My First Love Doctors

My First Love Doctors
75. Bali



Hari yang sudah di janjikan oleh kak Gilang pun tiba, Hari ini ana akan berangkat ke Bali bersama kak Gilang dan juga teman-teman nya.


seperti biasa cewek nya hanya ana dan juga fio pacar nya OKI.


"Gimana semua sudah siap ya?" tanya kak Gilang saat semua memasukkan barang ke dalam mobil.


mereka semua sudah berkumpul di rumah kak Gilang dari semalam jadi mereka menginap.


"siap yuk" ujar ana penuh semangat.


"adek mobil depan sama kakak" pinta nya.


"fio masuk mana?" tanya ana.


"aku sama ayank lah" jawab nya.


"udah yuk buruan tar ketinggalan pesawat loh" ujar kak Vito.


mereka berangkat menuju bandara dan akan terbang pukul tuju pagi dari bandara internasional Soekarno Hatta.


sekitar satu jam lima puluh menit mereka sampai di Bali.


"Huh akhir nya sampai juga di Bali, holiday" ujar fio.


"yes,,,tapi sayang banget kak aries gak ada" ujar ana yang lemes saat kekasih nya tidak bisa ikut, bahkan mereka tidak kabaran.


"jangan sedih masih ada banyak tuh di belakang lumayan kan buat gandengan" bisik fio yang tanpa dia sadari OKI ada di belakang nya.


"Hem"


"hehehe piiis" ujar fio.


"Dek ayo mobil nya sudah sampai" ujar kak Gilang.


ana pun mengandeng kak Gilang menuju mobil yang sudah di siapkan untuk mereka.


selama perjalanan menuju vila yang akan mereka tempati, kak Gilang melihat ana yang tampak murung.


"Dah gak usah sedih gitu nanti juga ketemu sama aries" ujar nya.


"Hem".


sesampai nya di vila mereka langsung istirahat.


🌱🌱🌱


Sore hari nya ana bersantai sendirian di pesisir pantai yang memang dekat dengan vila.


ntah apa yang sedang ada dalam fikiran nya seperti air laut tau bahwa diri nya sedang butuh waktu untuk sendiri.


"Hem,, boleh duduk di sini?" tanya seorang pria menunjuk tempat di samping ana.


sedangkan ana mengerutkan dahi, cowok itu paham.


"hai ana,,lupa ya?" tanya nya." iya kita pernah bertemu beberapa bulan yang lalu aku yang pernah bikin kmu jatuh dari motor" jelas nya.


"kak Alex" tebak ana.


"bener,,,gak nyangka ya ketemu di sini tanpa sengaja"ucap Alex.


"iya,,,kakak liburan juga?" tanya ana.


"lagi ada kerjaan di Bali jadi sekalian jalan-jalan aja" jelas nya." kmu sendiri?".


"aku sama kakak ku sama temen-temen juga liburan" tutur ana.


"ouh okey,,,btw ngapain sendirian di sini?" tanya nya.


"lagi pengen sendiri aja suara ombak menenangkan" ujar ana sambil menatap ombak.


dari kejauhan kak Gilang memperhatikan ana yang sedang bersama seorang cowok kemudian ia mendekat.


"dek kakak cari kemana-mana ternyata di sini" ujar Gilang sambil menarik tangan ana agar berdiri.


sedangkan alex pun ikut berdiri.


"Hai Lang apa kabar?" tanya Alex.


"loh Alex kok loe di sini? kabar gue baik". jelas nya.


"iya lagi ada kerjaan di Bali,,, lagi jalan aja di pingiran pantai dan tak sengaja ketemu bidadari lagi galau" jelas nya.


"hahaha,,,dia mah galau Mulu biasa lah lagi cinta cintaan, yuk main ke vila ku" ajak kak Gilang.


"sorry Lang kalau sekarang gak bisa, ouh iya nanti malam loe ada acara gak?" tanya alex.


"belum tau nih kenapa?" .


"kalau gak sibuk nanti malam datang ada pembukaan bar di Bali, undangan nya gue kirim wa ya" ujar nya."aku langsung pamit ya dah ana" pamit nya.


"iya nanti kalau gak ada acara gue datang" ucap kak Gilang.


"yuk dek pulang" ajak kak Gilang.


"kak,,, gendong"pinta ana.


"duh udah gede masih aja minta gendong" omel nya.


tanpa peduli dengan Omelan Gilang ana langsung naik ke punggung Gilang.


mau tidak mau Gilang tetap mengendong ana sampai vila.


"Vito,, minta tolong" ucap kak Gilang saat ketemu sahabat nya di tengah jalan.


"gendongin adek gue dong" ujar nya.


ana pun pindah ke punggung Vito karena Vito tidak keberatan, sedangkan kak Gilang menahan untuk tidak tertawa.


sesampai nya di vila, Vito menurunkan ana di sofa.


"mana yang sakit an?" tanya Vito sambil cek kaki ana.


"sakit apa kak, aku gak papa kok" jawab nya.


"astaga,,,terus maksud nya minta gendong apa??" tanya nya.


sontak membuat Gilang dan ana tertawa bersama.


"ouh kalian ngerjain aku ya Hem,,, rasakan ini" Vito menggelitik perut ana sampai ana minta ampun.


"ampun kak Vito, hahaha geli hahah" ujar nya.


"salah siapa ngerjain Hem" tanya nya.


sedangkan ana nyengir lalu berlari ke kamar untuk menyelamatkan diri.


.


.


.



Hayuh mau lari ke mana habis bikin capek gendong kmu😩 gak mau mijitinn beneran😒 ya udah biar author aja yang pijitiin🤭


loh kok jadi author🙄