
Setelah makan dan bercerita waktunya istirahat siang Agung dan Lala seperti biasanya mereka menghabiskan waktu siang mereka dengan bermain bila bosan atau mengantuk makan mereka akan tidur siang di kamar Agung karena Lala lebih suka kamar Abangnya yang lebih luas dari kamarnya dan juga banyak buku yang bisa di bacanya.
Sementara itu Ayu tidur siang di kamarnya, dan Arga ia melihat pesan rmaik yang dikirim oleh Frederick beberapa jam yang lalu.
" Tuan ada teman saya yang mau bekerja dengan anda tetapi ia sedikit pemalu juga ia baru saja lulus dari kuliahnya dia teman dari adik saya tuan apa boleh jika ia bekerja di kafe milik tuan atau bisa di toko bunga milik adik tuan " Itulah isi dari email yang di kirim oleh Frederick pada Arga
" Boleh saja, kirim kan data profilnya dan surat suratnya aku akan bilang pada Dian, dia butuh karyawan yang bisa membantunya, " Balas singkat pesan email dari Arga untuk Frederik ia meminta surat profil dan lamaran yang di butuhkan, sepertinya nanti malam Arga akan bilang pada Adiknya jika ia punya orang yang bisa membantu adiknya yang sekarang membuka toko bunga di dekat rumah naya bersama dengan Leo juga anaknya yang perempuan itu bernama Putri Agata , biasa di panggil Tata, ya Putrinya tidak di beri marga ayahnya karena Dian dan Leo sudah memutuskannya seperti itu.
Malam harinya selesai makan malam Ayu menemani kedua anaknya untuk belajar, sedangkan Arga ia ada di ruang tengah sambil bermain ponsel mengirim pesan pada Adiknya Dian tentang penawaran pekerjaan di toko bunganya.
Dan ternyata Dian menerimanya, ia sangat senang karena akan ada orang yang menemaninya di toko bunga berkat Abangnya, Lalu Dian membalas pesan Arga kalo besok adik teman dari Frederick bisa ke toko bunganya sambil membawa berkas berkas nya.
" Mas " Panggil Ayu karena Sudah malam dan sudah waktunya untuk istirahat, kedua anaknya pun juga sudah selesai belajar dan sekarang bersantai di kamarnya masing masing
" Iya ada apa, sayang " Jawab Arga pada Ayu
" Ayo tidur besok kan kamu harus kerja ke kafe " Ingat Ayu karena memang besok adalah jadwal Arga ke kafe untuk kontrol pekerjaan di kafe.
" Iya, yaudah yuk tidur, " Ucapnya, lalu mereka berdiri dan berjalan ke kamar untuk tidur
Keesokan harinya, Agung dan Lala ingin berangkat sekolah sendiri dengan naik motor milik Abangnya yang di belikan oleh Arga saat ulang tahunnya yang ke 17 tahun.
" Yah, aku sama Lala berangkat sendiri aja pakek motor yang di beliin sama Ayah boleh " Ujar Agung saat di. meja makan dan setelah mereka selesai makan tinggal menunggu Ayu yang masih menyiapkan bekal makan kedua anaknya itu.
" Boleh asal kamu hati hati di jalan, jangan ngebut, kalo ada. lampu merah berhenti, pakek helm dan kamu jaga Lala " Jawab Arga memberi peringatan pada putranya itu
" Oky Yah, " Ucap kedua nya serempak lalu Lala beranjak dari duduknya untuk mengambil camilan yang di buat oleh Arga dan Ayu kemarin karena mereka menaruhnya di dalam kulkas.
" Udah yuk Bang berangkat udah jam setengah tujuh nih " Ucap Lala seraya memasukkan dia toples kecil bistik Ubi ungu dan juga kue maringue nya kedalam tas nya, dan ia menggendong tas nya itu
" Hmm, ya udah Bun, Yah Agung sama Lala berangkat dulu, " Ujar nya berpamitan sambul membawa tasnya juga tas kecil tempat makannya juga tempat makan Lala yang di jadikan satu
" Iya kalian hati hati " Jawab Ayu, lalu Agung dan Lala keluar dari rumah setelah mengalami tangan kedua orang tuanya.
