My First Love Doctors

My First Love Doctors
84. kedatangan juan



"LEPAS"..


Bukan bang Riyan atau kak Gilang tetapi Alex yang beru saja datang dan melihat ana yang di peluk secara tiba-tiba oleh seorang cowok.


seketika pelukan pun terurai dan lepas, ana mundur beberapa langkah ia masih syok dengan pelukan tersebut.


"jangan kurang ajar ya main peluk sembarangan" ucap Alex.


"loe siapa?" juan. teman ana sedari SMP dan SMA yang menyimpan perasaan pada ana saat itu.


"cihhh".


"udah gak usah ribut rusak momen aja,,,mending sekarang kita cari makan nanti di bahas di sana setelah makan" ujar bang Riyan.


ucapan bang Riyan di anguki oleh Alex juga juan, sedangkan ana sudah di tarik kak Gilang ke dalam mobil.


mereka saling mengendarai mobil masing-masing menuju restoran yang sudah di reservasi oleh mami.


sedangkan Gilang dan ana datang paling belakangan karena mereka harus menjemput pacar kak Gilang terlebih dahulu.


"kak Vita depan deh, Ade yang belakang aja" ujar ana saat pacar kakak nya akan masuk dan duduk di kursi belakang.


"ya udah,,eeh dek kmu gak bawa baju ganti kah?" tanya nya.


"Ade lupa kak" ujar nya nyengir.


"ya udah tunggu sebentar" kak Vita kembali kedalam rumah untuk mengambil baju ganti yang untuk ana.


"itu ngapain dek".


"gak tau tuh pacar kakak.


beberapa saat kemudian Vita kembali dan langsung masuk ke dalam mobil dengan membawa paper bag.


"huh huh".


"ngapain sih yank sampai lari kaya gitu" tanya Gilang.


"ambil baju buat ana,,,nih dek" memberikan paper bag yang di bawa nya.


"kakak kenapa repot-repot sih" ujar nya.


"udah di terima aja gak ada penolakan". ucap Vita yang di angukki oleh ana.


Tiga puluh menit kemudian mereka sampai di restoran.


kak Gilang juga pacar nya langsung bergabung dengan yang lain sedang kan ana pergi ke toilet untuk ganti baju.


"maaf mi tadi jemput Vita dulu" ucap Gilang.


"iya gak papa,,,Vita kmu mau makan apa pesen gih" ujar mami.


"iya Tante terimakasih".


"eeh ade kemana kak"? .


"udah tungguin aja nanti juga ke sini gak lama kok" jawab nya.


Benar saja tak lama kemudian ana datang dengan pakaian santai namun masih dengan riasan yang sama.


"cantik " lirih Juan yang dapat di dengar oleh bang riyan.


"iya lah Ade gue?" ujar nya yang di senyumi oleh Juan.


ana pun duduk di dekat mami dan bunda.


"Ade mau makan apa pesen gih" ucap ibu.


"iya buu".


"ngomong -ngomong itu baju siapa kaya nya tadi ibu sama mami lupa bawain baju ganti" ujar mami yang di iya kan oleh ibu.


"ini punya kak Vita" bisik nya sambil nyengir.


mereka pun menikmati makanan dengan tenang bahkan ana sama sekali tidak terganggu dengan tatapan Juan dan Alex yang terus menatap nya.


selesai makan mereka para orang tua langsung pulang sedangkan yang mudah memilih pergi ke mall.


ana sekarang ikut mobil nya bang Riyan dan kakak ipar nya.


"de Abang mau tanya deh sebenar nya kmu ada yg hubungan apa sama Alex atau Juan kenapa mereka seperti sedang mengejar mu?".


"gak ada hubungan apa-apa sama kedua nya bang,,Ade kan setia".ujar nya.


"tapi kmu itu friendly loh".


"ya gak papa kan mereka kebanyakan teman nya kak Gilang otomatis mereka anggap aku Ade juga dong,,,yah kalau ada rasa sih itu urusan mereka yang penting Ade biasa aja tidak memberi harapan" ucap nya.


"pesen kakak jangan pernah main soal cinta okey".


"siap laksanakan".


Sesampai nya di mall ana kaget saat pintu mobil nya di bukakan oleh seseorang.


"ma,, makasih"....


.


.


.



course google


ini ana pas wisuda.๐ŸŒป๐ŸŒป


Dukung terus author ya terimakasih semua nya sehat selalu ๐Ÿ˜š๐Ÿ˜š