
Kemudian Arga langsung berjalan masuk ke dalam ruang kerjanya
" Hah selamat datang kembali kantor ku" ucap Arga begitu masuk ke dalam kantor nya
" Waah pak Arga sudah kembali " ucap bos Bayu saat mendengar suara Arga
" Selamat pak anda sudah kembali" sambut mereka semua
" Hahaha iy pak , dan kalian semua saya kembali lagi ke sini "
Jawab Arga diselingi dengan tawanya
" Apakah sudah ada kemajuan ?" tanya Arga pada mereka semua
" Belum pak kamu belum menemukan
apapun "
" Berikan padaku " perintah Arga
Lalu kemudian buku kantor tersebut di berikan pada Arga
" Hmm memang tidak ada apa apa di buku ini , hanya tulisan semua masalah datang dari dalam kantor yang digaris bawahi di halaman empat puluh tujuh "
Gumam Arga yang melihat buku tersebut dan menolak balikkan halaman buku itu
" Apa di sini ada buku kantor juga yang sama seperti ini? " tanya Arga kemudian
" Ee sepertinya ada pak , semua tolong cari buku kantor itu " jawab bos Bayu serta peri tah bos Bayu pada para staf nya untuk mencari buku kantor tersebut di dalam ruangan kantor ini
" Meg Lo cari sebelah sana , biar gue cari disini " ucap Shifa pada Mega
" Oky , gue ke sana , dan kalo Lo Nemu sesuatu tolong kasih tahu gue " jawab Mega pada Shifa
" Fero Lo cari gih di sebelah sana tuh yang dekat sama kertas kertas Tahu aja nanti nemu tuh buku"
" Siap dan cari aja tuh di sana yang banyak buku nya "
Semuanya pun mencari buku kantor tersebut , bos Bayu dan yang lainnya sibuk mencari satu buah buku dan Arga hanya diam di tempat nya sambil melihat apakah ada yang masih terlewatkan
Lalu Arga pun berjalan menuju meja tempat istirahat makan siang di dalam kantor saat pekerjaan menumpuk
Dan di atas meja itulah buku tersebut di temukan
" Semuanya berhenti mencari aku sudah menemukan bukunya datanglah kemari dan lihatlah" ucap Arga setengah berteriak agar semua orang dapat mendengarnya
Setelah mendengar teriakan dari Arga semuanya pun bergegas menuju tempat dimana Arga menemukan buku tersebut
" Mana pak bukunya " ucap Fero dan Geri bersamaan
" Hei hei kalian berdua tenanglah ini bukunya aku pegang"
Jawab Arga setengah terkekeh melihat tingkah Fero dan Geri yang nampak sangat senang namun lucu karena perkataan mereka yang kompak dan bersamaan
" Mega tolong periksa buku ini apakah ada yang janggal dengan buku ini " perintah Arga pada Mega lalu memberikan buku tersebut pada Mega
" Baik pak " jawab Mega kemudian mengambil buku tersebut dan melihatnya dengan seksama
" Seperti nya tidak ada apapun di buku ini , ehh tunggu ini apaan ya " gumam Mega setelah melihat lihat buku itu dan membolak balikkan buku tersebut lalu akhirnya ia menemukan sebuah chip atau memori card dalam buku tersebut ya g tersembunyi di dalam sampul buku itu
" Fa Lo punya penggaris kecil gak gue pinjam bentar dong " tanya Mega pada Shifa
" Bentar gue ambil dulu di meja " setelah itu Shifa pergi ke mejanya untuk mengambil penggaris kecil tersebut "
" Nih penggaris nya , emang buat apaan sih Meg "
" Iya buat apaan coba penggaris nya"
Tanya Shifa dan Geri pada Mega , sedangkan Arga , Fero , dan bos Bayu hanya memperhatikan mereka saja
Dan akhirnya Mega pun berhasil mengeluarkannya
" Ahhh dapat , pak saya menemukan nya " ucap Mega lalu memberikan chip tersebut pada Arga
" Wahh hebat juga kamu ya ," ucap Arga memuji Mega lalu menerima chip itu
" Mari kita lihat isi dari memori kecil ini" ucap Arga kemudian berjalan menuju mejanya dan menyalakan komputernya itu di ikuti oleh semuanya
Setelah itu Arga memasukkan chip tersebut kedalam alat untuk melihat isi dari memori tersebut kemudian di sambungkan ke komputer yang ada di depannya
