
"Jadi dulu kmu lihat putri ibu ini sedang berada di atas pohon begitu?" tanya ibu pada menantu nya.
"iya Bu sambil makan buah gitu"ujar nya.
ibu pun langsung melihat ke arah ana sambil geleng-geleng, sedangkan ana hanya nyengir.
"udah gitu ya Bu dulu aku gen,,," belum sempat aries bercerita ana langsung membekap mulut aries.
"udah ya sayang kita masuk yuk masuk" ajak ana kemudian mengandeng ibu dan membawa nya masuk.
☘️☘️☘️☘️
Ke esokan pagi nya.
"sayang kita pulang hari ini gak papa kan?" tanya aries.
"iya gak papa kok, semua nya juga sudah beres" jawab nya.
kemudian kedua nya bersiap siap, setelah itu mereka langsung keluar kamar.
"adek Abang dan menantu ibu sini duduk dulu" ucap ibu.
mereka semua pun mengikuti perintah ibu.
"dengarkan ibu, kalian kan sudah berkeluarga ayah juga sudah gak ada, tapi sebelum ayah pergi,,,dia sudah membagikan sebagian harta nya untuk kalian, ada beberapa kebun satu rumah dan usaha keluarga kita rumah makan" tutur ibu.
"Buu ayah baru pergi kemarin kita bisa bahas ini lain waktu " ujar ana yang di angguki bang Riyan.
"Bukan begitu dek, kalau bisa sekarang kenapa harus di tunda? toh kmu bakal ikut suami kmu ke Jepang pasti akan lama" ujar ibu, seketika ana langsung tertunduk."ibu tidak ingin menunda,,, karena ini amanah dari ayah".
"baik lah Bu" ujar ana.
"ada kebun rumah dan juga rumah makan yang kita miliki, ini surat kepemilikan yang sudah di atas nama nya kalian, ayah sendiri yang mengurus nya dan ibu harap ini menjadi manfaat untuk kalian sekarang maupun kedepan nya dan tidak menimbulkan iri di antara kalian" tutur ibu.
"baik Bu terimakasih cuach" ujar ana yang bergantian dengan bang Riyan.
"insyaallah apa yang ibu harapkan bisa sesuai " ujar abang.
"iya ibu ngerti kok kmu kan udah punya suami, lagian kmu juga udah lama tidak di rumah mami pasti dia kesepian,kalau ibu sih yang pernah kmu bahagia sehat terus dan cepet kasih ibu cucu hehehe jangan mewek " ujar ibu.
"terimakasih ibu untuk semua nya" di peluk nya tubuh surga nya itu."ouh iya Abang kakak ipar jaga ibu baik-baik ya jangan pernah marah sama ibu kalau ada apa-apa kabari adek" ucap ana.
"iya dek, surga mu juga surgaku jangan khawatir " ucap nya.
"ya udah Ade sama mas aries berangkat dulu" ucap ana.
"pamit dulu bang ibuu" ucap aries sambil mencium punggung tangan mereka.
ana begitu berat meningkatkan ibu nya walau di sana ada Abang juga kakak ipar nya, tapi ia rasa nya tidak tega mengingat ayah baru saja pergi.
ana kembali memeluk dan mencium ibu nya, ia masih menangis.
"Ade jangan nangis dong, udah ah cantik nya ntar ilang loh" canda sang ibu agar putri nya tersenyum kembali.
"ibu gak pengen ikut Ade aja? Ade berat banget ninggalin ibuk" ucap ana.
"iya kapan-kapan ibu ikut Ade sekarang Ade nikmati dulu sebagai pengantin baru " ucap ibu.
"sayang gak boleh bikin ibu sedih jangan nangis okey" ujar aries sambil menenangkan ana.
"tuh dengerin suami mu, ibu di sini ada Abang yang jagain" ucap nya dan di angguki ana.
akhir nya ana pun pulang ke ibu kota bersama suami.
.
.
.
.
maafin author bila ada salah kata, dukung terus ya guys jangan lupa tinggalkan jejak🤤🥰