My First Love Doctors

My First Love Doctors
80.Kedekatan



Tiga bulan berlalu, semenjak kejadian di Bali ana tidak pernah lagi pergi sendirian.


ia selalu di temani kak Gilang dan teman-teman nya tak jarang juga ana pergi bersama alex bahkan orang tua Alex begitu menyayangi ana...eem dan juga menginginkan nya sebagai menantu.


seperti saat ini ana sedang berada di rumah Alex karena permintaan Tante Irene atau mommy nya Alex.


"Tante ini tepung nya segini kan?" mereka sekarang sedang membuat brownies untuk acara arisan yang di adakan di rumah Tante Irene.


"iya sayang segitu aja cukup".


setelah satu jam berkutat di dapur akhirnya mereka selesai masak memasak, tidak hanya membuat kue ana dan Tante Irene juga membut puding.


"dah selesai" ujar Tante setelah selesai penataan di meja makan."ana Tante mau siap-siap dulu ya sebelum tamu nya pada Dateng kmu istirahat dulu aja sama di kamar tamu".


"iya Tan".


ana tidak langsung menuju kamar tamu tapi ia memilih duduk di ruang keluarga sembari memainkan hp nya, sampai ia tak sadar udah terlelap di sofa dengan posisi duduk.


"mommm" panggil Alex yang baru saja pulang dari kantor, hari ini ia pulang lebih awal dari biasa nya karena ia tau di rumah ada ana.


"eeh ada bidadari ketiduran di sofa" ucap nya sambil geleng-geleng.


Alex pun mengendong ana dan membaringkan di kamar tamu yang sudah di siapkan sejak tadi.


"pasti kecapekan ya habis masak sama momy" ucap nya cup....ups.


Alex pun meninggalkan ana tak lupa menutup pintu nya.


"loh kmu udah pulang Lex?" tanya mommy. "Hem mommy tau nih pasti karena ada ana kan" julid nya.


"hehehe".


"eemh kmu ya,,,eeh ana ke mana ya?" tanya nya.


"lagi tidur mom udah gak usah di bangunin mungkin ia capek habis masak sama mommy " ujar nya. "btw masak apa mom terus yang masak mommy atau ana?" tanya nya.


"hem..ada tadi ana masak sayur asem" jawab nya.


tanpa menunggu lama Alex langsung menuju meja makan, ia sudah tidak sabar mencicipi masakan ana.


hal itu membuat mommy geleng kepala.


Tak lama kemudian pesanan catering datang macam-macam makanan pun tersaji di meja makan untuk menyambut tamu mommy.


Usai makan Alex langsung masuk ke dalam ruang kerja nya, ia akan melanjutkan pekerjaannya di rumah.


ana terbangun dari tidur nya saat telfon nya berbunyi nyaring.


"eem halo" suara ana khas bangun tidur."iya Ade pulang sekarang ini malah ketiduran,,eeh bentar tadi kan aku di ruang keluarga kenapa sekarang ada di kamar" gumam ana yang mampu di dengar oleh kak Gilang yang sedang melakukan pangilan.


"dek".


"Iya kak Ade pulang sekarang" ujar nya langsung mematikan telfon.


Ana pun keluar dan mencari keberadaan Tante Irene.


"Tante,,".


"eeh sudah bangun sayang" ujar nya.


"iya tan,,,ana harus segera pulang sekarang, maaf ya Tan gak bantuin Tante" ujar nya.


"gak nanti aja pulang nya,, Tante pangilin Alex ya biar di antar pulang".


"mau pulang sekarang?" tanya Alex.


"iya kak udah di suruh pulang sama kak Gilang, aku pulang sendiri gak papa kok" ucap nya.


"jangan dong bahaya,biar kakak antar" ucap nya.


ana dan alex pun keluar melewati rung tamu yang arti nya teman-teman Tante Irene semua tau.


"jeng ini siapa? calon mantu ya? cantik nyaa" puji salah satu teman Tante Irene.


"ouh ini ana jeng doain aja yang terbaik ya" ucap Tante Irene.


"ya sudah mom Alex antar ana dulu ya,, mari Tante semua Alex permisi" pamit nya.


sedangkan ana hanya tersenyum malu.


.


.


.


kenapa jadi calon mantu batin ana menjerit😣.