
Seminggu sudah Arga libur dari kafe dan lukanya juga sudah sembuh total, hari ini Arga bersama Dian juga Ayu mulai masuk kafe lagi dan kafe bekerja seperti biasa setelahibur cukup lama
Pegawai dan karyawan kafe pun juga bekerja kembali setelah semuanya selesai dan tepat hari ini kafe beroperasi seperti biasa Arga , Dian dan Ayu yang sudah sampai di kafe langsung menuju tempatnya
Arga menuju kantornya dan di sambut oleh Frederik yang meletakkan berkas di meja kerjanya
" Tuan " Panggil Frederik pada Arga
" Ya, Fred hari ini mungkin sedikit sibuk karena rencananya akan di jalankan, apakah sudah ada informasi tentang keberadaanya saat ini? " Tanya Arga pada Fred
" Sudah tuan nanti siang viona dan satu orang akan berada di kafe Mandala dan sisanya ada di jalan semanggi tuan " Jelas Fred
" Baiklah nanti siang kafe akan tutup dan pulang awal kau bersama Viki ke kantor polisi menyerahkan bukti bukti dan mengajukan tuntutan sedangkan sisanya akan ke kafe Mandala setelah kaau beres dengan urusannya segera ke kafe untuk menangkap nya aku dan ke dua teman ku akan ke jalan semanggi , apa kau paham Fred " Jelas Arga padanya
" Paham tuan akan saya lakukan dengan baik dan rapi seperti biasa tuan " Balas Fred
" Hmm baiklah sekarang kembalilah bekerja, dan sampaipada karyawan lain kita pulang awal " Titah Arga lalu di angguki oleh Fred, setelah itu Fred ero pun kekurangan dan memberitahukan ke seluruh karyawan kafe bahwa mereka akan pulang awal dan melanjutkan bekerjanya
Sedangkan aega sedang menghubungi kedua tannya itu untuk nanti siang akan bertemu di kafe Arga dan akan menuju ke jalan semanggi bersama untuk menangkap preman kampung itu
Hari menjelang siang terik sinar matahari semakin panas dan para karyawan di pulangkan okeh Arga tinggallah Frederik, Arga, Ayu, dan Dian di kafe
Arga pun menyuruh Fred berangkat bersama dengan Viki yang kebetulan sudah sampai di depan kafe
" Fred berangkatlah sekarang partner mu sudah tiba di depan kafe " Perintah Arga pada Frederik
" Baik tuan, kalo begitu saya pergi dulu tuan, tuan hati hati " Jawab Frederik kalau ia pun segera pergi menjalankan perintah tuannya itu
" Bang terus kita ikut abang kah " Tanya Dian pada abangnya itu
" Ya kalian ikut saja jika kalian ingin ikut, jika tidak makan kalian bisa pulang dengan mobil abang " Jawab Arga pada Dian
" Hmm gimana mbak Ayu kita pulang apa ikut bang Arga aja " Tanya Dian pada Ayu
" Hmm ikut aja dek " Ucap Ayu
" Kalian ikut "
" Ya " Jawab mereka bedua, baiklah mari berangkat teman abang udah di depan " Ujar Arga, lalu ketiganya kekurangan kafe dan bertemu dengan surya dan Felix di depan kafe bersama mobil mereka tidak hanya ada dua mobil saja karena surya menumpang di mobil Felix
" Udah keluar lo Ga " Tanya Felix pada Arga dan di angguki Arga seraya ia mengunci kafe nya
" Gimana berangkat sekarang, Morgan dan andre oun udah ada di kafe Mandala sekarang ngawasin viona sama laki laki preman satu yang biasanya " Jelas Surya
" Ya, sekarang aja paling gak Viki sama Fred juga udah di kantor polisi nyerahin bukti buktinya " Ucap Arga lalu mereka berlima menaiki mobil mereka
Arga bersama Dian dan atu di mobilnya sedangkan Felix bersama surya di mobil milik Felix
Mereka pun menuju ke jalan semanggi sebelum itu mereka bertiga alis Arga dan kedua temannya mengganti pakaian nya dengan pakaian serba hitam kecuali Arga ia memakai pakain serba merah dengan aksesoris seperti rantai di Jaz merah nya dengan membawa tongkat kayu yang ia bawa dari rumah
Sesampainya di jalan semanggi mereka melihT segerombolan preman yang lagi nongkrong di area jalan tersebut
" Kalian tunggu di mobil aja ya " Tutur Arga pada Dian dan Ayu untuk menunggu di dalam mobil
" Hmm abang hati hati " Ujar Dian
" Mas kamu harus hati hati jangan ada yang luka, awas ada yang luka " Jcao Ayu pada Arga
" Iya abang hati hati kok dek, iya neng mas akan hati hati " Ungkap Arga pada mereka berdua kemudian Arga kekurangan dari mobil di ikuti dengan Felix dan surya
" Woi broo lihat siapa yang dateng tiga orang kaya bro kita palak yuk " Icao salah satu preman tersebut Woky siapa takut yok serbu" Ucao preman satunya lagi
" Hmmm kayaknya iya tapi kan kita banyak udah lah dapat Jackpot banyak kita biar bisa senang " Ungkap teman premannya yang lainnya
" Oky deh langsung aja "
Lalu para preman preman itu menghampiri Felix , Arga dan juga surya
