
Malam hari nya ana beserta keluarga besar nya menikmati makan malam di sebuah restoran.
"adek udah belum dandan nya, lama kmu tuh"omel kak Gilang.
"sabar kenapa sih kak, tinggal tenteng tas nih"ujar sila.
"ya sudah yuk berangkat yang lain sudah di Mobil"jelas kak Gilan.
"kita pakai motor yuk kak, sesekali yah, ayo dong kak" ujar nya.
"gak! pakai mobil aja berdua"tegas nya yang membuat ana mendengus kesal."udah gak usah manyun tar cantik nya ilang,yuk" kak aries pun merangkul ana dan membawa nya keluar.
sesampai nya di luar ia melihat yang lain sudah siap di dalam mobil.
"kalian tuh lama sekali yang lain sudah pada laper tauk, yuk jalan" ucap mami.
"adek sama kak Gilang"ujar ana yang langsung mengikuti Gilang.
mereka pun berangkat dengan mobil masing-masing,,,ana dan kak Gilang, Abang Riyan bersama tunangan nya sedangkan mami papi ibu dan ayah mengunakan satu mobil.
.
.
.
sesampai nya di restoran mereka langsung menuju ruangan yang sudah di reservasi.
ruangan VIP bernuansa modern dan elegan.
"ayo pesan kalian mau makan apa?Abang kakak adek Mia mau makan apa sayang?" tanya mami.
"Terimakasih Tante " ujar Mia.
"jangan sungkan, ayo pesan" ucap mami.
mereka pun memilih apa yang ingin mereka makan tidak lupa memesan nya🤪.
"mi kakak ke toilet sebentar ya"pamit kak Gilang.
"jangan lama-lama kak nanti makanan nya keburu dingin"ujar mami.
"ah elah makanan nya aja belum datang" dumel kak Gilang yang di sambut ketawa kecil oleh mami.
mereka pun melanjutkan obrolan ringan sembari menunggu makanan datang.
di luar kak Gilang sedang celingukan mencari seseorang.
"lama banget si cuma keluar doang" omel seseorang tersebut."udah yuk masuk lama udah kangen nih"ujar nya yang dapat dengusan dari kak Gilang.
mereka berdua pun masuk kedalam ruangan VIP, yang membuat ana menjeda saat makan daging,menganga kaget dengan orang yang masuk.
sepersikian detik masih pada posisi yang sama sampai suara kak Gilang membuta mulut nya tertutup.
"tutup tuh mulut nya tar kemasukan lalat" ledek kak Gilang.
"kakakkkk" teriak ana.
"astaga adek kecilin suara nya jangan ganggu yang lain makan" tegur sang ibu.
"ini aries kan yang sering ke rumah" ujar mami.
"iya Tante apa kabar? sapa aries dan menyalami semua yang berada di ruangan tersebut.
"kabar baik ries, kmu sendiri giman? makin ganteng deh kmu" puji mami yang bikin kak Gilang menekuk wajah nya.
"Alhamdulillah baik Tan, Tante bisa aja" ucap aries.
"yang sudah di lanjutkan makan nya nanti ngobrol lagi" ujar papi.
"dek udah kenyang ya, kalau udah makanan nya buat kakak aja sayang kan masih banyak" bisik kak Gilang.
ana pun melanjutkan makan nya tanpa menghiraukan kak gilang dan juga Aries yang menatap nya.
usai makan mereka pun ngobrol ringan.
"dek gak mau ngenalin pacar ke ayah ibu mami papi Abang juga" bisik kak Gilang.
"kakak ,adek gugup eyyy" ujar ana.
"yah, kemarin ayah tanyain dokterkan, nah ini dokter cinta nya udah datang" ujar kak Gilang yang mendapat kan plototan dari ana.
"adek bisa jelaskan?" tegur bang Riyan.
"ade,,,adek sama kak aries pacaran" jelas ana dengan menundukkan kepala.
pernyataan ana membuat semua melihat ke arah aries terkecuali kak Gilang yang masih saja ngemil.
"jadi sudah berada lama nak aries dekat sama putri saya" tanya ayah.
"Hem kalau dakat itu semenjak kita sering ketemu di kampus atau di rumah Gilang om tapi kalau untuk pertama kali bertemu di Bandung, kalau pacaran nya belum lama baru beberapa bulan om" cerita aries.
"ya sudah, pesan dari om jangan terburu - buru ya di jalani aja dulu kalian masih terlalu muda dan jangan melampaui batas ya" pesan dari ayah.
"baik om" ucap aries.
"ayah tenang aja mereka akan LDR lama hehehe" ujar kak Gilang.
"ouh ya? Tante denger kmu mau magang di Jepang ya" tanya Tante.
"insyaallah Tante" ujar aries.
"kok aku gak tau? kata nya ke Singapur"tanya ana.
"gak jadi, jadi nya ke Jepang" ujar aries.
"udah dek, biar kan aries kejar karir nya dulu kmu tu fokus kuliah" ujar ibu.
hari sudah malam mereka pun memutuskan untuk pulang.
"ingat pesan saya, jaga batasan dalam pacaran jaga putri saya, kalian memang LDR tapi kalian lebih pintar bagaimana bisa bertemu saya juga pernah puda" ucap ayah sambil menepuk bahu aries kemudian langsung menusul yang lain ke mobil.
"Hem, wejangan lagi hahaha"ledek kak Gilang.
"nanti loe juga bakal dapat, btw gue mau satu mobil sama cewek gue" ujar aries yang langsung masuk ke dalam mobil gilang dan duduk di kursi kemudi.
"kenapa cemberut kaya gitu?" tanya nya pada ana.
"astaga" ana kaget dia kira yang masuk mobil kak Gilang ternyata aries." kmu ngapain?"bukan nya menjawab ana malah balik tanya.
"mau pulang bareng kmu lah" jawab nya santai."kenapa cemberut Hem" tanya nya kembali.
"gak papa mas" ujar ana.
"ini jadi pulang gak atau mau gini aja sampai besok" tegur kak gilang yang duduk di belakang sendiri.
aries pun menjalankan mobil nya menuju rumah Gilang.
.
.
.
🌱🌱🌱🌱
Terimakasih semua nya yang masih setia sama author jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya😘