
"Gue mau nikahin ana" ujar aries di sebrang sana sedangkan kak gilang diam seolah sedang memikirkan nya.
selang beberapa detik.
"jangan dulu deh,Ade gue baru mau mulai kuliah nya lagian kan loe harus selesaikan tugas dulu" tutur nya."eeh udah dulu ya adek gue bangun ries kaya nya perlu di peluk deh biar tidur lagi dah ries".
Tut Tut tut
tanpa menunggu jawaban dari aries panggilan langsung di putus, hal itu tentu saja membuat aries uring-uringan apa lagi saat ia mencoba menelfon kembali namun tidak di respon oleh Gilang.
kembali ke ana.
"Dek kmu udah bangun?" tanya nya.
"kakak aku takut,,,aku juga malu aku aku ingat kemarin meluk alex terus..."
"terus apa dek?".
"gak sengaja raba dada bidang nya" ucap ana lirih sambil menunduk.
hal tersebut membuat kak Gilang tertawa renyah, bukan apa hanya saja adek nya terlibat lucu saat kaya gini.
"iih kakak kok malah tertawa sih" omel nya.
"iya maaf,,,gak papa Alex pasti ngerti sebab nya kmu kaya gitu dek,, yang penting sekarang kmu harus lebih hati-hati lagi ya dan jangan mudah percaya okey" tutur nya.
"Iya Ade ngerti,,,eem kak kita pulang Jakarta yuk" pinta nya sambil peluk Gilang.
"ya udah besok kita pulang, sambil nunggu dokter cek kondisi kmu".
☘️☘️☘️
Pagi pun tiba setelah di cek kesehatan nya dan di nyatakan baik-baik saja.
ana dan Gilang juga teman-teman nya memutuskan untuk kembali ke ibu kota.
vila
"Jadi kalian akan kembali ke kota hari ini?" tanya Alex yang ikut ke vila di mana ana tinggal.
"Iya lex..adek gue takut kalau kelamaan di sini lagian kapan-kapan masih bisa ke sini?" ujar nya.
"gak usah repot-repot Lex gue tau loe sibuk banget " tolak kak Gilang secara halus namun itu tidak membuat tekat Alex Berubah.
"ayolah Lang loe gak khawatir kalau di pesawat umum masih ada yang ngawasin kalian? ya paling gak ini masih tentang keselamatan ana" ujar Alex.
"gue setuju sama Alex Lang, bener yang dia omong" ucap OKI.
"ya sudah kita pulang sama alex".
Siang hari mereka langsung menuju bandara dan langsung saja terbang kembali ke kota.
sepanjang perjalanan ana tak pernah lepas dari kak gilang, ntah kejadian kemarin benar-benar membuat ia benar-benar takut.
"eem,, makasih kak Alex" menerima sebotol mineral yang di sodorkan oleh Alex, ana sama sekali tidak berani menatap Alex karena ia merasa sangat malu dengan kejadian itu.
"kenapa nunduk,,malu ya atau pengen lagi" goda kak Gilang yang mendapatkan cubitan kecil dari ana.
"anaa" panggil Alex.
"aaa kak Alex ana maluu" ucap nya sambil sembunyi di pelukan kak Gilang.
"malu kenapa coba?" tanya Alex.
"eeem gak gak papa kok".
kak Gilang hanya cekikikan mendengar jawaban ana yang seolah terjebak.
"Jangan jadi trauma ya kmu hanya perlu hati-hati sama orang baru dan jauhi tempat sepi okey" tutur nya.
"iya kak" ucap ana yang sudah berani menatap.
beberapa saat pesawat akan landing.
.
.
.
minta dukungan nya ya gais biar gak malesan nih outhor nya😭🥀