
Selesai dengan urusan yaitu membeli kambing untuk akikah baby twins.
aries pun langsung kembali ke rumah, semenjak ia punya bayi rasa nya jika sedang di luar rumah ia Ingin selalu pulang.
sesampai nya di rumah ia kaget melihat istri nya yang sedang sesenggukan dan mama dengan tatapan bingung nya.
"ada apa ini!" seru nya.
ana langsung memeluk suami nya sambil mengadu.
"Dede hilang yank hiks" ujar nya.
"hah hilang,,,hilang gimana?" aries mencoba mencari jawaban pada mama nya.
sedangkan mama aries hanya tersenyum kemudian ia pergi ke kamar nya.
sedangkan ana berusaha menjelaskan pada suami.
"tadi itu Dede gak mau bobo terus malah aku yang ketiduran pas aku bangun Dede gak ada" lirih nya.
"hah kok bisa!".
tak tak tak
aries melihat mama nya turun sambil menggendong bayi perempuan nya, namun tidak dengan ana yang membelakangi tangga.
rasa nya aries ingin tertawa namun tidak tega melihat kekhawatiran sang istri.
"suuud udah jangan nangis ya eeem bagaimana kalau kita buat lagi aja" usul nya.
"iih kmu tu gimana sih anak il,,,,".
"ana kmu cari ini kan??" suara mama membuat ana membalikkan badan.
"dedeee ya ampun kmu ilang ke mana hiks" segera ia mengambil baby nya dari pelukan mama.
"gak ilang sayang Dede bobo di kamar mama kok" ujar nya.
"kok bisa sih maa".
"tadi mama mau lihat kalian, mama fikir kalian tidur semua soal nya kmu juga tidur tapi pas mama lihat Dede melek ya udah mama bawa ke atas aja eeh sampai atas bobo" ujar mama.
"makasih ya ma udah jagain Dede,, tadi tu udah nen*n lama tapi gak tidur-tidur" ujar nya
tak lama kemudian terdengar rengekan kecil yang tak lain baby girl.
"ouh Dede laper yaa yuk mamam dulu" ana pun pamit ke kamar di ikuti aries sedangkan baby boy bersama ibu dan Lucy.
aries pun membuntuti istri nya yang masuk ke dalam kamar.
"mas ngapain ikut masuk?" tanya ana.
ntah kenapa ia kadang merasa malu saat harus menyus*i di depan suami nya padahal suami nya sudah melihat Milik nya.
"aku kan harus memastikan sayang kalau Dede tidak mengambil kedua nya".
kedua alis ana menyatu, ia tidak faham dengan arah pembicaraan suami nya.
sampai pandangan aries yang mengarah pada putri nya yang sedang menikmati sumber kekenyangan nya.
"mas iih kmu ya" omel ana.
"apa sih yank kan punya ku satu" ujar nya.
"bagaimana bisa anak kita kan dua jadi buat mereka semua kmu mengalah" ujar ana.
"ya ampun yank kan mereka masih kecil masih bisa barengan lah".
"suuuud udah mau bobo nih" cicit nya
tak lama Kemi ana menaruh baby girl nya di tempat bayi nya, kemudian ia kembali duduk di ranjang bersama aries, semenjak punya bayi mereka jarang bisa bersantai berdua karena aries juga sibuk kerja.
"ouh ya mas gimana persiapan acara akikah nya?" tanya ana.
"sudah delapan puluh persen dua hari lagi acara nya" ujar nya.
"nama nya gimana?".
"seperti yang sudah pernah kita sepakati" jawab nya.
tiba-tiba aries menarik ana ke dalam pelukan nya.
"aku kangen banget sama kmu... istri ku..".