
Greeeb
tiba-tiba ana di peluk oleh seseorang, aries pun melotot namun ia bisa apa karena yang memeluk adalah Gilang.
"udah lama amat peluk istri orang" ujar aries.
"istri orang nih juga adek gue tauk" ujar nya
"ckkk kenapa kalian itu gak bisa akur sih,,,kakak juga kenapa gak bilang Ade kalau nikah nya sama ayang" ucap ana.
"kakak juga baru tau tadi suer deh, tapi tenang sebagai permintaan maaf kakak punya hadiah buat kalian taraaa," menyerahkan amplop berwarna putih, ana pun langsung mengambil dan membuka nya.
"kakak serius?" tanya ana yang di angguki oleh kak Gilang.
"it's my dream mas, my dream" tiru nya pada salah satu adegan dalam film.
"apaan si yank?" tanya aries sambil melihat apa yang aries berikan pada ana.
"tiket Cappadocia? berapa lama?" tanya nya.
"di bahas nanti banyak yang ngantri tuh, foto dulu yuk".
setelah Gilang dan teman-teman juga teman-teman ana, ucapan dari kerabat juga semua yang hadir acara pun selesai pada pukul satu malam.
sesampai nya di kamar ana di bantu mua untuk membersihkan make up juga berganti pakaian.
saat ana keluar kamar mandi ia begitu kaget tiba-tiba aries langsung mengendong nya.
"astaga kmu ih ngagetin" ujap ana sedang kan aries nyengir saja.
di rebahkan nya tubuh ramping ana di ranjang di peluk erat.
"dah tidur, kmu capek kan?" cup cup cup.
"heem capek ngantuk" ana pun masuk ke dalam pelukan aries.
tak lama kemudian mereka tertidur saling berpelukan.
pagi nya, dua keluarga berkurang dalam suatu meja besar untuk sarapan bersama dan juga sebagai perpisahan karena acara sudah selesai.
begitu juga pengantin baru yang ikut bergabung.
"sayang nanti pulang ke rumah mama kan?" tanya mama aries pada ana.
"ana ikut mas aries aja mah enak nya gimana" jawab nya.
"honeymoon?" tanya mami.
"iya mi, kado dari kak Gilang hihihi" ujar ana yang di angguki mami.
"ries ayah titip ana ya jaga dia seperti ayah menyayangi dan melindungi dia selama ini" ucap ayah pada aries saat mereka akan berpisah, karena ayah akan kembali ke kota nya bersama Abang ibu juga kakak ipar.
"baik ayah insyaallah sesuai nasihat ayah,aries akan menjaga nya tanpa ayah pinta" jawab nya tegas.
"Ade jaga diri baik-baik jadi istri yang baik ya, ries jaga Ade manja gue ya" ujar bang Riyan.
"iya bang pasti ".
"dekk" panggil bang Riyan sambil memberikan sesuatu pada ana." buka kalau sudah di rumah ya cup" ujar bang Riyan.
begitu banyak ucapan dari mereka dan selalu mendoakan pengantin baru, ana bahkan menangis di pelukan ibu, ayah ia merasa bahagia bisa mengantarkan anak nya menuju pelaminan kini ia sudah merasa kewajiban nya selesai.
sepanjang jalan ana tampak melamun melihat lurus ke depan.
"sayang kmu gak papa? atau mau pulang ke rumah mami aja" tanya aries sambil memegang tangan ana.
"gak kok mas, ntah kenapa tiba-tiba aku kepikiran ayah aja" jawab ana.
"mungkin kmu masih merindukan nya" membawa Ana ke pelukan nya.
ana yang nyaman dalam pelukan aries pun membuat nya tertidur sepanjang jalan, bahakan sesampai nya di rumah aries tidak membangun kan ana, ia mengendong nya sampai ke kamar.
beberapa pelayan di rumah pun melihat nya...
.
.
.
Hem pengantin baru🤭
by google
ini nikahan ana yang kemarin tidak sempat kondangan ya🤭🍀🍀