Sedangkan Arga ia masih meminum kopinya sebelum berangkat ke kafe untuk kontrol pekerjaan di kafe, Arga datang agak siangan bersama dengan Ayu yang sekarang sedang membersihkan tempat makan mereka juga berganti pakain sebelum berangkat bersama sang suami.
Tak berapa lama akhirnya Ayu siap juga dan mereka pun berangkat ke kafe dengan menggunakan mobil milik Arga, lima belas menit berlalu dan keduanya sampai di kafe, setelah memarkirkan mobilnya Ayu dan Arga keluar dari dalam mobil dan menuju ke dalam kafe, mereka langsung masuk dan menuju ke ruang kerja Arga, seperti sebelumnya ketika datang Arga akan langsung duduk di kursi kebesarannya menyalakan laptopnya dan mengecek semuanya, setelah beberapa kali mengecek dan membalas email juga melihat persentase kafe juga karyawan, Arga pun kembali dan pulang, tetapi sebelumnya ia berbicara pada Fred untuk lebih meningkatkan semangat kerja karyawan juga menambah menu baru.
Kemudian sesudah itu Ayu mengikuti suaminya pulang ke rumah, ia ingin memasak kurang lapis legit, dan untung saja semua bahan bahannya sudah ada di rumah.
" Neng kamu mau ngapain setelah pukang dari kafe kamu terus di dapur " Ujar Arga kepada Ayu katena ia hanya melihat Ayu sibuk di dapur tetapi belum melakukan apa apa hanya melihat bahan bahan masakan kue dan sebagainya
" Ya sudah Mas aja yang buat, kamu duduk aja di sini nanti kalo udah selesai kamu bisa banyu mas buat potong kue nya " Ucap Arga lalu ia beralih untuk membuat lapis legit tersebut, sedangkan Ayu ia hanya melihat Arga membuat kue nya, karena lama dan bosan Atu tidak sadar ia menyandarkan kepalanya pada tangan yang ia letakkan di meja makan dan ia pun tertidur
Setengah jam berlalu Arga masih berkutat di dapur membuat kue hanya tinggal memasaknya karena laipsannkue yang cukup banyak makan ia harus bersabar, di lihatnya sangat istri tertidur di meja makan sambil meletakkan kepalanya di atas tangan Arga pun beralih menggendong istrinya itu ke sofa ruang tengah untuk di baringkan.
Setelah membaringkan Ayu dengan nyaman ia kembali ke dapur untuk menyelesaikan masaknya, tak berapa lama akhirnya kue lapis legit itu pun jadi, setelah di diamkan beberapa saat ia punearuhnya di tataan panjang dan memotongnya kotak kotak kecil agar mudah lalu ia melapisinya dengan plastik agar awet dan menaruhnya dan menatanya di dalam toples .
Selesai Arga menata jue di dalam toples Ayu terbangun dari tidurnya ia membuka matanya dan melihat ternyata ia tidir di sofa ruang tengah, dan Atu berfikir mungkin suaminya yang memindahkannya ke sofa tersebut.
" Mas, Mas Arga " Panggil Ayu sambil ia berdiri dari duduknya setelah bangun dari tidur nya
" Iya ada qoq sih neng Ayu sayang " Jawab Arga menghampiri istrinya di ruang tengah sambil membawa satu toples yang berisi kue lapis legit yang telah jadi dan siap di makan bersama
" Kok, kamu gak bangunin aku sih katanya tadi aku yang piyongin kuenya, tahunya udah jadi aja " Gerutunya Ayu duduk kembali dan memakan satu kue lapis tersebut sambuk menggerutu karena sedikit kesal
" Maaf tadi kan kamu tidur, sayang ya kan Mas gak tega bangunin kamu, ini yang penting udah jadi kue nya " Jelas Arga pada Ayu ia juga ikut memakan kue tersebut dan menyalakan TV di ruangan itu mengganti channel TV dengan channel yang biasa ia tonton yaitu kartun atau film juga sinetron yang tayang siang hari
adapun ia terkadang melihat berita juga.
.
.
.
.
.
.
.
Haii pembaca setiaku dan semuanya, silahkan mampir ya, ayo merapat....
bagikan saran dan pendapat kalian ya..
dan jangan lupa berikan like, serta komentar kalian semua
loveyou all dari author untuk kalian semuanya.... 😍😍🥰🥰💞💞💞💕💕