
Sore hari mereka berada di pinggir pantai, ingin melihat sunset kata nya.
kedua baby twins itu terlihat bersemangat bermain pasir dan tidak takut terkena air ombak ya walaupun awal nya masih kaget tapi lama-lama mereka berdua enjoy.
meski begitu aries juga ana tidak melepaskan kedua nya dan juga para baby sister yang selalu siaga di dekat mereka.
"seru ya yank ternyata, anak-anak juga tidak takut" ujar aries.
"iya mas ku kira bakal takut kaya kebanyakan bayi pada umum nya kalau di ajak ke pantai" jelas nya.
"foto yuk yank, biar di fotoin sus".
"ayok,".
mereka pun berpose bersama baby twins yang tampak nyengir.
setelah sunset mereka kembali ke hotel karena memang tidak jauh dari pantai, mereka memilih bersih-bersih di hotel.
setelah membersihkan kedua twins ana pun segera membersihkan diri sedangkan twins bersama suster nya.
"sayang" panggil aries saat melihat istri nya selesai mandi.
"kenapa yank?" tanya nya.
"kangen banget" di peluk nya tubuh ana.
"uluh-uluh bayi besarku sedang manja" ledek nya.
"sayang iih,,mumpung twins gak rewel main bentar ya yank" pinta nya.
"eeh aku habis mandi loh masa nanti mandi lagi nanti malem aja ya kalau twins udah tidur biar mereka tidur sama sus" ucap nya.
"ya udah deh, padahal udah pengen loh yank" tutur aries.
"sabar ya suami ku muach".
malam hari nya mereka sedang makan malam yang berada di restoran hotel.
ana sambil makan dan juga mengawasi bayi-bayi nya yang di biarkan makan sendiri walaupun belepotan.
"pinter banget sih anak papa mamam sendiri" ujar aries sambil menciumi diva.
"jangan di ganggu in yank kalau ngambek udah gak mau makan lagi loh" ujar ana.
"gak Bun".
beberapa saat kemudian.
"kakak udah kenyang yaa udah happy gitu" celetuk nya sambil menciumi Devan saat berada di dalam lift.
sesampainya di kamar ana langsung membersihkan kedua nya, tak lupa ia meminta pada sus untuk menjaga anak-anak nya saat sudah tidur dengan alasan ia akan keluar sebentar bersama aries.
tidak mungkin kan ana bilang akan bertarung di atas ranjang bersama suami hehehe๐ .
setelah menidurkan kedua baby nya tak lupa ana menyiapkan susu di botol supaya mereka tidak rewel jika kebangun di malam hari.
ana pun membawa kedua baby nya ke kamar sus.
"titip ya sus" ujar ana.
"baik buk".
ana pun kembali ke kamar nya, baru saja ia menutup pintu, langsung mendapat pelukan dari aries.
"rupanya suami ku sudah tidak sabar ya Hem" celetuk nya.
"kmu membuat ku menahan rindu begitu lama sayang" ujar nya.
"lama apa nya belum lama kok" .
tanpa ba-bi-bu aries langsung mengangkat tubuh ana dan di baringkan di ranjang, sepersekian detik ia sudah berada di atas tubuh ana dan mulai menciumi seluruh wajah ana yang berakhir di bibir.
mereka bertaut begitu lama, tak lupa tangan aries menjelajah ke mana-mana dan berakhir di pegunungan kemb*r, ia meremas nya pelan hingga membuat ana melepaskan bibir nya dari aries.
eeemh,.
aries tersenyum senang mendengar suara merdu ana, ia mengarah kan tangan ana untuk membangun kan tongkat pusaka nya.
ana tersenyum malu namun ia menikmati nya dan menuruti keinginan suami.
mereka pun melanjutkan pertarungan panas tersebut....
.
.
.
.
.
๐๐๐๐