Forbidden Love Of The Mafia King

Forbidden Love Of The Mafia King
Episode 70 Beri Aku Penjelasan



Malam sudah mulai larut, saat mobil sport Drake berhenti tepat di depan area lobby Hotel Knight. Netra Letta membola melihat hotel dihadapannya, yang dia ketahui sebagai hotel termewah di kota kembang. Namun Letta memilih mengunci rapat mulutnya, karena dirinya sudah berjanji tidak akan memprotes hotel yang dipilih Drake. Lagipula Letta tidak punya pilihan lain saat ini.


Belum habis rasa kagumnya, kini Letta dibuat terheran-heran karena Security dan pihak hotel menyambut Drake layaknya orang penting di hotel itu. Bahkan Drake dan Letta langsung diantar oleh salah seorang staff hotel ke salah satu kamar VVIP yang ada di lantai 5.


Sesampainya di dalam kamar, Letta meletakkan tasnya di atas sofa, lalu sedikit berkeliling melihat-lihat isi kamarnya yang benar-benar mewah menurutnya. Sedangkan Drake mendudukkan dirinya tepat di seberangnya, setelah meminta staff hotel yang menemaninya tadi untuk membawakan beberapa baju dari butik Hotel Knight untuk Letta.


Setelah puas melihat-lihat, Letta mendudukkan dirinya tepat diseberang Drake.


"Kak Drake, kenapa pegawai hotel disini seperti sangat mengenalmu? Apa Kak Drake bekerja disini?" Letta akhirnya menanyakan hal yang membuatnya penasaran sejak tadi.


"Ya bisa dibilang begitu." Jawab Drake, yang langsung diangguki Letta.


"Terima kasih ya Kak Drake, sudah mengizinkanku menginap di hotel mewah ini. Besok aku akan segera mencari tempat tinggal baru."


"Tidak perlu terburu-buru, kamu bisa tinggal disini selama yang kamu mau. Aku juga sudah meminta staff hotel untuk mengantarkan pakaian ganti untukmu."


"Aku tidak tahu harus berterima kasih dengan cara apa pada Kak Drake. Berkali-kali Kak Drake membantuku, aku merasa berhutang budi."


"Aku tidak meminta imbalan apapun Letta. Aku tulus membantumu. Hmm, baiklah.. Aku pergi ya, ini nomorku, jika ada apa-apa hubungi saja aku." Ujar Drake seraya menyerahkan sebuah kartu nama pada Letta.


"Iya Kak Drake, terima kasih." Letta mengulas senyum manisnya sebelum akhirnya Drake melangkah keluar dari kamar itu.


Baru saja pintu kamar yang ditempati Letta tertutup, Drake dikejutkan dengan kemunculan Keiva yang saat ini berdiri di koridor hotel, tidak jauh darinya.


"Siapa perempuan itu Drake?" Keiva bertanya tanpa didahului basa-basi, namun Drake enggan menjawab. Drake justru berjalan melewati Keiva begitu saja.


"Tunggu dulu, kita harus bicara Drake." Keiva menyusul Drake dan mensejajari langkah laki-laki yang masih berstatus kekasihnya itu.


"Apa yang ingin kamu bicarakan Keiva?" Drake menghentikan langkahnya tepat di depan lift dan menatap dalam manik mata Keiva.


"Perempuan yang kamu bawa tadi siapa?" Drake mengulas senyum sinisnya menanggapi pertanyaan Keiva.


"Bukankah kamu harus menjelaskan sesuatu terlebih dahulu padaku? Kenapa kamu hanya berfokus pada perempuan yang bersamaku tadi? Apa kamu tidak merasa sudah berbuat salah padaku?" Perkataan Drake seketika membuat Keiva menunduk malu.


"Atas kesalahan apa kamu minta maaf padaku Keiva?" Drake masih menatap wajah Keiva, namun Keiva belum berani mengangkat wajahnya. Lidahnya pun kelu, sekedar untuk menjelaskan apa yang terjadi sebelumnya.


