
Satu jam setengah pingsan, perlahan ana mulai membuka mata nya.
kepala nya masih sangat pusing namun perut nya sudah mendingan.
"sayang bangun, kmu kenapa Hem? apa yang sakit?"panggil aries.
"kepala ku pusing banget" jawab nya sangat lirih.
"sebelah mana" aries memijat kepala ana secara perlahan.
"mas udah mandi?" tanya nya.
"belum kenapa? udah kmu gak usah bantuin aku kmu istirahat aja okey" ujar nya.
"kmu berbaring sini" di tepuk nya ranjang sebelah kanan ana, aries pun menurut.
ana langsung memeluk aries sambil wajah nya berada di ketiak aries.
"Sayang kmu copot baju nya" pinta ana.
"mau ngapain sih?" aries di buat bingung dengan permintaan ana, namun melihat ana yang berkaca-kaca karena aries tak kunjung membuka baju tentu membuat nya tak tega.
aries pun membuka baju nya, dan benar saja seketika mata ana berbinar, ia langsung mendekat kan wajah nya di ketiak aries.
benar-benar di bikin bingung oleh istri nya.
"sayang kmu kenapa sih? lagi pusing kenapa cium ketek aku, aku tu belum mandi tauk" ucap aries.
"biarin gini yank, kepala aku udah gak pusing lagi, bau nya enak aku jadi ngantuk "ucap nya.
"kok ngantuk sih, sarapan dulu ya kmu kan tadi habis muntah-muntah,,,sayang kita periksa yuk " ajak nya.
"ngapain priksa kmu aja dokter aneh kmu mah" jawab nya.
"ya beda kalau periksa istri sendiri grogi yank" ujar aries.
satu menit, dua menit lima menit.
"yank hey,,astaga dia tidur, aku tu mau berangkat kerja loh".
aries pun pergi mandi dan bersiap untuk berangkat ke rumah sakit, namun ia akan ijin pulang lebih awal karena tak tega melihat istri nya yang kurang sehat.
aries pun berangkat kerja usai berpamitan pada istri nya,,, ya walaupun nyonya sedang tidur.
"Lucy nanti kalau istri saya nanyain saya bilang saya ke kerja dan akan pulang awak ya,,dan jangan lupa nanti bikin kan makanan untuk nya" tutur aries.
"baik tuan muda".
pukul sebelas pagi, ana keluar kamar ia turun ke bawah untuk mencari suami nya.
"Lucy kmu Melihat suami ku tidak?" tanya nya.
"tuan muda sedang tugas di rumah sakit nona dan akan kembali lebih awal,,,ouh iya nona mau makan apa biar Lucy siapkan?".
"Tidak usah Lucy aku sedang tidak selera makan,sedari bangun tidur aku mual dan kepala ku sangat pusing sekali" tutur nya.
"Lucy apa kau punya puding mangga?" tanya ana.
"boleh".
"tapi sekarang nona harus sarapan itu pesan tuan muda" ujar nya.
lucy mengandeng tangan ana dan membawa nya duduk di meja makan.
Lucy menyiapkan nasi putih juga sup kepada ana.
ana yang melihat nasi putih tiba-tiba perut nya bergejolak, ia pun lari ke wastafel dapur meski tidak ada makanan yang keluar dari perut namun ana merasa sangat lemas.
"nona ada apa, apa nona baik-baik saja?" tanya nya.
"Lucy bisa tolong jauh kan nasi itu dari ku, rasa nya aku sangat mual" ucap nya.
Lucy pun membantu ana ke kamar untuk istirahat, ia juga pamit untuk pergi ke mini market membeli bahan-bahan untuk membuat puding mangga.
dan ntah dorongan dari mana, saat pulang dari Superman Lucy mampir ke apotik untuk membeli sesuatu.
sesampai nya di rumah Lucy langsung membuat puding mangga selama dua jam puding pun sudah siap di sajikan.
ia membawa puding tersebut ke kamar ana.
setelah di persilahkan masuk oleh ana, Lucy pun langsung masuk.
" nona ini puding nya di makan dulu" ucap nya.
"aaa Lucy kmu baik sekali, ini puding sangat cantik aku jadi tidak tega memakan nya" Ujar nya yang membuat Lucy tertawa kecil.
"tidak apa nona di makan saja, besok Lucy akan buat kan lagi kalau nona mau,,,ouh ya nona ini buat nona" ucap nya.
"apa ini?" ana menerima nya kemudian ia melihat dan membaca kegunaan alat tersebut.
ana baru ingat sudah hampir satu bulan tidak kedatangan tamu.
ia tersenyum melihat ke arah Lucy, kemudian Lucy pamit karena masih ada perkerjaan yang lain.
ana pun langsung mencoba nya.
lima belas menit kemudian.
.
.
.
.
Garis dua.
jadi pengen juga 🤤 ini yang pengen author ya bukan ana🤭.
jangan lupa tinggalkan jejak kalian🥰.