
Hari-hari berganti tak terasa kini perut ana mulai membuncit, usia kandungan nya memasuki bulan ke lima.
kini di rumah hanya ada ana aries Lucy juga supi, keluarga besar kedua nya sudah kembali ke Indonesia.
ana sedang berdiri di depan cermin sambil memegangi perut nya yang mulai membesar, ia yang mengunakan baju santai pun semakin terlihat seksi.
Aries yang Baru saja masuk ke kamar langsung berhambur memeluk ana.
"istriku lagi ngapain sih Hem" tanya nya sambil melingkarkan tangan pada perut besar ana.
"yank perut ku makin besar deh aku jadi gendut" ucap nya kemudian berbalik memeluk suami.
"gak papa malah semakin seksi kok tetep cantik muach" puji nya.
"ah gombal kmu lah,,,ouh iya sayang kita jadi lahiran di Indonesia?" tanya ana.
"pengen banget ya lahiran di indo? emang kalau di sini kenapa?" tanya nya.
"sama aja sih tapi pengen di indo aja yank, pengen lahiran di temenin ibu" ujar nya.
"nanti aku usahain yaa, setelah kandungan kmu benar-benar kuat" ucap nya.
"iya yank".
"ya udah sekarang istirahat yuk udah malem besok kan mau cek up" ujar nya.
mereka berdua akhirnya pun tidur dengan posisi seperti biasa aries mengelus punggung ana, karena belakangan ana sering mengeluh sakit di bagian punggung.
ππππ
seperti pagi biasa nya ana bangun pagi dan menyiapkan kebutuhan suami nya. tak lupa ia membangun suami nya berpakaian.
saat ana sedang memasang kan kancing baju sedangkan aries memeluk ana mengelus perut nya ada aja tingkah calon bapak satu ini.
"mas bentar to diem dulu, gak selesai-selesai nih" omel nya.
"ya elah bumil marah-marah,,cup cup biar gak marah" ujar nya.
setelah selesai kedua nya pun menunggu meja makan untuk sarapan.
"sayang kmu mau sarapan apa?" tanya aries.
"roti aja yank, sama mau bawa bekel buah" ujar nya.
Aries pun meminta lucy untuk menyiapkan pesenam ana.
"kmu di sini dulu nanti mas panggil kalau sudah waktu nya periksa" ujar nya.
"iya yank".
setelah beberapa jam, sudah waktunya ana dan juga Aries pergi ke dokter kandungan.
"silahkan masuk dokter aries dan juga nona ana" sapa dokter.
"terimakasih dok".
"hari ini saya ingin memeriksakan kandungan istri saya dok karena rencana nya kita akan pulang ke Indonesia " ujar aries.
"baiklah mari ikut saya, silah kan nona ana berbaring kita akan USG Dede bayi nya" ucap dokter.
setelah perut ana di olesi gel, dokter pun mengarahkan alat USG nya ke perut ana.
"nah ini janin nya sudah mulai kelihatan yaa, semua nya sehat normal detak jantung nya juga tapi,,,,,".
"tapi apa dok" ujar aries yang mulai tak sabar.
"seperti nya bayi nya ada dua" ucap dokter.
"twins???" aries di buat bengong dengan penuturan dokter.
bagaimana mungkin ia tak punya gen kembar begitu juga dengan ana namun anak nya kembar, sungguh kuasa Tuhan yang tak pernah ia sangka.
ia menangis harus sambil terus menciumi wajah ana, begitu juga dengan ana yang refleks langsung mengelus perut buncit nya.
"selamat ya dokter aries dan juga nona Hana, baby nya twins" ujar dokter yang turut bahagia.
"Terimakasih dokter" ujar nya.
.
.
.
.
ππππ