
Malam nya ana Napak gelisah dalam tidur nya, ia sampai berguling-guling di ranjang.
dan akhirnya suami nya pun terbangun karena ana yang usil di ranjang.
"Sayang kmu kenapa sih Hem?" tanya nya.
"masss" panggil nya, ana masuk ke dalam pelukan suami nya.
niat hati ingin mengutarakan keinginan nya, eh malah di suruh tidur oleh aries, alhasil ana menangis.
"loh kok nangis sih, ada apa Hem?".
"pengen es krim hiks hiks" pinta nya.
"ini udah jam satu lewat loh yank, besok pagi aja ya" ucap nya.
"mau sekarang yank hiks hiks".
"ya udah yuk kita turun kita cari di freezer siapa tau ada" ujar nya.
mereka pun pergi ke dapur dan mencari es krim.
"sayang,,cuma ada ini, besok kita beli lagi ya kalau kurang" ucap nya.
"iya,". ana pun menikmati es krim rasa coklat itu.
"sayang besok periksa ya, besok aku jemput pas jam makan siang dan gak ada tapi-tapian" ucap nya.
"he,em" masih sibuk dengan es krim nya.
setelah selesai menikmati es krim, kedua nya kembali ke kamar.
"aku tu lemes tau yank gak bisa makan nasi muntah terus" ujar ana sambil memeluk suami.
"iya kmu belum makan dari pagi, mau makan apa istri kuu?" tanya nya.
"eem gak mau pengen nangis hiks hiks" ujar nya.
"lah udah nangis terus kmu Kii cup cup cayang".
di tenang kan istri nya, di peluk sampai ana benar-benar tidur.
๐๐๐๐
keesokan hari nya, seperti kemarin ana kembali muntah-muntah saat bangun tidur.
"hey sudah yuk jangan di paksa buat keluar, mungkin itu hanya mual dari perut mu" ujar areis.
ana pun langsung mengalungkan tangan nya ke leher aries, dan aries langsung menggendong nya kemudian merebahkan di ranjang.
"Dede gak boleh gitu yaa, kasian mommy mu loh" ujar nya sambil mengelus dan menciumi perut ana yang masi rata.
Ana tersenyum melihat kelakuan suami nya, tak lama setelah itu ana merasa perut nya sudah tidak mual lagi.
"aku ambil kan minum dulu sebentar" ujar nya.
aries pun kembali dengan membawa susu jahe.
"udah yank" ana hanya meminum beberapa teguk saja.
"dah istirahat lagi ya, atau kmu mau makan sesuatu?" tanya nya yang di jawab gelengan kepala.
akhirnya Ana pun tertidur kembali.
โ๏ธโ๏ธโ๏ธ
seperti yang sudah di rencanakan siang hari nya mereka pergi ke dokter.
"ayo sayang nanti kita terlambat?" seru aries.
"iya".
"makan roti ya biar perut nya gak kosong".
"mau makan buah aja mas" pinta ana.
"Lucy tolong potong kan buah di buat bekel aja biar sambil makan di jalan" pinta aries.
"baik tuan muda".
"nona mau buah apa saja?" tanya nya.
"buah naga, mangga apel mau anggur hijau juga" pinta nya.
"baik sebentar ya nona".
lima menit kemudian bekal yang Lucy siapkan sudah ready, ana dan aries pun berangkat ke rumah sakit.
dua puluh menit mereka sampai di rumah sakit tidak lupa ana memakan buah yang sudah di siapkan oleh lucy, walaupun tidak habis semua nya.
"ayo sayang" aries mengandeng ana dengan posesif nya.
"dokter aries ada pasien ingin bertemu dengan anda" ujar seorang suster.
"ah iya suster sebenarnya saya sedang ijin hari ini, tapi tidak apa tolong katakan pada pasien tersebut saya akan datang satu jam lagi ya" tutur nya.
"baik dokter" tiba-tiba pandan suster tersebut pindah ke arah ana, setelah dari tadi pandangan nya ke Arah aries.
aries dan ana pun melangkah ke ruang pemeriksaan khusus ibu hamil.
"siapa dia? kenapa mereka ke dokter kandungan?"....
.
.
.
.
mohon maaf bila banyak salah kata, terimakasih teman-teman yang masih support ๐ฅฐ jangan lupa tinggalkan jejak kalian yaa๐