My First Love Doctors

My First Love Doctors
63.Pms



Hari ini ana sendirian di apartemen, karena pagi-pagi sekali aries harus ke rumah sakit karena ada tugas yang tidak bisa ia tinggal kan.


setelah mandi dan sarapan makanan yang sudah di siapkan oleh aries, ana berencana akan pergi jalan-jalan.


usai bersiap ana pun berangkat, Namun saat sampai di lantai satu dia merasa perut nya tidak nyaman rasa nya sakit, ana pun melihat ke lanyar ponsel nya dan ternyata benar hari ini tanggal tamu nya datang.


buru-buru ana kembali ke apartemen nya, sambil memegangi perut nya dan berjalan sedikit tertatih.


saat di dalam lift, ia di kejutkan oleh seseorang yang mengikat kan baju Hem nya di pinggang ana.


"terimakasih kak" ujar ana dengan menahan malu.


" Tidak apa" ujar nya.


sesampai nya di lantai tuju ana pun keluar dari lift,tapi cowok tersebut juga mengikuti.


" kakak tinggal di lantai ini juga" tanya ana.


"iya,kmu butuh bantuan seperti nya kmu kesakitan atau ke rumah sakit saja? tawaran nya.


"kakak Tinggal di nomor berapa? tanya ana.


"109 " jawab nya.


"baik besok baju nya aku kembalikan atau kalau gak aku ganti yang baru sekali lagi terimakasih kak, aku pergi dulu dah" ujar ana yang langsung pergi bahkan tidak berbalik badan saat cowok tersebut memanggil nya.


cowok itu melihat ana masuk ke apartemen kemudian ia tersenyum manis.


.


.


.


Di Rumah sakit


"kak aries yuk makan siang bareng" ajak suster Risa.


"maaf suster Risa saya harus pulang karena wanita saya sedang menunggu, dan jadwal saya sudah selesai " ujar nya.


"jadi cewek kemarin pacar kak aries ya? tanya risa, yang di jawab dengan senyuman oleh aries.


"ya sudah saya pergi dulu" ujar aries yang langsung pergi.


"duh kak aries sulit banget sih di deketin" gumam nya menatap aries yang semakin jauh.


🌻🌻


sesampai nya di apartemen.


"sayang, anaa kmu di mana? jangan-jangan pergih tu anak gak pamit" gumam aries.


kemudian aries masuk ke dalam kamar ana, dan ia menemukan ana sedang tertidur dengan selimut menutupi tubuh nya.


"sayang kmu kenapa sakit?" tanya nya.


"gak papa ini biasa kok, kmu udah pulang? tanya nya.


"iya hari ini ada yang gantiin, mana yang sakit? sakit kok biasa " tanya nya.


"perut nya yang sakit tapi gak papa" ujar ana.


"gak papa gimana, coba aku cek" aries pun menyikap selimut yang menutupi tubuh ana, kemudian mulai memeriksa perut ana.


"astaga, kmu tu jangan teriak-teriak kaya mau di apain aja cuma di periksa bentar" cerca aries.


"aku tuh gak papa sayang, ini sakit perut karena lagi datang bulan" jelas ana.


sejenak aries terdiam mencerna kata-kata ana.


"ouch datang bulan, tapi sakit kan kmu tunggu bentar" aries pun keluar kamar.


"eeeh mau ke mana?" ujar ana.


tak lama pun aries datang dan membawa baskom berisi air hangat.


"eeh kmu mau ngapain?" tanya ana yang panik saat aries menyikap baju nya.


"udah diem cuma di kompres aja biar gak sakit" jelas nya.


"kak aries gelii"ujar ana.


"panggil apa? coba ulang" tanya aries yang mulai mendekat.


"sayang,panggil sayang kok tadi"jawab ana sambil pura-pura gak ingat.


"huh, gimana masih sakit gak? makan yuk" ajak aries.


ana yang tahu kekasih nya itu belum makan siang diri nya pun mengiyakan ajakan aries, padahal diri nya sedang tidak dafsu.


usai makan dan di paksa makan walaupun cuma dua suapan, ana dan aries pun duduk di sofa sembari nonton televisi.


ana yang manja dalam pelukan aries.


"sayang kmu ngantuk atau masih sakit perut nya" tanya aries.


"sudah mendingan kok tapi..."ana menatap aries.


"tapi apa Hem? tanya nya.


"pembal*t ku habis, nanti beliin ya mas" pinta nya.


"tapi sama kmu" ujar nya.


ana hanya Hem saja.


"di ajak ngobrol malah bobo" sindir nya.


tiba-tiba ana menarik tangan kanan aries dan meletakkan di perut nya.


"elusin kak" gumam nya.


"kak? jangan bilang kak Gilang yang kmu maksud" jawab nya.


.


.


.


.


dukungan nya riders biar makin semangat sehat-sehat kalian 🤗