
Sontak saja keduanya menoleh pada sosok yang berbicara itu. Seorang gadis cantik berkulit putih mulus dengan rambut pirang yang diikat ke belakang berjalan mendekat.
"Kamu ...," ucap Jeremy tak menyangka akan kehadiran tamu tak diundang itu.
"No ... Nona Anne!" seru Louis kaget.
Ya, gadis itu adalah Annabelle dalam wujud manusia. Annabelle kemudian duduk di sofa yang kosong sambil menyilangkan kedua kakinya.
"Untuk apa Nona kemari? Bagaimana jika Yang Mulia tahu Nona di sini?" tanya Louis panik.
"Aku sudah bicara dengannya. Lagipula aku hanya berkunjung sesekali," jawab Annabelle menenangkan Louis.
Jeremy menatap Louis dan langsung bertanya padanya. "Bagaimana dia tahu kita di sini?"
"Tadi siang Louis memberitahuku di mana tempat kalian akan bertemu. Sebenarnya aku mengawasi kalian dari jauh. Karena tertarik dengan topik pembicaraan kalian maka aku langsung kemari." Annabelle mengambil alih menjawab pertanyaan Jeremy pada Louis.
Louis nampak tersenyum malu-malu. Sedangkan Jeremy mengerutkan dahi. Seorang Waitress datang dengan segelas Tequilla untuk Annabelle. Annabelle mengucapkan 'trims' kemudian menyesapnya sedikit. Jeremy memperhatikannya.
"Seleramu lumayan juga. Tidak seperti pelayanmu yang satu itu," ucap Jeremy memojokkan Louis.
Annabelle hanya tersenyum. Louis yang tak terima langsung protes.
"Aku kan baru pertama kali ini datang ke dunia aneh ini. Kalau sering kemari aku juga akan terbiasa."
"Aku heran pada Yang Mulia Astru. Mengapa memperkerjakan manusia sepertimu? Berapa sih upah yang dia berikan padamu?" tanya Louis membalas Jeremy.
"Hei, aku ini bukan manusia biasa. Jelas dengan upah yang sangat memuaskan," balas Jeremy.
"Sudah hentikan. Jangan bertengkar seperti anak kecil. Louis, kebanyakan Inger adalah manusia. Manusia dengan bakat dan kemampuan khusus," jelas Annabelle.
"Oh, aku juga baru tahu soal ini," ujar Louis.
"Kembali ke topik. Apa itu ramuan Clema?" tanya Jeremy pada Annabelle.
"Ramuan untuk mengikat cinta sepasang kekasih. Sayangnya, Mary menyalahgunakan ramuan tersebut. Karena ramuan itu seharusnya hanya boleh dipakai kepada orang yang saling mencintai," jawab Annabelle.
"Apa efeknya jika digunakan oleh orang yang cintanya bertepuk sebelah tangan?" tanya Jeremy lagi.
"Sebenarnya tidak ada efek apa-apa terhadap korban. Hanya saja ... meskipun kau berhasil memilikinya namun sikapnya kepadamu tidak akan berubah. Jika awalnya sikapnya sudah memusuhi, dia tetap akan bersikap seperti itu terus meskipun dia menjadi milikmu. Kau lihat sendiri kan bagaimana sikap Neville terhadap Mary?" terang Annabelle.
Jeremy menganggukkan kepala mengerti. Dan kemudian bertanya, "Apa yang harus kita lakukan sekarang?"
"Tidak ada yang bisa kita lakukan. Itu bukan urusan kita. Apa yang Yang Mulia perintahkan padamu?" Annabelle balik bertanya.
"Seperti biasa, hanya mengawasi gerak-gerik target. Kemudian melaporkan setiap kejadian yang dia lakukan," jawab Jeremy.
"Dan ... apa yang Yang Mulia katakan dengan dua kejadian yang disebabkan oleh Mary?" tanya Annabelle lagi. Mary adalah panggilan Annabelle untuk Mariabelle.
"Tidak ada. Dia hanya menyuruhku untuk terus mengawasinya saja," jawab Jeremy.
"Bagaimana bisa Yang Mulia membiarkan Nona muda itu bertindak sesuka hati? Bagaimana jika dia mulai mencari korban yang akan ia celakai lagi?" tanya Louis ikut bicara setelah sekian lama terdiam.
"Lalu, mengenai Neville yang terkena ramuan, untuk menyadarkannya ... apa itu juga harus menunggu tindakan Yang Mulia?" tanya Jeremy.
"Kurasa tidak. Satu-satunya cara untuk menyadarkannya adalah meminta penawarnya pada Peri Amorry yang tinggal di gunung Clemn," jelas Annabelle.
