
masih di pasar malam.
saat bianglala berhenti namun ana tak kunjung melepaskan pelukan nya.
"udah kali pelukan nya, takut apa ketagihan" sindir kak Gilang.
sedetik kemudian ana langsung melepaskan pelukan nya kemudian ia turun saat pintu sudah di buka.
"kmu takut ketinggian kah?" tanya alex.
"bukan ketinggian kak cuma pas muter nya itu kenceng banget aku takut" lirih nya.
"maaf ya dek kakak gak tau kalau kmu takut naik itu" ucap kak Pevita penuh penyesalan.
"Tidak apa kak,, mending sekarang kita cari makan yuk Ade laperr" ucap ana.
mereka berempat pun mencari restoran terdekat dari pasar malam, Samapi lah tiba di restoran yang menyajikan makanan khas Korea.
"mau makan apa ana?" tanya kak Alex.
"coba aku lihat dulu".
mereka sama-sama sibuk memilih makanan yang akan di santap.
☘️☘️☘️
Di negara lain.
"apa,,mama jangan bercanda dong mah main jodoh-jodoin aja" ucap nya dalam telepon.
"Terus kmu mau kapan nikah nya,,punya pacar gak pernah di bawa pulang ayo dong kak mama juga pengen cepet punya cucu,,mama sudah tua takut nya mama gak Sampat lihat cucu mama" tutur nya dengan sangat sedih.
"mama jangan ngomong kaya gitu ah kakak gak suka,,ya udah nanti kita bicarakan lagi kakak fikirin dulu dah mah" jelas nya.
Tut,,Tut,,tut
"aku harus gimana?" lirih nya.
☘️☘️☘️
Restoran.
"Alhamdulillah kenyang" ucap ana.
"tumben nyebut" sindir kak Gilang.
"jangan mulai debat" ujar Alex sambil mengelus rambut ana, tak lama kemudian ponsel ana berdering.
ana sedikit tidak percaya kalau yang menelfon ternyata kekasih nya yang sudah lama jarang kabaran.
"kenapa?" tanya Alex.
"gak tau nih gak jelas" jawab.
"siapa?" tanya kak Gilang.
"pak dokter" ucap ana sambil buag muka karena ia tau kak Gilang mulai kesal dengan hubungan yang ana jalani tidak ada kepastian dari aries.
"habis ini mau ke mana lagi yang?" tanya kak vita.
"pulang lah,,udah malam gak baik bawa anak gadis orang malam-malam kaya pesan papa kmu tadi hehehe " ucap Gilang.
"papa becanda tau" Vita merasa masih ingin pergi jalan apalagi ada ana yang notabene nya sebagai Ade gilang yah itung-itung pendekatan lah ya.
"becanda apa gak bercanda,,dah yuk pulang,, hati-hati di jalan Lex jangan ngebut" pesan nya.
"siap Lang,,yuk na pulang" ujar nya.
sepanjang perjalanan tidak ada percakapan sama sekali, Samapi di rumah.
"makasih ya kak udah ngajak jalan-jalan, ya udah aku masuk ya udah malem papi sama mami juga lagi keluar kota" ujar ana namun saat akan masuk tagan nya di tahan oleh Alex.
"sebentar an kakak mau tanya".
"kakak mau tanya apa?" ujar ana.
"kenapa akhir-akhir ini kmu jarang ketemu mommy yah main ke rumah biasa nya sering kan, masak bareng blanja kenapa na?" tanya kak Alex.
"ouh itu,,gak ada apa-apa kak,,,kakak kan tau aku lagi ngerjain skripsi jadi ya begitulah" jawab ana.
"ouh kirain ada apa,,satu lagi pertanyaan nya".
"apa?".
"sebenar nya kmu punya pacar gak sih?" tanya Alex.
.
.
.
punya tapi dia nya lagi sibuk🥱🌱🌱
dukung terus author ya man teman🤩