
Setelah di rasa keperluan nya selesai, aries mengajak ana untuk pulang ke rumah.
"mentang-mentang udah jadi bini loe baru juga berkunjung udah mau di bawa pulang lagi" omel kak Gilang."btw kalau aries berangkat Ade mau tinggal di mana?" tanya kak Gilang pada ana.
"ya di rumah gue lah, emang mau di mana?" bukan ana yang menjawab tapi aries.
"loe gak ijinin ya nginep di sini? jangan lupa gue kakak nya yah" ujar nya.
"gue gak ada maksud apa-apa cuma gue pengen istri gue tetep di rumah toh di rumah juga ada mama jadi gak bakalan sendirian" jelas nya.
"udah ah gak usah ribut walaupun aku gak nginep kan aku bisa main nanti kalau mami sudah di rumah, yuk pulang" ajak ana yang tidak ingin kakak dan suami nya lanjut debat.
"ya udah hati-hati kalian" pesan Gilang.
akhirnya ana dan aries pun pulang ke rumah, namun dalam perjalanan tiba-tiba ana menginginkan sesuatu.
"mas" panggil nya.
"kenapa hem?" tanya nya sambil menyelipkan rambut ke belakang telinga.
"pengen makan sushi" ujar nya.
"Ya udah kita cari restoran sushi, depan kayak nya ada tuh" ucap nya yang di angguki oleh ana.
Aries pun menepikan mobil nya setelah sampai di restoran yang di maksud.
"Yuk" ajak nya sambil menggandeng tangan ana.
setelah memesan beberapa varian sushi dan menunggu beberapa saat.
"permisi, pesanan nya kak silahkan di nikmati kalau kakak nya butuh sesuatu silahkan panggil saya" ucap pelayan lelaki yang tersenyum manis ke arah Ana.
"Hem,,,istri saya sudah gak butuh apa-apa lagi" ujar aries dingin.
"sayangggg, iya makasih mas" ujar ana sambil mengelus tangan aries.
"baik saya permisi dulu pak" ujar nya pada aries.
"dih sama kmu panggil kakak sama aku bapak dasar" umpat nya.
"sayang udah dong, aku jadi gak mood makan nih" ujar nya sambil manyun.
"iya ya,,,sini aku suapin" ujar nya sambil menyodorkan sushi."buka mulut nya".pinta nya.
"gak ah kmu mau semua nya di cemburu in gak kak Gilang gak pelayan tadi" ujar ana.
"ya udah maaf aku cemburuan ada gak ada maksud yang gimana-gimana apalagi sama Gilang,,,udah ya sekarang makan dulu aaaak" pinta aries.
ana pun dengan malas membuka mulut nya agak suami nya itu tidak semakin menyebalkan.
"kmu marah Hem" tanya nya.
"gak marah" jawab ana.
aries pun memegangi tangan ana sambil nyetir.
sesampai di rumah, ana dan aries langsung masuk ke kamar. ana langsung ke kamar mandi untuk membersihkan diri sedangkan aries duduk di sofa sambil bermain handphone.
tak lama kemudian ana keluar dari kamar mandi masih hanya menggunakan handuk, aries yang melihat nya pun langsung menghampiri istri nya sedang mencari baju ganti.
"kmu sengaja ya mau godain aku yank" ujar nya sambil memeluk ana.
"apaan sih yank aku kan habis mandi, dah sana kmu mandi" ujar ana."Hem tangan nya kemana-mana eessssst udah yank nanti dulu tanggung jam makan malam nanti di cari mama loh" omel nya.
"ya udah tunggu saja nanti malam" aries pun pergi ke kamar mandi dengan muka kusut nya.
usai makan malam dan ngobrol bersama papa dan mama, aries mengajak ana untuk masuk ke kamar.
Begitu pintu di tutup aries langsung menyerang ana.
"ya ampun yank eemtt" bibir mereka saling bertemu menyalurkan sebuah rasa.
ntah sejak kapan kedua nya kini sudah sama-sama telanj*Ng, aries terus berjelajah menyusuri bukit dan juga lembah sampai ia menemukan tempat di mana ia bisa mengistirahatkan aries junior nya.
suara dari ana membuat aries semakin bersemangat, suara itu bagaikan irama yang merdu.
sampai kedua nya sudah sama-sama di puncak, ana begitu pasrah di pelukan suami nya.
"cepat tumbuh ya aries junior cup" ujar nya sambil mencium perut rata ana.
ana yang mendengar pun merasa terenyuh ia tau bahwa suami nya itu sudah menginjakkan seorang anak.
"capek ya Hem cup bobo" ucap aries, ana pun mengangguk kemudian masuk ke pelukan aries.
.
.
.
.
berdoa lagi author ðŸ˜
jangan sampai tidak di semangatin Kalian, maaf bila cerita nya agak aneh😓