Chief Arga

Chief Arga
19



" hai semua apakah kalian sedang istirahat di sini" sapa Arga pada semua karyawan demo yang sedang duduk dan ada yang makan siang di sana


" Eh iya pak kami sedang istirahat dan makan siang di sini " jawab salah satu karyawan


" Bolehkan saya bergabung? " Tanya Arga


" Boleh boleh silahkan duduk pak , tapi maaf hanya alas seadanya "


" Tidak apa apa " jawab Arga


Setelah Arga duduk di sana satu karyawan yang tidak ikut makan bertanya pada Arga


" Hmm maaf pak kalau boleh tahu apakah bapak ini kesini dengan orang orang dari kantor pusat " tanya satu karyawan yang memakai pakaian demo berwarna kuning karena semua karyawan yang demo memakai pakaian warna merah


" Iya saya kesini bersama mereka " balas Arga


" Kalau begitu kenapa anda ada di sini pak bukannya membantu mereka yang ada di dalam " tanya nya lagi


" Hehe itu saya sekarang sedang istirahat iya , dan mereka yang melanjutkan pekerjaannya nya " balas Arga di sertai dengan kekehan ringan


" Begitukah , kami hanya ingin keadilan saja makanya kami berdemo Disi para petinggi itu tidak mau tahu apa yang kami alami meskipun sudah di katakan dan menyampaikan pada menejer tapi mereka pun tidak akan ada yang mendengarkan keluhan para karyawan seperti kami" jelas temannya karyawan yang tadi bertanya pada Arga


" Benarkah , kalau begitu kalian akan mendapatkan keadilan setelah beberapa masalah datang mungkin sebentar lagi akan ada yang menangkap kalian" ucap Arga pada mereka karena tahu akan ada orang suruhan dari presedir nya karena untuk mengusir para pendemo yang ditakutkan akan merusak rencananya setelah informasi yang di berikan Felix beberapa hari lalu dan dengan spekulasi nya sendiri dengan menggabungkan semua kejadian yang ada dan kejadian yang menimpa dirinya beberapa Minggu lalu


" Benarkah , jika benar kita akan bertarung dengan mereka, tidak akan kita biarkan mereka menginjak nginjak harga diri kita " seloroh karyawan lain yang juga ikut di dalam percakapan tersebut


" Hmm pak kalau boleh bisakah anda meminjamkan baju rompi itu pada saya ,saya sangat penasaran dengan itu sepertinya sangat keren jika di pakai " ucap Arga pada satu karyawan yang memakai baju rompi kuning yang ia yakini dialah ketuanya


" Ehh bapak ada ada saja mana mungkin bagus pak ini pakaian kita untuk demo , tapi kalau anda memaksa baiklah ini pak " ucap ketua tersebut lalu melepas rompinya dan memberikannya pada Arga


Arga pun menerima pakaian tersebut dengan senyuman lalu di pakainya sebelum itu ia melepas Bros mawar hitam nya lalu di kenalannya lagi Bros tersebut di rompi kuning yang telah ia pakai


" Bagaimana apakah bagus ? " Tanya Arga pada mereka


" Wahh keren ya "


" Iya bagus pak itu sangat keren dengan bapak menambahkan Bros bapak ke rompi kuning itu "


" Iya pak tapi apakah tidak masalah bapak memakai pakaian seperti itu "


" Tidak saya sangat menyukainya , saya menjadi seperti pahlawan saja hahaha" balas Arga dan di akhiri dengan tawa ringan Arga agar mereka mengira ia sedang bercanda walau yang ia inginkan adalah merekam nanti saat waktunya tiba dengan pakaian dan Bros tersebut .


Tak selang berapa lama datanglah tiga mobil berwarna hitam dan keluar lah orang orang yang berpakaian hitam sambil membawa pemukul yang akan siap untuk digunakan sebagai alat bertarung dan berkelahi


" Pak di sana ada apa pak seperi orang orang yang akan berkelahi


dengan kita " ucap orang yang melihat orang orang yang keluar dari mobil tersebut dan di sampaikan pada ketua demo itu


" Benarkah kalau begitu mari kita bertarung dan merebut kembali apa yang telah mereka ambil dari kita serta meminta keadilan kita " lalu ia melanjutkan bicaranya


" Baik bapak bapak dan semua karyawan yang ada kita akan bertarung dengan mereka tunjukkan kekuatan kalian semua" teriak sang ketua pada seluruh karyawan dan orang orang yang sedang berdemo


