
Malam hari nya mereka menikmati makan malam bersama.
tampak sangat ramai di rumah dua lantai itu dentingan sendok dan juga canda tawa mewarnai malam hari.
"Dede mamam dulu aaa" ana menyuapi baby nya dengan makanan khusus bayi, ia tidak akan sembarangan memberikan asupan untuk baby twins.
tiba-tiba diva menangis karena tidak sengaja terkena sendok kakak nya.
"cup cup sayang yuk sama bunda, jangan nangis okey nanti Dede bangun loh" ujar ana sambil membawa diva ke gendongan nya.
"aku bawa diva ke kamar dulu ya bu semua nya" ujar nya yang di angguki oleh yang lain.
sedangkan aries harus menyelesaikan makan nya juga menjaga Devan yang masih santai dengan memegang sendok nya.
"kakak pelan makan nya ya" ujar aries.
Di kamar ana langsung membersihkan diva dan Menganti pakaian nya.
"cup udah ya nangis nya, bobo yuuk" ana memberikan sumber kehidupan untuk baby nya.
yang sampai saat ini masih menjadi sesuatu favorit buat diva, berbeda dengan kakak nya yang sudah mulai ogah dengan asi.
jika sudah begitu ana akan Menganti dengan susu formula.
ana duduk di sofa kamar sambil menepuk pelan diva agar cepat tidur.
ceklek pintu terbuka, muncul lah dua lelaki tampan berbeda generasi itu.
Devan berada di gendongan aries.
"udah bobo belum Dede Bun?" tanya aries.
"bentar lagi ya, sayang kmu bersihin Devan bisa kan terus gantiin baju sekalian " ujar ana.
"bisa Bun".
"bersihin aja jangan lama-lama nanti kedinginan ".
"iya".
ana mengantisipasi karena dua lelaki itu saat bertemu dengan air di waktu yang sama bisa-bisa sampai lupa waktu.
setelah beberapa saat ana meletakkan diva di ranjang khusus bayi.
yeah kamar ana mengalami perubahan lebih tepat nya stelah rumah nya di renovasi, kini kamer ana berada di lantai dua dan lebih besar dari sebelum nya, sengaja bang Iyan bikin lebih besar, walaupun Ade nya jarang datang tapi setidak nya ia menyediakan, dan juga box bayi untuk twins benar-benar Abang yang pengertian bukan??.
ceklek...
setelah Devan tidur bersama diva, kini tinggal ana dan aries.
"kmu belum tidur yank?" tanya ana saat suami nya masih sibuk dengan lap top nya.
"nungguin kmu lah".
"capek ya sini biar tak pijitin" ujar ana.
"gak usah yank kmu pasti lebih capek karena baby twins" ia membawa ana ke dalam dekapan nya.
"tapi aku menikmati kok" ujar ana.
"iya saking sibuk nya kita jadi jarang berdua gini, kangen banget deh sama kmu cup" ujar nya.
"iya aku juga kangen suami ku yang tampan ini" ujar ana sambil memeluk erat.
aries merasa berbunga-bunga, sekian lama tidak membucin hehehe.
"sayanggg aku mau" ujar aries yang langsung memberi sentuhan pada ana.
ana pun hanya mengangguk sambil mengimbangi permainan aries.
dan terjadi lah pertarungan dalam rangka melepas rindu hihihi.
setelah beberapa kali.
huh huh
"capek ya?" tanya aries.
tidak menjawab ana hanya bersembunyi kemudian memeluk aries.
"hey bersihkan dulu ya ganti baju juga takut nya besok pagi Lucy atau sus bangunin twins" ujar aries sambil mengangkat tubuh ana untuk di bawa ke kamar mandi.
.
.
.
.
setelah itu mereka emmmm👉👈