluarga besar nya.
walaupun Anggi masih malu-malu tapi ia berusaha membiasakan diri.
"kak Anggi boleh request lagu gak?" suara ana membuat Anggi menoleh.
"lagu apa?".
"kasih tak sampai" tutur ana yang membuat aries melotot.
.
.
.
.
ampun paksu cuma laguš„“
Terimakasih dukungan kalian jangan lupa tinggalkan jejakš¤¤