
Keesokan harinya di kantor Arga bersama yang lainnya sedang mengerjakan pekerjaannya tetapi tak lama kemudian Arga ingat bahwa hari ini ada rapat pengangkatan CEO golden rose dan ia harus menghancurkannya atau setidaknya membatalkan rapat tersebut
" Ehh ya aku lupa semuanya kalian kerjakan pekerjaan kalian saja aku harus pergi sebentar " ucap Arga pada semuanya
" Baik pak "
" Jika ada sesuatu telpon kita aja apak "
" Iya pak Arga kita pasti membantu sebisa kami "
" Sudah sudah iya pak Arga hati hati dijalan jangan lupa hubungi kami "
Timpal bos Bayu
" Hmm baiklah jika ada sesuatu aku akan hubungi kalian juga bos Bayu " jawab Arga
Setelah itu Arga berjalan keluar dari ruang kantor dan menuju ruang rapat tetapi di ruang rapat sedang panas karena perdebatan yang terjadi
" Pak Kevin anda sebagai calon CEO di golden rose tidak cakap padahal saya sudah mempercayakan hotel dan restoran itu pada anda " ucap pak Gunawan ia membalikkan fakta tentang apa yang di ucapkan sebelum rapat ini beberapa hari lalu pak Gunawan berkata bahwa ia hanya perlu mengurus masalah kecil saja di sana dan yang lainnya di urus beliau sendiri tetapi apa yang terjadi tidak sesuai
" Benar pak Kevin anak buah saya sudah mengirim informasi bahwa anak buah anda sedang ingin mencuri informasi dan data di sana " sarkas Bu mawar memanas manasi
" Tidak pak anda sendiri yang bilang kalau itu adalah masalah kecil yang harus di tangani dan kebetulan saya belum selesai menanganinya tapi anda dengan paksa mendesak saya " balas Kevin tak terima di sudutkan dan di tuduh yang tidak ia lakukan
" Lalu bagaimana dengan data keuangan yang bocor pak apakah anda bisa menjelaskannya " ucap dewan lainnya
Tak selang berapa lama ada polisi dan pengacara yang masuk ke ruang sidang sedangkan Arga yang mengetahui hanya menunggu Kevin di luar menurutnya ia akan membebaskan Kevin dari penjara dan mengubah susunan rencananya dan memainkan trik kecil dengan menggunakan identitas sebenarnya yang melibatkan urusan sebenarnya
" Apa ini lepaskan saya saya tidak bersalah di sini " ucap Kevin terkejut karena ia di tangkap oleh beberapa polisi dan ada pengacara jaksa juga di sana dan ternyata pengacara itu adalah juniornya yang bernama Sofian , dengan pasrah Kevin pun mengikutinya saja
Setelahnya Kevin digiring keluar dan masuk ke dalam mobil menuju kantor polisi ia di tahan selama 48 jam
Arga yang melihat pun langsung mengikutinya kemana Kevin pergi
Setelah sampai Kevin di bawa ke ruang introgasi dan di i trogasi oleh pengacara perempuan junior dari Sofian ia bernama Serena
" Selamat siang pak Kevin "
Ucap Serena pada Kevin dan hanya di jawab anggukan oleh Kevin
" Bisa jawab pertanyaan saya " dan di jawab anggukan lagi oleh Kevin
" Apakah benar anak buah anda menyelidiki perusahaan golden rose "
Kevin pun tidak menjawab pertanyaan tersebut lalu Serena melanjutkan pertanyaan selanjutnya
" Apakah benar apa yang di tuduhkan eh mereka semua pada anda "
" Ya " kali ini Kevin menjawabnya dengan tegas dan singkat
Lalu setelah menjawab pertanyaan tersebut ia di tahan di sel
Sedangkan Arga sekarang sedang menuju ke rumah direktur untuk meminta bantuan setibanya ia di sambut oleh asisten direktur Sabrina dan mereka mulai membahas masalah yang sedang terjadi sekarang lalu tanpa berkata direktur Sabrina pun menyetujui permintaan nya untuk meminta pengacara Go and Go untuk membantu Kevin keluar dari penjara
Di dalam sel Kevin terlihat tenang tetapi tatapan matanya menelisik tajam ke arah penjaga yang menjaga sel dan kantor polisi tersebut tetapi pikirannya ia sedang berkelana kemana mana
Tak selang berapa lama Arga pun sampai di kantor polisi
" Hei kalian urus masalahnya dan aku akan menemui sosipat itu dulu "
Selanjutnya dua pengacara dan beberapa anak buahnya pun mengurus masalah tersebut sedangkan Arga menuju sel tempat Kevin ditahan
" Hai sudah lama menunggu "
Ucap Kevin dengan seringainya
