Chief Arga

Chief Arga
17



Tak terasa waktu berlalu begitu cepat Arga dan Felix memutuskan untuk mengakhiri pembicaraan nya dan pulang .


Sesampainya di apartemen Arga pun mengecek rekaman Vidio yang sempat ia rekam saat tadi pergi ke perusahaan cabang enterprise di laptop nya


" Wahh gila bisa bisanya mereka gak peduli sama sekali , udah demo juga masih aja " gumam Arga kesal saat melihat Vidio tersebut


Keesokan harinya saat di kantor Arga memakai pakaian yang biasa di pakai oleh para menejer ,saat masuk kantor ia pun di sambut dengan sapaan dan senyuman semua oran kantor operasional bisnis


" Pagi pak Arga "


" Selamat datang pak Arga"


Ucapan sapaan oleh bos Bayu dan para bawahannya


" Pagi" ucap Arga singkat dan terkesan dingin dan cuek


Lalu mereka pun memulai pekerjaannya


Di tempat lain di kantor presedir sedang mengadakan rapat bersama untuk membahas masalah kantor cabang yang mengalami masalah


" Sebaiknya kita cepat bereskan masalah itu pak " ucap asisten presedir Bu mawar


" Ya kau urus itu awas jangan sampai gagal " balas pak Gunawan


Lima menit kemudian merek kedatangan tamu dari kantor Surya indah yang merupakan investor yang akan menginfestasikan beberapa saham


Mereka pada kantor fisco corp milik nya atau bisa dibilang sebenarnya itu mikik ayah dari istrinya Rina yang di berikan pada Rina lalu di jalankan atau ia ambil alih


" Permisi pak investor dari kantor Surya indah sudah datang sekarang berada di ruang rapat pak " ucap sekertaris Bambang pada pak Gunawan untuk memberikan bahwa investor tersebut sudah datang


" Baik sampaikan pada mereka kota akan segera menemui nya " jawab pak Gunawan


Lalu sekertaris Bambang pun berlalu pergi untuk menyampaikan pesan tersebut


" Mari pak kita kesana " ucap Kevin sambil berdiri lalu membenarkan jas nya dan bejalan untuk membuka pintu kantor tersebut


Setelahnya pak Gunawan , Bu mawar dan Kevin berjalan keluar dan menuju ke ruang rapat untuk menemui investor tersebut


" Maaf apakah anda sudah lama menunggu " ucap pak Gunawan sambil duduk di kursi


" Ahh tidak kami baru saja datang pak"


Ucap pak Viki sebagai sekertaris dari pak Surya


" Langsung saja pak saya ingin menanamkan beberapa saham saya , tapi saya lihat di informasi kantor anda katanya ada masalah di kantor cabang , apakah betul" ucap pak Viki


" Ya itu memang betul tapi kami akan mengatasi masalah tersebut " jawab pak Gunawan


" Bagaimana pak Surya apakah bapak tetap akan menginfestasikan nya "


Tanya Viki sekertaris nya dan orang kepercayaan nya


" Hmm tanyakan tentang masalah akuisisi nya " jawab Surya sang atasannya


" Baik lalu bagaimana kah data akuisisi itu yang sedang bermasalah di sana apakah bisa di selesaikan juga ?" Tanya Viki


" Kami akan segera membereskannya pak , anda tidak perlu khawatir " ucap Kevin segera yang menyadari bahwa mereka ragu untuk menanamkan sahamnya pada mereka


" Kalau begitu kamu membutuhkan bukti , saat semua sudah beres dan terkendali kami akan ke sini lagi untuk membahas tentang ini pak " balas Viki menyampaikan pesan dari atasannya itu


"Baik tidak masalah kami akan mengerjakan sebaik mungkin " ucap Kevin


Lalu rapat pun berakhir dan mereka pergi , di dalam ruangan tersebut Kevin mengusulkan akan menangani masalah ini bersama tim nya dan pergi ke sana dan itu di setujui oleh pak Gunawan.


