
Ana pun meraih tubuh putra nya, saat ia masuk ke kamar ia melihat putra nya yang berada di punggung suami nya saat sedang sujud dalam sholat.
"masyaallah kakak mau ikut sholat papa yaa Hem pinter nya putra bunda tapi gak boleh naik gitu ya nanti kakak jatuh" ujar ana.
kini kedua bayi nya berada di atas ranjang yang sudah di pasang pembatas agar aman, sedangkan aries melanjutkan sholat nya.
"ndaaa".
"iya sayang Dede ngantuk ya?" tanya ana meraih diva ke pelukan nya. "kakak mau susu Ndak?" tanya nya.
"cuuu".
"iya bentar ya nunggu papa selesai nanti bunda ambil kan" jelas nya.
setelah beberapa saat aries selesai sholat nya.
"udah pah? nitip ya aku mau ambil susu buat kakak" ujar ana.
"biar aku aja Bun kmu kan capek udah di sini aja" ujap aries yang di angguki ana.
tak berselang lama aries membawa botol susu untuk putra nya, sedangkan ana sudah menidurkan putri nya yang tidur beberapa saat lalu.
di tepuk punggung Devan hingga tak lama kemudian tertidur pulas.
"yuk tidur anak-anak udah tidur semua" di peluk nya tubuh sang istri.
"rasa nya kaya udah lama banget gak di peluk kaya gini" ujar ana.
"masa sih kaya nya tiap hari tidur pelukan terus yank" ngeles nya.
"iya sih tapi kangen kmu banget banget deh mas" ujar nya.
"iya aku juga kangen kmu malah dari kemarin belum di jatah" ujar nya yang seketika lemes.
hoaaam
ana langsung menguap dan tidur ia pura-pura tidak mendengar pembicaraan aries yang terakhir.
"kan malah tidur gak peka iih" ujar nya.
ππππ
Keesokan pagi nya ana dan suami juga keluarga kecil nya kembali ke kota.
perjalanan ke kota terasa lebih cepat dari pada saat berangkat.
mobil aries pun memasuki halaman luas rumah nya, lebih tepat rumah orang tua aries.
sebenar nya ia sudah menyiapkan rumah sendiri untuk keluarga kecil nya dan ada satu unit apartment.
namun mama nya menolak dengan alasan Aries putra tunggal yang akan mewarisi semua nya termasuk rumah utama yang mereka tempati, dan juga orang tua nya yang sering keluar kota bahkan keluar negeri membuat rumah sering kosong hanya ada pelayan dan supir.
"akhirnya sampai" ujar ana sambil menengok ke belakang."eeh twins bobok semua loh yank pantesan dari tadi gak ada suara nya" ujar nya.
"iya buk tadi pas udah mau sampai pada anteng ternyata bobo" ujar sus.
"ya sudah langsung bawa ke kamar aja ya sus" ujar ana.
mereka pun masuk ke dalam rumah yang ternyata sudah di tunggu sama mama.
"aduh-aduh cucu Oma, loh kok tidur ah tidak asik" seru nya.
"iya ma mereka tidur pas mau sampai jadi mungkin agak nanti bangun nya hehehe" ujar ana.
"yeah padahal mama kangen banget sama mereka" ujar nya sambil merangkul ana.
"kaya udah setahun gak ketemu aja si mama" omel aries yang mendapatkan plototan dari mama nya.
"ouh ya ma aku beli cemilan tadi di jalan semoga mama suka" ujar ana.
"makasih ya sayang kmu pakai bawa oleh-oleh segala" ujar mama.
"ouh iya bulan depan liburan ke Bali yuk" ajak mama.
.
.
.
.
ππππ