
Tak selang berapa lama kepala Arga terasa sangat sakit dan
Seketika mobil nya berhenti di tepi jalan dan Arga memegangi kepalanya yang terasa sakit
" Akhhh.... Aaaahhhhhh" Teriak Arga dengan menahan rasa sakit dib kepal nya lalu rasa sakit itu hilang perlahan lahan tak lama ia membuka matanya lagi dan Arga pun sudah kembali dan David sudah pergi dan tidur lagi
" Bang Arga, " Ucap Dian panik karena lihat Arga kesakitan sedangkan Ayu tangis nya semakin pecah ia tak mampu lagi apa lagi melihat suaminya itu kesakitan di sebelahnya
" Mas Arga hiks...hiks.... " Ucap Ayu pelan sambil memeluk Arga niatnya ni tuk meredam sakit Arga yang di rasakan nya
" Ahhh Ayu neng, Dian " Ucap Arga lembut ia masih memegangu kepalanya yang masih sakit walaupun tak sesakit tadi
" Akhirnya abang balik juga " Ucap dian tenang karena David sudah pergi dan abangnya telah kembali,
" Maaf , neng Ayu sayang udah dong mas gak papa kita ke pulang dulu ya " Ucap Arga menentukan Ayu yang masih menagis dan memeluknya erat, Ayu menganggukkan kepalanya menyetujui ucapan Arga
" Bang biar dian yang bawa mobil nya abang di belakang aja temani mbk Ayu " Saran Dian pada Arga lalu Dian dan Arga bertukar tempat dan Ayu juga, Dian mengemudikan mobil hingga tiba di rumah nya sedangkan Arga dan Ayu duduk di belakang di kursi penumpang dengan Ayu yang tidur memeluk Arga, begitupula dengan Arga yang tertidur karena rasa lelah dan sakit di badannya sampai tiba di rumah mereka
Di sisi lain tiga asisten itu pun membawa semua orang kekantor polisi begitu pula dengan Damian dia juga di bawa ke kantor polisi walau sebelumnya Damian sempat menolak karena tidak mau dan marah, geram tidak Terima namun ia tidak bisa berbuat apa apa kalau tangannya sudah patah satu
Setelah tiba di kantor polisi mereka menyerahkan vidio yang sudah di rekam dan dib perbaiki saat penyerangan Arga dan penculikan serta penyekapan itu hanya bagian itu saja yang di serahkan sebagai barang bukti sedangkan vidio yang lainnya di hapus atau di potong setelah di serahkan ke petugas polisi dan mereka mengurusnya dengan sangat cepat dan rapi tanpa ada yang tertinggal
Lalu setelah selesai mereka pun menghubungi bos mereka Morgan menghubungi Felix untuk memberitahukan bahwa semuanya sudah beres sedangkan Frederik ia mengirim pesan pada Arga dan memberitahukan bahwa semuanya telah di selesaikan .
Tak selang berapa lama delox dan surya sampai di depan rumah Arga mereka memasukkan mobil mereka din perkarangan rumah Arga karena memeng halaman depan Arga sangat luas bahkan duan mobil pun muat, setelah itu mereka berdua pun turun keluar dari dalam mobil, mereka berdua pun mengetuk pintu Arga.
" Tok... Tok.... Tok... " Suara ketukan pintu rumah Arga namun tidak ada sahutan dari dalam
" Lhah nih orang kita dah sampai juga masak dia bebelum juga sampai " Gerutu Felix yang di dengar oleh Surya
" Masih di jalan kali mereka ya secara kan Arga kebab semua mungkin aja mampir ke klinik dulu lah Lix " Jawab Surya
" Ya kali ya, ya udah deh kita kirim kesna aja toh ini udah siang banget mami papi gue udah nelpon berkali kali juga " Usul Felix
" Hmmm iya udah gue juga mamah gue sama sepupu gue juga udah wlpun gue dari tadi "
Akhirnya merek berdua pub mengirim pesan ke Arga bahwa mereka pulang lebih dulu dan masalah hari ini akan di bicarakan besok karena hari sudah semakin siang dan terik mereka juga sudah di telpon oleh orang tua mereka karena dari tagin mereka tidak sempatembetibkabar pada orang di rumah mereka hanya izin kalau ada urusan di rumah Arga saja
" Udah gue , lo udah belum " Tanya Surya pada Felix
" Sama gue juga udah yok balik, " Jawab Felix
Dan mereka noun kembali memasuki mobil lagi dan setelahnya mereka berdua pulang kerumah masing masing dengan Felix yang mengantar Surya pulang ke rumahnya karena Surya numpang di mobil Felix sedangkan mobil Surya sudah di bawa pulang boleh asistennya Viki .