" Wahh wahh wahhh ada sasaran empuk
nih " Ucap ketuanya atau mungkin yang berkuasa setelah ketua mereka yang sedang pergi bersama viona di kafe yang menyusun rencana lain
" Oi kalian serang ambil uangnya " Seru nya langsung saja mereka menyerang Arga dan kedua temannya dan ingin mengambil uang atau barang yang ada tetapi dengan sigap Felix dan surya pun dengan mudahnya membuat para preman itu terkapar oleh ilmu bela diri mereka
" Gimana masih mau majukah " Ucap Arga dan seringaian nya pun muncul membuat kedua temannya itu mundur satu langkah dan menghubungi polisi segera
" Bos dari preman itu pun dengan ragu maju untuk menyerang Arga menggunakan tongkat baseball nya tetapi dengan mudah Arga menghindarinya dan memukul kepala bos preman itu dengan tongkatnya Arga pun memukul kakinya is preman itu dan ia memukul lagi dan lagi seperti permainan pukul di sarung tinju menggunakan tongkat kayunya hingga terkapar, tak selang berapa lama mobil polisi pun tiba dan menuju ke Arga serta Felix dan surya
" Dengan bapak surya, apakah ada da yang menghubungi kami " Tanya polisi tersebut
" Benar pak polisi kami yang menghubingi anda karena ada segerombolan preman yang menyerang kami tetapi kami berhasil melumpuhkannya " Jelas Felix dan Arga hanya diam menyimak pembicaraan mereka
" Baik kalau begitu, kalian cepat bawa preman preman ini "
Ucap sang komandan polisi kepada anak buah mereka
" Baik komandan " Jawab mereka lalu anak buah mereka pun meringkus semua preman yang terkapar dan tak bisa bangun tersebut kemudian di borgol nya dan di masukkan kedalam mobil polisi
" Terimaksih pak, anda bertiga ikutlah kami ke kantkr polisi untuk di mintai keterangan "
" Baik Pak " Jawab mereka bertiga bersamaan lalu polisi itu pun pergi dengan kedua mobilnya yang stu mobil untuk polisi dan stu lagi untuk para preman tersebut
" Hah Ga akhirnya misi lo kelar juga " Sanggah Felix
" Iya Ga seminggu kita cari bukti akhirnya kelar juga tinggal nunggu hasilnya " Sambung Surya
" Iye, dan terus gimana kabar anak buah Lix dan Viki juga Fred mereka pasti di kafe sama polisi sekarang nangkep viona sama preman satu itu " Ucap Arga kembali mengingat kan mereka
" Kita hubungi aja sambil jalan " Saran Surya lalu ketiganya ke mobil kembali dan menuju kantor polisi
Di tempat lain polisi bersama Fred dan Viki masuk ke kafe dan mulai menangkap viona dan satu preman lagi
" Anda di tahan atas tuduhan leneroran dan penyerangan " Ucap polisi tersebut pada viona dan lengkap viona yang masih terkejut dan hanya pasrah di tangkap
" Anda saya tangkap karena membantu saudara viona " Ucap polisi satunya lagi pada preman itu dan preman tersebut hanya pasaran sambil menatap tajam dengan perasaan yang marah dan kesal
Lalu mereka pun keluar dan mulai menuju ke kantor polisi Viki dan Fred lalu Morgan dan Andre mereka pun juga mrnuju kantor polisi
Sesampainya di kantor polisi ketua preman tersebut dikejutkan oleh anak buahnya yang sudah di ada di dalam sana dan di masukkan ke sel penjara dan ketua preman itu pun juga langsung di masukkan penjara, begitu pula dengan viona ia juga di masukkan kedalam sel. Sedangkan Felix dan surya sibuk berbicara pada bawahan mereka
Lalu Arga, Dian dan Ayu duduk di kurusin depan meja polisi untuk keterangan
" Jadi bagaimana cerita ya pak " Tanya polisi tersebut pada Arga
" Jadi begini empat bulan lalu ia sudah di penjara tetapi ia sudah bebas , saat bebas ia mencoba untuk balas dendam pada saya, pertama meneror saya dan adik saya, lalu mereka mengancam adik saya dan meneror teman saya, satu minggu sebelumnya saya sempat di tikam di kafe bersama kekasih saya dan adik saya di sana, anda bisa membaca berkas berkas di di berikan asisten saya pada anda dan anda bisa melihat vidio vidio, selama rencana dan aksi mereka di dalam file yang sudah di berikan oleh asisten saya pada anda " Jelas Arga pada polisi di depannya tersebut
" Baik saya mengerti, kalau begitu kalian boleh pergi biar kami yang urus masalah ini selanjutnya " Ucapnya lalu Arga, Ayu dan Dian pun mulai beranjak dan pergi keluar dan begitupun dengan kedua temannya dan anak buah mereka serta asisten nya
Mereka semua pun sudah kemaki dan dari kantor polisi dan pulang ke rumah lalu urusan itu polisi sudah mengurusnya, dengan begitu Arga sudah lega bahwa masalahnya sudah selesai.