My First Love Doctors

My First Love Doctors
64. Manja apa mager



Aries membaringkan Ana di ranjang nya, kemudian dia keluar untuk mencari pesanan ana.


"kmu di sini dulu ya sayang, aku cari pesenan kmu dulu" ucap aries.


ia langsung turun ke lantai satu kemudian menjalankan mobil nya dan tak tau arah, sampai aries tersadar.


"astaga, aku lupa tanya kemana aku harus beli itu di mana, bentuk nya kaya apa? walaupun aku dokter aku belum pernah lihat itu barang" aries berdialog sendiri sampai akhir nya ia memutuskan untuk bertanya pada Mbah yang paling pintar yaitu mbah google 🤭.


setelah menemukan petunjuk aries menjalankan kembali kereta besi nya sampai ia menepi di mini market.


karena tidak mau ambil pusing, aries langsung meminta tolong pada pelayanan toko untuk mengambil kan apa yang ia mau.


"mbak tolong Carikan soft*x yang seperti ini" tunjuk nya pada hp.


"ini mas barang nya, ada yang bisa di bantu lagi" tawar nya mbak pelayan.


"gak mbak makasih " aries langsung menuju kasir untuk membayar.


sedangkan mbak kasir senyum-senyum mendapat pelanggan ganteng yang membeli soft*x.


"sudah belum mbak? istri saya nungguin di rumah" ujar aries saat merasa mbak kasir dengan sengaja membuat nya berlama-lama di sana.


"ouh sudah mas total nya seratus dua puluh ribu" ujar nya.


aries pun memberikan dua lembar uang berwarna merah kemudian ia langsung mengambil barang nya dan pergi.


"mas kembalian nya" ujar kasir.


"buat mbak aja" jawab aries tanpa menengok.


sedangkan mbak kasir kegirangan.


selain membeli soft*x aries juga membeli makanan untuk ana, ia yakin ana pasti lapar hanya saja terlalu fokus sama rasa sakit.


.


.


.


Di apartemen.


sesampai nya di apartemen aries langsung ke kamar dan melihat ana yang masih berbaring, hanya sedikit berubah dari posisi awal.


"sayang bangun, makan dulu lah" ujar aries.


"eem, kmu dari mana sih" ucap ana yang agak kesel karena tadi ia sempat bangun namun tak menemukan aries.


"aku mahu ke kamar mandi yank tapi gendong" ujar ana kemudian duduk.


tanpa banyak bicara aries langsung menuruti ana, ia menggendong ana sampai di pintu kamar mandi.


dua puluh menit berlalu, tidak ada tanda-tanda ana akan keluar dari kamar mandi, bahkan aries masih menunggu di depan kamar mandi.


"dek kmu kok lama sih? kmu gak papa kan?" tanya aries yang mulai panik.


ceklek...


"apa si mas?" tanya ana.


"ya kmu sih lama banget di kamar mandi nya kan aku jadi khawatir" ucap nya.


"yuk makan kata nya kmu belum makan" ujar ana.


mereka pun makan bersama.


tiba-tiba aries mengelus perut ana, yang membuat ana kaget.


"apa mas?" tanya ana.


"masih sakit gak? bukan menjawab aries malah berbalik tanya.


"masih, kan sembuh nya nanti kalau sudah selesai, biasa nya satu Minggu" jelas ana.


"astaga selama satu Minggu kmu uringan-uringan kaya gitu? terus biasa nya yang elusin perut kmu siapa? tanya aries.


"iya biasa nya satu Minggu tapi kadang sakit banget kadang gak terlalu mas, kalau yang elusin perut ada bang Riyan ada ibu kalau di Jakarta ada kak Gilang sama bunda " jelas ana.


"besok-besok kalau lagi pms minta di elusin jangan sama bang riyan atau kak Gilang ya, sama ibu atau bunda aja, ya denger gak mas ngomong" tegur aries.


"iya denger kok, emang kenapa kalau sama bang Riyan atau kak Gilang"? tanya ana.


.


.


.


YA AKU CEMBURU PAKEK NANYA 😬


🌱🌱🌱


hehehe piiis riders✌️ jangan lupa dukung author ya biar up up luv sehat-sehat kalian😚