My First Love Doctors

My First Love Doctors
100. Pulang honeymoon



Hari tlah berganti tak terasa lima hari sudah ana dan aries berada di Cappadocia.


mereka memanfaatkan waktu untuk bersama, sebelum kembali ke kesibukan masing-masing.


"sayang besok kita pulang dan gak lama lagi mas harus kembali bekerja" ujar aries.


"huh,,tapi aku masi pengen di Indonesia" ujar nya sambil memeluk erat suami.


"ya udah gak papa kmu persiapan dulu aja nanti kmu berangkat tak jemput di bandara Hem" ia membelai rambut ana dengan sayang."tapi jangan lama-lama ya nanti aku pasti susah tidur nya kalau gak sama kmu" ucapan aries membuat ana melepaskan pelukan nya.


"kata nya suruh siap-siap gimana si?" ana kembali memeluk suami nya."gak lama kok paling seminggu dua Minggu " ujar nya enteng.


"heeh mana bisa,itu kan dulu kalau sekarang kmu udah punya suami gak boleh pisah lama-lama " omel nya.


"aaa sakit yank iya ya,,," teriak ana saat aries tiba-tiba mengigit kecil telinga nya.


"iya apa Hem" ia terus menyerang ana ke segala arah.


"ya udah lima hari, lagian kan kmu juga sibuk kerja yankkk stopp" ucap ana.


"itu kan dulu pas masih bujang sekarang kan udah ada istri jadi harus bisa bagi waktu,,cup jangan teriak-teriak dosa log ganggu suami lagi memberi nafkah" ucap nya.


"hah apaan?" di tatap nya wajah suami nya itu.


"iya ini nafkah batin, gak boleh nolak" ia pun melanjutkan aksi nya.


Apa boleh buat ana pun terhanyut dalam permainan suami nya itu.


๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€


Siang hari adalah jadwal yang di pilih oleh aries, merupakan jadwal paling awal menuju Indonesia.


seusai bertempur mereka berdua packing barang agar tidak ada yang tertinggal, termasuk oleh-oleh untuk keluarga mereka.


kini mereka sudah berada di bandara sebelum take-off.


"udah gak usah di fikirin terus, aku gak mau pernikahan ini jadi beban kmu yank, senyaman nya kmu aja asal gak aneh-aneh" ujar Aries yang tau ana mengalau banyak diam dari pada cerewet nya.


"iya suami ku,,,aku tu kepikiran ayah" ujar nya.


"ya udah besok ketemu ayah, mungkin ayah kangen sama putri nya yang bawel ini maka nya kmu kepikiran terus" di peluk nya tubuh sang istri mencoba menyalurkan rasa tenang.


"aku gak bawel cuma banyak omong aja sayang".


tak lama kemudian mereka masuk ke dalam pesawat, take-off.


selama perjalanan tidak ada pembahasan yang serius seperti sebelum nya.


"Tidur aja sini tak peluk" ujar nya sambil menepuk pelan ana.


tidak butuh waktu lama, ana begitu tenang tertidur dalam pelukan aries.


cukup lama ia tertidur, sampai harus di bangun kan oleh aries karena sudah waktu nya untuk makan.


"sayang bangun, makan dulu yaa cup" ia menepuk-nepuk pipi ana.


tak lama kemudian ana pun terbangun.


"gak laper sayang" ujar nya sambil berusaha tidur lagi.


"hey bangun dulu, makan yaa nanti kmu sakit loh" aries menyodorkan sendok yang berisi nasi dan lauk nya.


"nanti kalau aku lapar pasti aku makan sayang sekarang belum pengen makan" ucap nya sambil memelas.


karena aries terlalu khawatir dengan ana ia pun memberikan susu kotak untuk ana, dan ana menerima nya.


setelah menghabiskan susu ana kembali tidur.


dan akhirnya pesawat landing setelah penerbangan berjam-jam.


ana dan aries sudah dalam perjalanan pulang menuju rumah aries.


"besok kalau mas udah berangkat, kmu tinggal di rumah mama yah" ujar aries.


"tapi nanti aku kesepian kalau mama sama papa sedang perjalanan bisnis, aku ke rumah mami aja ya di sana pasti gak kesepian" tutur ana.


"gak,, kmu di rumah ku aja, kan banyak pelayanan di rumah cup,, mengerti lah kmu sudah bersuami nurut yaa" ucap aries.


akhirnya ana pun mengangguki ucapan suami nya, ia kemudian menyembunyikan kesedihan nya di dada suami nya, ia memeluk dengan erat.


.


.


.


.


Maaf jika masih banyak salah kata, dan author yang jarang up karena ada kesibukan lain๐Ÿ˜ญ


tapi tetep semangatin author kan kalian๐Ÿ‘‰๐Ÿ‘ˆ miis ๐Ÿ˜š