My First Love Doctors

My First Love Doctors
106. Sakit



Malam begitu sunyi hanya suara dentingan hujan dan detikan jam.


ana melamun memeluk kedua lutut nya bersandar di ranjang nya.


tak lama kemudian mama nya Aries atau mertua Ana menghampiri ana.


"sayang, makan dulu yuk seharian kmu belum makan kan? biar mama suapin ya" ujar nya sambil membawa nampan berisi makanan juga minum nya.


"mama,,ana gak laper ma?" dalam hati ana mengucap syukur di beri mertua yang begitu menyayangi nya.


"makan itu bukan karena lapar sayang tapi makan itu kebutuhan,,aaa buka dulu Mulut nya" ujar mama.


mau tidak mau ana pun makan dari suapan mama mertua nya.


"maa udah ya udah kenyang" ujar nya.


"ini susu nya di minum dulu" mama memberikan susu hangat kesukaan ana.


"makasih ya ma udah baik banget sama ana" ujar ana.


"kmu kan menantu mama, yang sudah mama anggap Putri mama sendiri Jadi jangan sungkan untuk meminta apapun dari mama yaa,,, apalagi sekarang suami kmu jauh jadi sama peluk nya sama mama dulu aja" tutur nya sambil membawa ana ke pelukan nya.


"setiap pertemuan pasti ada perpisahan bahagia sedih jodoh maut semua nya adalah takdir, semua ada masa nya sendiri-sendiri jadi sebisa mungkin belajar lah untuk ikhlas yaa sayang, kmu ikhlasin ayah ya kita semua sayang banget sama kmu dan mama gak mau kmu sampai gak makan seharian" tutur nya.


"iya mah, ana akan berusaha untuk ikhlas" ucap nya.


"nah ini baru menantu mama yang paling cantik,,ya udah sekarang kmu istirahat ya sudah malam" ucap mama.


"iya mah".


Ana pun tertidur di temani oleh mama, sedangkan di kamar sebelah.


"mass,,, terimakasih untuk semua nya selamat jalan sayang tunggu aku di sana ya hiks" ia memandangi foto suami nya.


"ibuu sudah ya jangan sedih terus nanti Ade makin sedih loh,, sekarang ibu istirahat aja ya biar aku temani" ujar sang mantu.


akhirnya ibu pun tidur walaupun sempat gelisah, karena biasa nya ia akan tidur dengan suami nya tapi untuk pertama kali ia harus terpisah dengan suami nya.


dalam hati ia bersyukur suami nya pergi di saat ke dua anak nya sudah berkeluarga sudah berpendamping semua.


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€


"bos hujan deras apa gak sebaik nya kita menepi dulu, hari ini pasti bos sangat lelah" ujar si anak buah.


"kita tetep jalan tapi pelan aja ya dan hindari jalan terjal cari yang aman aja okey" ujar nya.


"okay bos".


mereka terus melanjutkan perjalanan, ia aries sudah di Landa kegelisahan bayangan istri nya yang menangis histeris karena kehilangan ayah nya, bayangan itu terus berputar di kepala nya selama perjalanan dari Singapura.


πŸ€πŸ€β˜˜οΈ


sayup-sayup terdengar seseorang memanggil nama nya namun mata tak kuasa untuk membuka ada apa ini???


"sayang bangun hey" ujar nya."ya ampun kmu demam,,".


"kenapa kak?" tanya mama.


"ana demam mah, kakak bawa ke rumah sakit ya soal nya kakak gak bawa alat buat priksa" ujar nya.


namun saat akan mengangkat tubuh ana, ana menahan nya.


"gak mau ke rumah sakit" lirih nya.


"sayang kmu dengar mas? terimakasih sudah sadar maafkan mas yang terlambat datang" ujar nya.


"kak mending di rawat di rumah aja ya biar mama minta tolong teman mama buat kirim dokter ke rumah" ucap mama.


"baik ma".


akhirnya ana pun di rawat di rumah namun ia tetap mendapatkan infus karena demam tinggi.


.


.


.


.


mohon maaf bila ada salah kata jangan lupa tinggalkan jejak kalian rider😘