Sore harinya saat pulang kerja Mega tak sengaja bertemu dengan direktur perusahaan yang tak lain adalah Bu Rina yang sedang duduk di bangku dekat jalan raya depan perusahaannya


" Salam Bu Rina " salam Mega pada Bu Rina tepat di depan nya dan sedikit membungkukkan badannya


" Juga , apakah kamu dari operasi bisnis yang membantu menejer mengungkap kan ketidak adilan karyawan di market place?" Tanya Bu Rina pada Mega


" Benar Bu tapi bagaimana bisa anda mengetahui nya" heran Mega


" Aku mempunyai informasi nya dari bawahanku " balas Bu Rina


Kedua krang tersebut langsung akrab ketika bertemu dan mereka membicarakan banyak hal mulai apa yang terjadi di kantor sampai masalah masalah yang timbul hingga rencana Arga untuk membongkar semua nya


" Lalu maukah kamu membantuku " ucap Bu Rina seusai mendengar cerita dari Mega


" Jika saya bisa maka akan saya lakukan apapun itu"


" Baik jika begitu temui aku besok di rumah dan jangan lupa ajak sekalian pak Arga menejer baru kalian " jelas Bu Rina


" Baik Bu akan saya sampaikan kepada pak Arga"


Setelah itu Mega pun berpamitan untuk pulang karena hari sudah semakin sore dan akan malam sebentar lagi


Di tempat lain Kevin sedang merencanakan sesuatu ia duduk di kursi kerjanya yang berada di apartemen nya


Tetapi Kevin tidak bisa menemukan cara atau rencana untuk besok akhirnya ia hanya bisa berjalan menuju kamarnya dan merebahkan dirinya di ranjangnya lalu menatap langit langit yang ada di dalam kamarnya itu sambil bergumam pelan bahwa ia akan memikirkan nya besok .


keesokan harinya seperti biasa Arga bekerja dengan baik bersama rekan rekannya juga Kevin yang sedang mempersiapkan tim untuk akuisisi dan mengecek masalah di perusahaan cabang enterprise tersebut bersama dengan rekan tim nya yang ada di departemen akuntansi


setelah lama berdiskusi akhirnya Kevin memutuskan bahwa dua hari ke depan ia dan tim nya akan ke perusahaan cabang enterprise untuk melakukan akuisisi di sana


beberapa jam kemudian waktu istirahat kantor pun tiba akhirnya departemen bisnis pun memesan makanan dan mereka akan memakannya di kantor karena pekerjaan mereka yang lumayan banyak hari ini


di tengah tengah mereka makan dan istirahat Mega pun memukai pembicaraan nya tentang kemaren


" emm maaf semua ada yang ingin ku bicarakan " ucap Mega menyela cerita dan obrolan mereka


" ya lanjutkan kami mendengar kan" balas Fero


" jadi kemarin aku bertemu dengan direktur kantor Bu Rina "


" wahh enak dong Meg " ucap Shifa


" ya kami berbicara banyak dan sangat akrab walaupun baru satu hari kita bertemu " jawab Mega


" lanjutkan ceritamu seperti nya ada hal lain" sergah Arga yang merasa tak sabar dan ia merasa ada hal lain yang mengganjal seperti membuah sampah di depannya


" ya Bu direktur menanyakan perkembangan anaknya , Marvel " ucap Mega


Marvel yang merasa diri ya terpanggil dia hanya tersenyum ramah menanggapi itu


" lalu apa lagi " ucap Geri pada Mega


" kita membicarakan banyak hal , aku juga menceritakan apa yang sebenarnya terjadi beberapa hari yang lalu telah kita lewati juga aku sempat menceritakan tentang pak Arga " ucap Mega sambil menundukkan sedikit kepalanya saat ia menyebutkan nama Arga


" aku ... lalu direktur berkata apa lagi ?" tanya arga yang mulai penasaran dengan cerita Mega


" jadi dia memintaku untuk memberitahu kan pada anda bahwa nanti sepulang kerja kita akan bertemu dengannya "


" semua orang kah ?" tanya bos Bayu yang dari tadi menyimak pembicaraan mereka


" tidak hanya aku dan pak Arga saja "


" baiklah , sekarang kita lanjutkan saja istirahat nya sebentar lagi mungkin waktuku istirahat nya akan habis "


sambung Fero lalu ia melanjutkan makannya yang sempat tertunda.