My First Love Doctors

My First Love Doctors
65.Cemburu



Momen liburan yang seharusnya di jadikan untuk jalan bersama nyata nya malah di habiskan hanya di apartemen saja.


pagi ini aries membersihkan kamar nya dan juga kamar ana, ia mengambil semua pakaian kotor yang berada di keranjang kamar mandi sampai ia terpaku pada satu baju yang berada di kamar ana, ia sangat tahu bahwa baju itu bukan milik nya juga bukan milik ana.


"sayang ini baju siapa?" tanya nya.


"ouh itu, punya tetangga sebelah mas" ujar ana sambil main hp, hal itu membuat aries sedikit kesal.


ia pun menghampiri ana dan merampas hp nya.


"bisa di jelaskan, kenapa ada pakaian cowok di tumpukan baju kotor kmu?" tegas aries.


"kemarin aku pas datang bulan, terus orang itu minjemin baju untuk menutupi nya" ujar ana.


"terus kmu bilang itu tetangga? kamar nomor berapa? tanya aries.


"aku,,,


belum selesai ana menjawab suara bel pun terdengar tanda ada orang bertamu.


"Tunggu di sini jangan ke mana-mana" ujar aries.


"bukan nya dari kemarin aku berbaring di sini bahkan untuk turun dari ranjang aja gak boleh" gumam ana sesaat melihat aries keluar kamar.


.


.


.


Aries pun membuka pintu, dan terlihat seorang lelaki berdiri di depan nya.


"ada yang bisa di bantu? " tanya aries.


"eem, aku mencari gadis kecil yang tinggal di sini bolehkah aku bertemu? kmu pasti kakak nya" ujar si cowok tersebut.


"jadi kmu yang meminjamkan baju itu?" tanya aries.


"aah benar sekali, tapi kedatangan ku bukan untuk itu hanya ingin bertemu dengan nya saja dan aku membawa makanan untuk nya, biasa nya cewek kalau lagi pms suka makan yang berkuah, aku masak sendiri untuk nya" ujar nya.


"Terimakasih sudah menolong, baju nya akan ku kembalikan segera dan maaf istri saya sedang tidak bisa di ganggu, dan dia sudah makan permisi" ujar aries yang menekankan kata istri kemudian langsung menutup pintu.


sontak hal tersebut membuat si cowok tersebut kaget banyak tanda tanya di benak ia.


kembali ke kamar.


Braakk,,,,


bukan menjawab aries malah mencium ana dengan brutal di bibir nya sampai ana kehabisan nafas, meronta? sudah tapi karena ana terukunci dan tenaganya tentu lebih kuat aries.


huh,,huh,, nafas nya tersegel selepas aries melepaskan ciuman nya.


mereka masih sama-sama diam sampai ana tiba-tiba menangis dan membuat aries tersadar.


"kenapa?" tanya nya yang merasa gak salah atas apa yang ia lakukan.


"sakit, hiks hiks kmu gigit hiks hiks" ujar ana sambil sesenggukan.


"astaga, sayang maaf aku, aku hilaf" ujar aries yang mengelus bibir ana yang sedikit membengkak," aku kesel tadi ada cowok cari kmu" lirih nya.


Aries membawa ana ke pelukan nya menenangkan nya.


"ciuman pertama ku, hiks hiks" ujar ana.


"benarkah? bagus dong aku yang dapat sini sekali lagi pelan pasti gak sakit" ujar aries.


satu pukulan mendarat di dada bilang nya.


"aku aduin kak Gilang ya kmu" ancam nya.


"kalau ciuman di aduin tangung dong, yuk yang lebih biar langsung di nikahin" canda aries.


seketika ana melepaskan pelukan nya namun di tahan aries.


"lepasin mas" ujar nya.


"bercanda sayang, aku minta maaf ya buat yang tadi aku gak janji kalau gak bakal lakuin itu lagi tapi aku janji buat lebih bersikap lembut sama kmu apa lagi saat lagi emosi" jelas aries." jangan marah ya" pinta nya.


aries terus membelai rambut ana mendekap nya erat seolah ia takut rasa nyaman yang sudah ada menjadi hilang akibat kejadian tadi.


tidak ada jawaban dari ana, namun denguran halus sudah cukup membuat aries faham bahwa kekasih nya itu sudah berpetualang di dunia mimpi nya.


.


.


.


🌱🌱


aduh chapter ini sulit buat author yang belum pernah dan gak ngerti adegan gituan 😭 cuman ngarag aja, jadi bisa di bayangkan sendiri ya kalau kurang gimana gitu.


jangan lupa tinggalkan jejak kalian ❤️