"Sudahlah.. Jika memang tidak ada yang mau kamu jelaskan, aku sebaiknya pergi." Drake bergegas masuk ke dalam lift, namun Keiva menyusul masuk dan menggenggam tangan Drake setelah pintu lift tertutup.


"Aku mohon maafkan aku." Netra Keiva mulai berkaca-kaca, tapi Drake sudah terlanjur kesal karena Keiva tidak juga menjelaskan apa yang ingin Drake dengar. Sehingga Drake memilih diam hingga lift sampai di area lobby lantai 1 Hotel Knight.


Drake melepas perlahan tangan Keiva yang menggenggam erat tangannya. Lalu memandang datar wajah Keiva yang mulai basah karena air mata.


"Jika memang tidak ada yang ingin kamu jelaskan, aku pergi sekarang. Aku tidak ingin membuat masalah diantara kita berlarut-larut. Aku tunggu keputusanmu tentang kelanjutan hubungan kita sampai besok pagi. Aku akan menerima apapun yang kamu inginkan." Drake melangkah meninggalkan area lobby, tanpa memandang ke belakang. Dimana Keiva memandang punggung Drake dengan tangis yang kembali menetes di pipinya.


'Maafkan aku Drake.. Karena telah menyakiti hatimu untuk kesekian kalinya. Tapi aku tidak bisa membohongi hatiku, kalau aku masih sangat mencintai Briley. Meskipun aku akui, kalau perasaan cintaku padamu, sudah mulai tumbuh saat ini. Aku memang egois. Tapi aku sungguh tidak ingin kehilangan kamu dan juga Briley.' Lirih Keiva dalam hati.


Sementara Drake yang sudah dalam perjalanan menuju mansion, mulai membuka photo-photo dan video yang dikirim salah satu orang kepercayaannya. Bukan hanya photo dan video yang diambil hari ini setelah pertemuannya dengan Keiva dan Briley di restaurant tadi sore, tapi juga rekaman CCTV yang menangkap semua kegiatan Keiva dalam beberapa hari terakhir ini.


Helaan nafas panjang keluar dari mulut Drake, karena melihat fakta yang ditakutkannya. Apa yang dilihat Drake menunjukkan betapa dekatnya hubungan Keiva dan Briley. Hatinya sesak melihat Briley yang tidak segan merangkul dan memeluk Keiva di depan umum. Sedangkan Keiva terlihat sangat tidak keberatan. Bahkan senyum manis selalu terulas di wajah Keiva, setiap kali Briley melakukannya.


Hingga sampai rekaman CCTV yang terakhir dibuka Drake, nafas Drake mendadak sesak, tidak menyangka menemukan kejutan yang sangat tidak disangkanya. Dimana Briley dan Keiva yang sedang berada di dalam private room restaurant Hotel Knight 3 hari yang lalu, tampak berciuman mesra, bahkan ciuman itu berlangsung sangat lama.


'Cukup sudah.. Kamu ternyata sudah mengambil keputusan untuk memilih Briley dibanding aku. Baiklah, aku tidak akan pernah menahanmu. Aku akan melepaskanmu saat ini juga.' Seketika Drake memutar arah kemudinya, untuk berbalik menuju Hotel Knight.


Awalnya Drake berniat memutuskan hubungannya dengan Keiva malam ini juga, namun pikirannya berubah. Dia menuju Hotel Knight hanya untuk menjemput Letta. Entah kenapa, dia merasa ingin bersama gadis itu malam ini.


'Kenapa aku merasa ingin bersama Letta malam ini? Gadis asing yang baru aku temui, namun bisa membuatku nyaman dan merasa dihargai.' Batin Drake.


*************************


Terima kasih banyak ya atas Like, Rate bintang 5, Favorit dan Comment-nya, selalu menjadi semangat dan motivasi lebih untukku menulis kisah Shawn juga Shanaya.


Semoga selalu sehat, bahagia, banyak rezeki dan sukses selalu ya semuanya. Love u all ❤️❤️❤️❤️❤️