" Apa pak isinya " tanya bos Bayu pada Arga
" Hmm isinya tentang masalah hasil dari rapat dewan dan penyidik tahun lalu , lalu di sini juga ada bahwa sebagian besar uang tersebut di kirim di bank besar yang berada di luar negeri namanya bank Mexico city di kota Mexico " jelas Arga pada semuanya
" Apaaa!!!" Teriak mereka semua bersamaan dengan terkejut karena mendengar penjelasan dari Arga
" Ee pak Arga apa mungkin pak Andika tahu masalah ini jadi ..." Perkataan bis bayu terpotong dengan jawaban Arga
" Bisa jadi bos pak Andika mengetahui rahasia ini lalu ketahuan dan mereka merencanakan semuanya , juga kalian tahu sendiri apa yang terjadi selanjutnya " ucap Arga pada semuanya
" Kalau begitu sebaliknya kita jangan berurusan lagi pak saya takut kejadian itu terulang lagi pak Arga " ucap bos Bayu memperingati Arga agar tak ikut campur tentang masalah tersebut
" Hmm tenang bos saya tidak mudah untuk di kalahkan , dan saya ingin mengatakan bahwa saat masalah ini semua selesai saya akan keluar " ucap Arga pada mereka semua
Dan semuanya pun hanya menunduk tanpa bisa menjawab dengan semua yang di katakan oleh Arga
" Ahh sudah sudah jangan bahas ini lagi , sebentar lagi kita akan kedatangan masalah baru dari perusahaan cabang apa kalian semua siap menjalan misi ini jika kalian tidak ingin aku tidak akan melarang kalian " jelas Arga memberitahu kan pada semuanya tentang masalah dari perusahaan cabang tersebut yang sebentar lagi akan datang
" Kami siap pak , anda tidak perlu khawatir kami juga akan melaksanakan tugas kami demi keadilan bersama " ucap bos Bayu
" Benar pak saya akan membantu
sebisa saya "
" Saya juga "
" Saya juga pak "
" Iya pak kami semua akan menjalankan tugas kami dan melaksanakan misi ini dengan semua kemampuan kami "
Jawab mereka semua dan di jawab dengan senyuman manis oleh Arga ,
Tak berapa lama jam pulang kerja pun datang lalu merekapun kembali ke tempat masing masing dan merapikan tempat meja kerja nya lalu bersama sama keluar dari ruangan kerja menuju parkiran karena memang sudah waktunya untuk pulang
Begitu pun dengan Arga yang pulang dari kantor , di dalam perjalan pulang Arga mendapat pesan dari karyawan wanita yang di temui nya tadi
Di dalam pesan tersebut ia berkata bahwa ia bertemu dengan laki laki tua yang ingin memaksanya untuk membatalkan tuntutannya dan menerima uang kompensasi yang cukup banyak tapi karena mereka anak muda , ia dengan tegas menolak apa yang di katakan laki laki tersebut
Kemudian Arga memberhentikan mobilnya karena sudah sampai di apartemen miliknya ,lalu Arga pun masuk kedalam apartemen setelah memarkirkan mobilnya di bagasi
Sesaat kemudian setelah Arga membersihkan dirinya dan mandi lalu berganti pakaian santai saat di dalam apartemen ia menuju ke balkon lalu melakukan panggilan kepada karyawan remaja tersebut
" Halo paman ada apa " ucap remaja itu di panggilan telepon
" Tidak ada aku akan mengirimkan foto apakah orang ini yang kau maksud " ucap Arga menjawab nya di telepon itu
Sesaat Arga mengirimkan gambar yang berisi foto pak Rudi
" Bagaimana apakah benar itu orangnya yang memaksamu untuk membatalkan perjanjian kita " tanya Arga setelah mengirim gambar foto tersebut
" Benar paman dia orang nya aku bertemu setelah paman pergi dari kafe"
" Baiklah kalo begitu sebarkan ke group yang kau buat dan internet agar mereka tahu dan buatlah peringatan jangan ada yang mempercayai apa yang di katakan oleh orang tersebut "
" Baik paman akan ku lakukan sekarang "
Setelah itu panggilan pun berakhir dan Arga dengan tenang menjatuhkan dirinya di kursi balkon sambil melihat pemandangan yang ada di depannya tersebut .