My First Love Doctors

My First Love Doctors
124. Warna-warni rasa perasa



Di keheningan malam, dan di keramaian langit dengan beribu-ribu bintang dan satu bulan.


tepat di balkon kamar nya,ana menatap kosong sampai air mata itu lolos dari mata nya.


sebuah tangan melingkar indah di perut nya, buru-buru iya menyeka air mata nya, tapi sayang pemilik tangan kekar itu sudah lebih dulu mengetahui nya.


menyadari ada yang tidak beres dengan istri nya buru-buru aries memutar badan istri nya sehingga menghadap ke arah nya.


"sayang kmu kenapa Hem? kok nangis" tanya nya.


bukan menjawab ana malah semakin sesenggukan sambil bersembunyi di dada bidang suami nya.


aries pun memeluk nya erat sampai beberapa saat, ia pun mengendong ana dan membawa nya ke sofa kamar.


"ada apa cerita sama mas?" tanya nya saat ana sudah mulai tenang.


"aku sedih mas,," ucap nya.


"iya sedih kenapa?" di bawa nya tubuh ana ke dalam pelukan nya.


"ayah udah gak di saat aku akan memberikan nya cucu hiks hiks".


"suuudt ayah pasti bahagia di sana, ia tahu putri tercinta nya sudah bahagia sudah dewasa dan sebentar lagi akan menjadi seorang ibu,,,jadi tidak usah sedih ya nanti Dede nya ikut sedih loh yank cup" jelas nya.


"Tapi,,,,".


"suuud sudah ya sekarang bobo udah malem, kata nya besok pengen jalan rame-rame, berarti sekarang tidur yaa" aries pun membopong nya dan merebahkan di ranjang tidak lupa menyelimuti nya.


ia pun ikut merebahkan di samping ana sambil memeluk nya.


tak butuh waktu lama jika sudah di posisi seperti ini ana akan langsung tertidur.


๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€


Keesokan hari nya ana mencari aries namun suami tampan nya itu sudah tidak ada di samping nya, kemudian dia mencuci muka dan turun ke bawah untuk mencari suami nya.


ntah kenapa pagi ini ingin sekali di peluk oleh suami nya itu.


"pagi para ibu-ibu cantik" sapa ana saat melihat ibu mami juta mama mertua nya sedang berkutat di dapur.


"pagi sayang, mau sarapan?" tanya mama.


"pagi princess".


"ada di kolam renang" jawab ibu."kenapa si de?" tanya ibu.


"Ade pengen di peluk" ujar nya sambil bergegas ke kolam renang.


sedangkan kan para ibu-ibu di buat bengong dengan permintaan bumil satu ini.


"ana memang gitu semenjak hamil kalau bangun tidur harus di peluk dulu sama aries, bahkan pernah ya aries sudah berangkat ke rumah sakit dan harus pulang lagi karena ade minta di peluk" jelas ibu.


"aaa sweeet banget si ngidam nya menantu mama" gumam mama.


"iya jadi ngiri, kalau lagi hamil apapun pasti di turutin" ujar mami sedangkan ibu yang mendengar hanya geleng kepala.


"ouch ya besan mohon maaf nih sebelum nya, kamu gak ada niatan untuk membuka lembaran baru? kmu masi cantik masih terlihat muda bahkan seperti nya tuaan aku deh" ujar mama dengan hati-hati.


"aah jeng kmu bisa aja tuaan saya lah, tapi saya gak ada buat nikah lagi cukup melihat anak-anak bahagia rasa nya sudah lebih dari


cukup lagian saya udah tua juga hehehe punya Dede kaya nya juga udah gak bisa " ujar nya.


mereka bertiga pun bahas sana sini sambil memasak.


sedangkan di kolam terdengar suara.


aaaa


byurrrrrrr


"anaaaa"...


.


.


.


.


Hai hai guys terimakasih untuk support kalian yaaa, dan jangan lupa dukung terus author


di follow juga kamsahamnida.๐Ÿฅฐ