
Hari yang di tunggu pun tiba, hari ini iya, hari ini ana dan aries akan kembali dan menetap di Indonesia.
bagaimana dengan profesi aries? ia sudah memutuskan untuk bekerja di RS ibu kota atau mungkin ia akan bekerja di kantor mengantikan papa nya.
bagaimana bisa dari dokter berubah menjadi CEO hohoho tentu saja bisa, karena itu mau nya author hehehe.
mereka sudah siap dengan semua barang-barang yang akan di bawa pulang, sedangkan rumah nya akan ia sewakan pada teman nya.
lalu bagaimana dengan Lucy? tentu saja ia ikut.
flashback.
"sayang" panggil nya pada aries.
"iya kenapa?" tanya nya.
"sayang sebentar lagi kan aku lahiran dan aku pasti butuh seseorang buat nemenin aku ngerawat baby apa lagi saat kmu sibuk kerja" ujar nya.
"baby sister? kmu tenang aja di rumah kan banyak orang, aku pasti akan siapkan untuk itu apalagi baby kita kan ada dua" ujar nya.
"iya yank, eeem bagaimana kalau Lucy kita bawa pulang ya ya boleh yaaa" ujar ana.
"di bawa emang nya barang,,iya boleh nanti aku bicarakan sama dia" ujar nya.
"makasih suamiku" ia memeluk suami nya.
"iya sayang".
flash off.
Dan jadilah Lucy ikut ke Indonesia.
๐๐๐๐
selesai sarapan mereka langsung ke bandara karena penerbangan mereka sekitar pukul sebelas siang dan jangan lupa perjalanan menuju bandara memakan waktu satu jam lebih.
sesampai nya bandara mereka masih menunggu sampai panggilan untuk penumpang.
"Lucy kau kenapa?"tanya ana yang melihat Lucy sedang gelisah.
"tidak apa nona hanya saja ini pertama kali aku naik pesawat jadi agak gugup" ujar nya sambil nyengir.
"ouh ku kira kau kenapa, Jangan khawatir semua akan baik-baik saja" ujar ana seraya menggenggam tangan Lucy.
ana berusaha memberikan ketenangan untuk Lucy, sampai kedatangan aries yang baru kembali dari membeli minuman membuat ia melepaskan tangan Lucy.
Satu jam kemudian mereka memasuki pesawat karena sebentar lagi akan take off.
dan Lucy benar-benar menggenggam tangan ana.
saat sudah mengudara ia melepaskan tangan ana sambil berkata, tidak semenakutkan yang ia fikir.
sedangkan aries berusaha membuat ana senyaman mungkin, karena hamil tua pasti membuat nya susah untuk melakukan apapun bahkan duduk pun pasti terasa tidak nyaman.
sambil terus mengelus perut ana sambil membacakan doa, semoga istri nya itu tidak rewel sampai di tempat tujuan nanti.
"sayang kmu tunggu sini dulu ya aku ambil barang-barang dulu" ucap aries membawa aja ke tempat duduk.
"iya jangan lama-lama yah" ujar nya.
"Lucy bagaimana perasaan mu?" tanya ana.
"tentu saja saya sangat senang nona, naik pesawat tidak seburuk yang saya pikir hehehe" ucap nya membuat ana tersenyum.
tak lama kemudian aries datang.
"yuk pulang, udah di jemput pak supir" ujar nya sambil meraih tangan ana.
"sayang aku pengen sesuatu" tiba-tiba di perjalanan pulang ana menginginkan sesuatu.
"iya mau apa Hem? mumpung masih di jalan".
"mau martabak keju ya" pinta nya.
"sekalian mau mampir makan malam gak ini udah jam makan malam loh" ucap nya.
"mau makan di rumah aja yank udah capek banget pengen berbaring, tapi beli martabak keju dulu" ujar nya.
"Iyah,,,pak nanti di depan ada penjual martabak berhenti dulu ya" pinta aries.
"baik den".
setelah mendapatkan apa yang di inginkan mereka langsung pulang ke rumah orang tua aries.
yeah mau gimana lagi pengen nya Aries beli rumah sendiri tapi di larang orang orang tau nya.
sesampainya di rumah mereka langsung masuk dan di sambut oleh mama papa.
mama langsung memeluk ana sambil menanyakan kabar cucu-cucu nya.
"Lucy welcome to Indonesia" ujar papa.
"terimakasih tuan" ujarnya.
karena hari sudah malam mereka pun kembali ke kamar masing-masing begitu juga dengan Lucy.
jadi status nya Lucy apa?
yeah bisa di bilang asisten nya ana atau eeem baby sister nya Dede bayi tapi mereka belum lahir,,, ah ya sudah lah biar Lucy menjalani peran nya.
.
.
.
.
semangatin author dong๐ฅฐ