My First Love Doctors

My First Love Doctors
95. Suasana pengantin



Goal sudah malam itu, aries berhasil membobol pertahanan ana.


yang awal nangis karena sakit kemudian mulai mengikuti permainan, sampai pukul tiga pagi mereka menyudahi malam panjang nya.


pukul tuju pagi ana terbangun tubuh nya terasa berat karena berada dalam himpitan aries.


ana memandang wajah tampan suami, ia tersenyum sendiri.


'kalau lagi tidur gini ganteng nya tambah, gak bawel hihihi' dalam hati ana.


ia pun berusaha memindahkan tangan dan juga kaki sang suami, selang beberapa saat ana sudah terlepas.


ia pun turun dari ranjang namun baru satu langkah ia merasakan sangat perih pada bagian bawah nya, ana pun duduk kembali, ia merintih.


"masss hiks" panggil nya pada suami yang masih tidur.


perlahan aries pun membuka mata, ia melihat ana yang terduduk di lantai dengan balutan handuk.


"sayang kmu ngapain,eeeh nangis" aries pun bergegas menghampiri istri nya kemudian mengendong nya.


"kenapa Hem?"


"sakit yank hiks" ujar nya.


"mau mandi kan yuk? biar mas bantu sekalian tak obati" ana yang tidak tau pun hanya mengangguk.


ana hanya pasrah saat di gendong ke kamar mandi dan terjadi lah.


satu setengah jam kemudian.


"sayang udah dong manyun Mulu" rayu nya.


"auk ah,,,aku laper" ucap nya.


"ya udah aku ambilkan makan dulu kmu sini aja" ujar nya.


"iya ambil makan tapi baju aku mana? apa iya aku suruh pakek handuk terus" ana kesal selain mandi lebih dari satu jam ia juga tidak di ambil baju oleh aries.


"ouh iya lupa yank" setelah mengambil kan baju untuk istri nya, ia pun turun ke bawah untuk mengambil kan makan.


****


"masak apa bik" tanya nya.


"ini ada sayur lodeh ikan goreng ayam kecap sama ada puding,,aden mau makan di kamar? biar bibik siapin" ujar nya.


"boleh deh bik, satu piring aja ya biar gak susah bawa nya di lebihin aja nasi nya".


"iya den,, ouh iya si nona kemana den?" tanya bibi.


"di kamar bii, mungkin masih capek kemarin pas resepsi kan tamu nya banyak banget" jelas aries.


"iya den nama nya juga dua keluarga besar yang sama-sama pebisnis pasti banyak kenalan ya den".


"iya biii, udah selesai ya aku ke atas dulu bii".


"iya den, sii Aden makan sepiring berdua sendok barengan makan di kamar emang pengantin di kota beda sama pengantin di desa" gumam nya.


****


"Yank hp aku mana ya?" tanya ana sambil mencari-cari benda pipih tersebut.


" Makan dulu nanti tak cariin,,sini duduk " pinta nya.


ana pun mendekati aries dan duduk di sebelah nya.


"yank sendok nya cuma satu?" tanya ana.


"iya kenapa?".


"gantian dong?" tanya ana bingung.


"biar kmu tak siapin,,,makan yang banyak yaa".


mereka berdua pun saling suap-suapan.


"mas udah kenyang" ucap ana.


"habisin tooo".


"mas aja".


"sekali lagi ya" pinta Aries.


"sayanggg udahhh" ujar ana.


"ya udah,,aku ke bawah dulu".


****


kini mereka berdua duduk di balkon kamar nya.


"yank aku boleh tanya gak? dari kemarin kayak nya gak sempat terus" ujar ana.


"boleh tanya apa?".


"kita kan pacaran nah kok bisa kita nikah karena perjodohan atau jangan-jangan,,,ini semua kmu yang minta yaaa" tutur ana.


"ngawur,, kalau aku yang minta ngapain harus kayak gini Semua serba dadakan bahkan pernikahan yang ngurus mama mungkin sama mami,,,kalau tau itu kmu udah pasti aku bakal siapin semua dengan sangat matang termasuk gaun nya itu bikin kesel" omel nya.


setelah bilang itu aries mengangkat tubuh ana di bawa nya masuk ke dalam kamar.


"eeh yankkkk"


.


.


.


mau ngapain nih siang-siang 🙄


maafkan author kalau ada salah kata yaaa dukung terus pokok nya vote nya juga🥰🥰🥰