" Baik ..." Jawab mereka semua dengan kompak dan serempak


Sedangkan Arga ia maju ke depan u tuk mengetahui apa motif orang orang tersebut


" Heii kalian , apa mau kalaina hah !! " Teriak Arga pada orang orang itu sedangkan yang lain meni ton sebelum mereka memulai aksi nya karena saat ingin melakukan nya Arga dengan cepat maju ke depan


" Kami ingin mengusir kalian para pendemo apa kau ketuanya " tanya salah satu orang yang memegang pemukul


Arga tersenyum kaku dengan tenang mengatakan bahwa dia lah ketuanya


" Ya akulah ketuanya tak lihat baju yang ku kenakan ini hah dimana mata kalian " ucap Arga enteng


" Bos tuan bilang kita hanya perlu menangkap ketua nya saja" bisiknya pada bos nya itu


" Baik kau ikut kami " ucap orang yang berbicara pada Arga


" Baik sebentar kan ku beritahu pada mereka " ucap Arga lalu Arga pun berjalan mendekati para pendemo tersebut


" Pak apkah mereka akan ..."


" Tenang saja kalian tidak leu takut aku akan ikut mereka kalian cukup menyampaikan pesanku , jika nanti ada seorang wanita yang mencari ku katakan padanya bahwa aku akan menjalan rencana hitam dan dia tidak perlu mencemaskan ku dan suruh ia menunggu kabar dari ku " ucap Arga pada ketua demo yang sebenarnya


" Baik akan kami sampaikan dan ada harus kembali dengan keadaan baik baik saja pak "


" Pasti " setelah itu Arga berjalan pergi dan menghampiri orang orang yang berpakaian hitam itu


" Masuk " perintah nya pada Arga


Dengan tenang Arga menuruti leri Tah orang tersebut dan masuk dalam mobil yang sudah di bukakan pintunya


Setelah Arga masuk kedalam mobil pintu mobil pun di tutup laku mereka semua pun masuk ke dalam mobil kembali dan pergi dari tempat itu .


Tak berapa lama kerjaan Kevin dan lainnya pun selesai , Mega dan yang lainnya pun keluar dari dalam kantor dan ketika akan pulang Mega pun menghubungi Arga tapi hp Arga tidak aktif


setelah di coba beberapa kali tetap saja tidak aktif


" hah ini pak Arga kemana lagi sih , hp GK bisa di hubungi terus gak ada kabar " gumam Mega kesal


lalu Mega pun beralih melihat orang orang yang sedang berdiri di pinggiran dekat lapangan kantor kemudian Mega pun menghampirinya dan bertanya


" maaf apakah bapak bapak melihat laki laki yang keluar dan kesini mungkin ? " tanya Mega


sang ketua yang tahu maksud dari ucapan Arga saat ada seorang yang kesini dan menanyakan dia lalu ia pun menyampaikan pesan nya


" ohh dia , ia kami tadi sempat ngobrol bersama dan dia memberikan pesan pada anda " jelas sang ketua demo


" benarkah lalu apa pesannya " ucap Mega lagi


" dia hanya berkata bahwa anda tidak perlu mencemaskan nya dan tunggu kabar darinya" ungkap nya


" kalau boleh tahu memang ya dia pergi kemana ya pak?" tanya Mega lagi


" eee sebenarnya tadi kita kedatangan orang orang berpakaian hitam yang akan menyerang kita tapi bapak yang anda maksud tadi ia pergi dan dibawa oleh orang orang tersebut sehingga perkelahian tidak terjadi " jelas sang ketua asli dari demo para karyawan tersebut


dan seketika Mega pun menjadi khawatir dan panik tetapi sebisa mungkin ia mencoba untuk tetap tenang


" terimakasih pak saya permisi dulu"


ucap Mega lalu ia pun kembali ke tempat dimana rekan rekan nya dan juga kevin berada


setibanya Mega di samping Kevin Kevin pun bertanya tentang Arga pada Mega


" hei Bu Mega dimana pak Arga sekarang sin tukang onar itu ? saya tidak melihatnya setelah keluar dari dalam kantor " tanya Kevin


lalu Mega pun menjawab pertanyaan Kevin dan menjelaskan semuanya yang ia ketahui dari para orang orang karyawan yang demo tadi , seketika rahang Kevin pun mengeras dan sorot matanya pun berubah menjadi tajam , karena ia tahu pelaku di balik semua ini


" dasar tak tahu diri pembuat masalah " ucap Kevin dalam hati nya


kemudian Kevin pun memerintahkan semuanya untuk kembali ke kantor pusat begitu pun dengan Mega


Kevin akan mengurus sisanya sehingga Mega menjadi sedikit tenang .