" Tenanglah sebentar lagi kau akan bebas tapi tetap akan di awasi oleh penjaga dan polisi selama 24 jam sampai masa penahananmu selesai
" Itu tidak masalah bagiku setidaknya tidak di dalam sini " ucap Kevin pada Arga sambil menghadap samping
Setelah percakapan Arga dan Kevin selesai satu penjaga pun datang dan membuka kunci sel lalu Kevin pun kekuar tetapi ia masih di awasi seperi perkataan Arga
" Sudah bebas atur rencanamu aku akan kembali dengan rencanaku masih ada beberapa hal yang akan ku lakukan dengan bawahan mu itu " ucap Arga pada Kevin lalu meninggalkan Kevin di sana sedangkan Kevin dengan tampang datar nya menatap kepergian Arga lalu ia berjalan di ikuti oleh dua penjaga dan satu pengacara lagi
Arga dengan cepat berterimakasih pada direktur dan pengacara Go and Go yang sudah membantunya setelah itu pengacara Go and Go pergi dari sana
Dan Arga pun kembali ke kantor
Di kantor rekan rekan Arga sedang cemas sebab mereka mendapat kabar bahwa Kevin di tangkap dan Arga kemungkinan besar mengikutinya itulah ucap Mega pada semuanya sehingga mereka menjadi cemas memikirkan soal i formasi dan data data yang telah di dapatkan Arga kemarin
Saat Arga memasuki ruang kantor nya ia langsung di berondong oleh beberapa pertanyaan yang membuatnya pusing dan sakit kepala
" Pak Arga datang bos " ucap Fero
" Pak Arga apakah anda baik baik saja ? "
" Bagaimana keadaannya sekarang ? "
" Apakah ada sesuatu yang terjadi ? "
" Lalu apakah benar pak Kevin melakukan itu semua pak? "
" Tunggu dulu aduh kepala ku kalian mau wawancara atau interview kerja sih pertanyaan kalian sungguh membuat kepalaku sakit "
" Heheh maaf pak kami cemas dan khawatir" ucap Shifa
" Ya semua terkendali dan kita harus memikirkan rencana untuk membebaskan Kevin dan membongkar kejahatan perusahaan serta presedir Gunawan tersebut juga asistennya dan sekertaris nya lalu orang orang terkait lainnya " jelas Arga pada semuanya
Setelah itu Arga duduk di kursi kerjanya dan menghubungi kantor pengacara Di tempat Kevin bekerja kebetulan Arga tahu karena Felix yang memberitahukan nya dulu
Sambungan telpon tersambung dan yang mengangkat adalah Sofian yang menangani kasus perusahaan kacau tersebut
" Halo dengan kantor pengacara Di apakah ada yang bisa saya bantu"
Ucap seseorang di sebrang sana
" Ya ada saya Arga partner Kevin apakah ada junior yang bernama Sofian partner Kevin saya ingin bertemu dan berbicara " ucap Kevin si sambungan telponnya
" Dengan saya sendiri apakah ada hal yang perlu di bicarakan kita bisa bertemu di kantor Di besok " ucap Sofian karena ia sudah menyelidiki kasus itu sela beberapa bulan terakhir dan termasuk Arga juga sehingga ia tahu maksud dari perkataan Arga
Di tempat lain Kevin sedang menuju ke kafe dekat kantor dan ia selalu di ikuti dan di awasi
" Duhh ribet banget sih tuh si kunyuk gila Arga belum Dateng lagi apa mungkin dia Dateng besok ya kan ini hari udah mau malem lagi " gumam Kevin dalam hati sambil menatap para penjaga yang mengikutinya sejak keluar dari sel penjara di kantor polisi
Tak terasa hari sudah malam dan Arga serta rekan rekannya pun pulang dari kantor
Keesokan harinya Arga bersama rekan rekannya sudah berada di kantor mereka Arga saat ini sedang menyusun rencananya bersama rekan rekannya di tempat kerja
" Pak Arga lalu bagaimana rencana kita selanjutnya pak " tanya Gerri pada Arga dan yang lainnya oun juga penasaran dengan itu
" Hmmm begini kalian akan memberikan saksi dan menyerahkan berkas dan barang bukti yang sudah kita dapatkan selama ini , saat mereka datang ke kantor" ucap Arga menjelaskan rencananya pada mereka
" Baik lalu anda bagaimana" tanya Mega
" Aku ada urusan dengan junior nya dan akan ku bawa nanti menuju tempat Kevin dan membebaskannya, saat ini ia dalam pengawasan ketat " jelas Arga
Lalu beberapa menit kemudian Arga pun berangkat menuju kantor pengacara Di dan menemui junior Kevin yaitu Sofian .