"Jadi, kita akan pergi ke sana?" tanya Louis polos.
"Tidak. Itu bukan urusan kita, Louis! Jika Angel menginginkan Neville kembali, maka dia sendirilah yang harus ke sana meminta penawarnya pada peri Amorry," jawab Annabelle menatap Louis kemudian Jeremy bergantian.
"Kurasa Angel tidak mengetahui masalah ini," sahut Jeremy.
"Kasihan Angel. Saat aku melihatnya beberapa waktu lalu, dia sangat sedih," timpal Louis mengingat saat pertama kali ia mengawasi Angel di pantai.
"Sebentar lagi dia akan tahu. Dengan bantuan kalian berdua tentunya," ujar Annabelle sambil menatap Louis dan Jeremy dengan senyum penuh arti.
"Hm ... sepertinya akan ada seorang manusia lagi yang ikut terlibat," lanjut Annabelle menatap Jeremy dengan senyum.
Jeremy balas menatap Annabelle. Dalam benak mengingat siapa gadis yang dimaksud oleh Annabelle.
Waktu hampir tengah malam. Mengingat Jeremy adalah manusia biasa dan butuh istirahat. Annabelle segera menyudahi pertemuan ini.
"Sekarang kita sudah tahu masalahnya, bukan?! Dan yang bisa kita lakukan hanya menunggu dan mengawasi. Aku harap kalian berdua tidak melakukan tindakan di luar perintah Yang Mulia. Intinya tidak melanggar aturan. Penting bagi kita untuk tetap melindungi diri sendiri," pesan Annabelle.
"Ya. Aku mengerti," ujar Jeremy.
"Tentu, Nona. Aku hanya bertindak sesuai titah anda," timpal Louis.
"Baiklah. Kupikir pertemuan kita sampai di sini saja. Ini sudah lewat tengah malam, Jeremy tetap harus istirahat. Ayo, kita pergi!" ajak Annabelle langsung berdiri diikuti Louis dan Jeremy.
Setelah membayar tagihan minuman, mereka bertiga berjalan keluar dari pintu masuk meninggalkan club. Jeremy menuju parkiran di mana mobilnya terparkir. Sedangkan Annabelle dan Louis memilih berjalan kaki sampai berada di tempat yang sepi dan tak ada satu manusia pun di sana, mereka berubah ke wujud asli dan terbang ke langit.
...🕊️🕊️🕊️...
Ramuan Clema
Mariabelle sengaja memasukkan ramuan Clema ke dalam Cokelat yang akan diberikannya kepada Neville. Ramuan Clema merupakan sejenis ramuan yang berasal dari tumbuhan Sandlewood, yang diracik bersama dengan essence Lavender dan Neroli serta mantra dari Peri Amorry.
Pertemuan Maria dengan Neville malam itu, memang membuat Maria berhasil mengutarakan perasaannya. Tetapi yang membuatnya tidak bisa terima ialah Neville langsung menolak tanpa memberi dirinya kesempatan. Hal itu membuat Maria sangat sakit hati. Dengan ambisinya yang kuat untuk mendapatkan Neville. Malam itu juga Maria langsung pergi ke gunung Clemn menuju negeri Peri untuk bertemu Peri Amorry.
Amorry membuat ramuan ajaib yang berhubungan dengan hati dan perasaan. Meskipun ia mampu menyatukan dua hati yang tak sejalan. Namun ia hanya memberikan ramuannya kepada pasangan kekasih saja. Amorry tidak mengijinkan ramuan itu digunakan kepada orang yang cintanya bertepuk sebelah tangan. Karena menurutnya itu sama saja dengan memakai guna-guna untuk mendapatkan hati orang tersebut.
Saat itu Maria membohongi Amorry untuk mendapatkan ramuannya. Dan Maria berhasil membohongi Amorry sehingga ia mendapatkan ramuan itu. Maria kemudian memasukkan ramuan itu ke dalam Cokelat yang dimakan oleh Neville. Ternyata ramuan itu bekerja dengan cepat sehingga dalam sekejap waktu saja Neville langsung jatuh ke dalam dekapannya. Sekarang Neville telah menjadi miliknya.
Ramuan itu tidak hanya membuat Neville jatuh hati kepada Maria, namun juga telah membuatnya melupakan perasaannya kepada Angel. Bahkan membuat Angel hilang dari ingatannya. Sehingga pikirannya kini hanya ada Maria.
Walaupun hanya ada Maria dipikiran Neville namun sikap dinginnya kepada gadis itu tidak akan pernah berubah. Itulah salah satu efek dari ramuan Clema bila digunakan kepada orang yang tidak saling mencintai *atau perasaannya bertepuk sebelah tangan.
...🕊️🕊️🕊️*...