Setelah mereka berdua pulang dari rumah Arga beberapa menit kemudian Arga bersama Dian dan Ayu pun sampai di rumah mereka memarkirkan mobilnya dan memasukkan ke garasi mobil yang ada di samping g rumah nya itu
Tak lama aega pun bangun dari tidurnya
" Dian sudah sampai rumah kah kita dek " Tanya Arga yang baru saja membuka matanya
" Sudah bang aku kelurahan dulu ya mau bersih bersih juga " Ucap dian yang kekurangan dari dalam mobil
" Iya " Jawab aega singkat
Selanjutnya Arga pun menuju kamar mandi dan membersihkan badannya ya Arga mermerasa sangat lelah dan badannya sakit semua dan ada kebab di mana mana , kemudian setelah selesai Arga mandi dan berganti pakaian dengan pakaian kaos hitam dan celana panjang wana coklat ia pun mengambil minyak urut dan mengolesakannya di kebab lebam yang ada di tubuhnya
Tanpa memikirkan perut yang lapar itu Arga langsung tidur di samping Ayu tidur karena rasa lelahnya sufah tak tertahankan, sementara Arga sudah tertidur pulas di samping Ayu , Ayu oun membuka matanya dan terbangun, ia melihat suaminya itu tertidur di sampingnya sambil memeluk nya
" Hmm mas Arga, tidurlah mas , mas Arga pasti sangat kelelahan, Ayu keluar dulu ya mas " Gumam Ayu sambil bte lapak tangannya menyentuh wajah Arga dan selanjurnyaniaenhecuo kening Arga dan memindahkan tangan Arga yang berada di perutnya itu setelah itu Ayu beranjak dari tempat tidur ia membersihkan diri dikamar mandi lalu mengganti pakaian nya
Kemudian Ayu keluar dan menuju dapur, ternyata di dapur ada dian yang sedang nonton film China sambik makan nasi goreng telur dengan kecap dan kaum krupuk
" Dian kamu masak nasi goreng? " Tanya Ayu pada Dian
" Iya mbak masih ada kok di wahan di dapur masih banyak, mbak Ayu ayo makan sambil nonton film China lagi seru nih mbak " Jawab Dian pada Ayu
Lalu Ayu oun mengambil piring dan nasi goreng yang di masak Dian kemudain keduanya oun makan di meja makan sambil nonton film China yang berjudul The Swords dragon outlether di ponsel Dian .
Sementara mereka berdua makan, Arga tertidur di kamarnya, arva bermimpi ia memimpikan bahwa ia ada di dalam ruang dimensi diman dirinya dengan David berada seperti kaca yang menampilkan dirinya
" Diman sih banyak sekali kacanya " Gumam Arga dalam mimpi tersebut
" Hai sobat lihat gue disini " Suara yang terdengar samar yang memanggil Arga, aega yang mendengar suara itu pun langsung berbalik ke belakang untuk melihat siapa yang berbicara
" Ehh siapa lo hah " Tanya Arga pada pantulan dirinya yang terlihat sangar dan tersenyum
" Akhirnya kita ketemu lagi di gue David , kepribadian ki Arga Sebastian
Dan kaki ini gue bakalan pergi untuk selamanya selamat untuk mu jangan pernah panggil gue lagi dan jangan pernah dalam bahaya lagi Arga " Ucap David yang berada di dalam cermin sedangkan Arga masih diam mematung mencerna ucapan yang ada di dalam cermin ta secara ia melihat dirinya sendiri berbicara dengan dirinya melalui pantulan cermin dengan gaya yang berbeda kaki sesaat Arga tersenyum dan menganggukkan kepalanya , tak lama pantulan cermin bayangan Arga yang sabar oun perlahan lahan memudar dan hilang digantikan dengan pantulan dirinya yang sebenarnya, Arga yang melihat tersebut hanya mampu tersenyum dan menitikkan air matanya melihat kepribadian ganda satu itu melebur bagaikan debu dan asap yang hilang seperti udara di depan matanya.
Laku beberapa menit kemudian Arga terbangun dari mimpinya dan bangun dari tidurnya
" Hahh...hah...hah...hah... " Nafas aega terengah entah dengan penuh yang membasahi wajahnya
" Huff mimpi berasa nyata sekali, apakah perlu di periksa lagi ke psikiater seperti dulu , sama seperi saat pertama kali dia muncul dan sekarang dia menghilang " Gumam Arga , lalu kemudian ia pun beranjak dari tempat tidur dan pergub kekirim tengah mengambil minum di dapur dan mendapati adek nya serta Ayub istrinya yang asik makan dengan menonton film di ponsel
Ayu yang merasa ada yang datang dang berjalan ke arah dapur ia oun melihat siapa yang datang
" Lhoh mas Arga, mas udah bangun " Tanya Atu begitu melihat Arga yang masih minum di dapur, setelah selesai minum barulah Arga menjawab pertanyaan Ayu
" Iya sayang mas udah bangun, kalian ngapain makan belum pada habis udah nonton ponsel aja? " Tanya Arga pada mereka berdua
" Hehehe iya nih bentar lagi lah bang lagi seru juga film nya " Jawab Dian cengengesan lalu memakan lagi makanannya yang belum habis sedangkan Ayu makanannya sudah bagus dan sudah di bersihkan dari tadi dan ja menonton lagi,
Arga yang melihat ada nasi gorwng sudah tersaji di meja dapur sambil di tutupi dengan penutup pring plastik ketika Arga membuka karena penasaran kenapa ada piring yang di tutup di meja dapur itu
" Sayang, Ayu ini nasi ngorang " Tanya Arga pada Ayu
" Iya mas, itu nasi goreng buat mas Arga, kita udah makan
kok " Jawab Ayu
Dengan cepat Arga oun mengambil sendok di rak piring lalu memakan nasi gorang tersebut dengan lahap di meja makan
Dian dan Ayu ya g melihat Arga sangat lahap memakan nasi goreng tetersebut hanya memandang nya dan melanjutkan nonton filmnya sampai makanan dian habis dan filmnya oun selesai dan Arga selesai makan lalu tak lama dian memembereskan piring kotornya setelah selesai ia pun menuju kamarnya dan tidur karena merasa lelah dan sangat mengantuk , sedangkan Arga juga sudah selsai makan dan membereskan piring kotor nya lalu ia dan Ayu juga menuju ke kamar untuk melanjutkan tidurnya walaupun hari sudah menjelang agak sore mereka masih ingin tidur karena kelelahan.