
Setelahnya Ayu mencoba berbicara pada David
" Ohh kamu David jadi mas Arga tidur kah mas David ? " Tanya Ayu kembali
" Hmm ya " Jawabnya singkat lalu Ayu pun he dak pergi dan kembali ke tempatnya dang ingin duduk di sofa tetapi belum sempat ia melangkah ia sudah di tarik dan sekarang ia berada di pangkuan Arga atau David sekarang
" Kenapa? " Tanya Ayu lagi
" Gak, di sini aja " Ucapnya yang masih dengan nada dingin dan suara nya yang berat . Lalu Arga tau David menutup laptopnya dan ia mengambil satu barang kayu manis yang sudah ada di lagu mejanya ia menghisap nya dan memejamkan matanya, dengan satu tangan merangkul Ayu dan tangan satunya ia gunakan untuk memasang satu barang kayu manis yang di hidupnya
Lalu Ayu yang merasa Aneh ia berada di pangkuan Arga atu David pun ia mencoba untuk melepaskan diri dan pergi dari sana lalu menuju dapur kembali
" Mau kemana kamu sudah diam saja di sini " Ucap David yang mengerat kan pelukannya di perut Ayu yang masih di pangkuan nya yang hendak beranjak pergi
" Mau pergi mas kembali ke dapur " Ucapnya
" Gak, " Jawab Arga atu David
" Mas David lepasin aku mau ke dapur mas " Ucap Ayu yang mulai risih
" Enggak Ayu sayang kamu gak boleh pergi dari sini, "
" Kenapa? " Tanya Ayu sedikit gemetar karena David sangat dingin dan seperti nya tak suka di Yolah dan ia pemaksa
" Karena saya ingin kamu di sini Ayu sayang " Ucap nya lagi
" Hah, yang benar Sa.. " Ucapan Ayu terhenti karena dengan cepat David membungkam bibir Ayu dengan bibirnya ia mencium bibir Ayu
Seketika Ayu pun mematung karena Arga belum pernah menkum bibirnya dan orang yang ada di hadapannya sekarang yang bukan Arga tapi David sudah mencium bibirnya.
" Kenapa hemm" Ucao David dengan suara berat namun **** di dekat leher Ayu dan Ayu bisa merasakan napas aega atau David
" Dasar kamu mas David udah cium bibir aku, ciuman pertama aku.... ,mas Arga aja gk pernah cium bibir aku tapin kamu.... " Ucap Ayu kesal sengeh berteriak sambil memujuk dada bilang Arga
" Hahah sama saja sayang nanti kalo aega kembali dia juga akan cium kamu hanya tunggu waktunya saja " Ucapnya dengan nada yang hampir sama dengan Arga
Dan David sedikit sedikit mengubah sifatnya yang dingin itu menjadi lebih hangat tetapi tak sehangat Arga
" Awas kamu ya... " Ucap kesal Ayu ia masih tak percaya bahwa ciuman pertamanya sudah di berikan pada suaminya walupun sekarang yang ada adalah kepribadian lain dari suaminya itu
Tak lama kantor Arga di ketuk dan ia mempersilahkan nya masuk
" Tok.. . Tok.. . Tok.. . Tok.. " Bunyi suara pintu yang di ketuk
" Masuk " Ucap Arga atu David dari dalam
" Hei broo, " Sama Felix pada Arga
" Ga ko ngapin panggil kita pagi pagi sihh " Tanya surya mereka berdua masuk ke dalam ruangan kantir Arga dan langsung duduk di sofa ruangan Arga
" Lama tak jumpa kawan " Ucap David dingin disertai senyuman nya dan tatapannya yang tajam
Fix dan surya mengamati Arga sebentar dan mereka terkejut dengan kepribadian Arga yang muncul, terakhir muncul adalah diman saat Dian akan di culik sudah lama sekali dan pergi begitu misi selsai dan sekarang itu muncul kembali
" Lo bukan Arga " Ucap Felix dan surya bersamaan
" Ya gue David, Arga sedang tidur " Ucapnya ia masih memangku Ayu, Ayu yang merasa tak enak ingin pergi namun tak bisa karena pelukan Arga yang sangat erat padanya
" Ohh ya.. Mau bahas apa ko ke kita " Ucal surya dingin dan serius begitu pula dengan Felix yang juga menatapnya tajam
" Beberapa hari, tidak bisa jadi nanti bisa jadi besok ada perusuh kalian pasti tahu harus apa kan, toh Arga sudah kirim semua potret dan rekaman CCTV di sekitar rumahnya dan kafe ke kalian kan " Ucapnya ia hanya mengatakan segalanya garis besarnya pada Felix dan surya tidak dengan detailnya
" Asal lo tahu ya David kita bukan bantu lo tapi Arga " Ucap Felix pada David
" Gue tahu jadi kalian tenang saja masalh Damian si tukang rusuh akan klar saat dara kalian serahkan ke polisi mungkin mereka sedang beraksi sekarang " Ucapnya membuat Ayu takut jika sudah menyangkut masalh Damian
" Hehh lo gak takut apa bahas beginian dengan kita ada Ayu istri lo hah " Ucap Felix sedangkan surya ia hanya diam saja
" Ohh biar nanti si Arga yang jelasin " Ucapnya kemabli
" Ya sudah jika tak ada masalah lagi kita pergi, ayok Surya kita pergi aja " Ucap Felix pada surya
Lalu keduanya pun keluar dari kantor Arga dan pergi sedangkan Arga atau David ia hanya membiarkannya saja ia kembali menikmati barang kayu manisnya
Sampai siang Ayu di pangkuan Arga atau David dengan berdiam diri menyenderkan di dada bidang suaminya itu dengan David yang masih menatapnya dengan senyum manisnya dan matanya yang tajam
Lalu ia mendengar perut Ayu yang berbunyi, karena lapar
" Kamu lapar Ayu sayang ?" Tanya David pada Ayu
" Iya aku laper mas pengen makan " Jawabnya
" Mau makan apa biar nanti para chef yang membuatkan makanan kita " Balas David dengan skedarnya saja
" Mie Ayam pakek telur ada sayurnya kuahnya yang banyak, sama minumnya es jeruk peras dan kue bolu yang rasa taro di dalamnya ada selesai blueberry mas David " Ucap Ayu dengan senang
" Baiklah " Ucapnya lalu membuka ponselnya dan mengetikkan pesan pada Dian
Arga : " Dian sayang bilangin ke chef Andara ya abang mau mau mie ayam pakek telur ada sayurnya dan kuahnya yang banyak, minumnya es jurus peras dan kue bolu taro isi blueberry , dua porsi sama mbk Ayu " Isin pesan tersebut
Dian : " Oky bang " Jawab Dian melalui pesan singkat tersebut karena sekarang sudah jam istirahat kafe
Di dapur Dian mengatakan pada chef Andara mengenai menu makan siang abangnya dan Ayu
Lama menunggu makan siangAyu pun tertidur diboangkuan David karena David tak membiarkan Ayu bergerak atau pergi beranjak dari pangkuannya jika Ayu beranjak sedikit saja David akan menciumnya lagi itulah ancam David pada Ayu makan dengan kesal Atu hanya bisa menuruti David saja yang mungkin tingkat bucinnta yang melebihi Arga atau memang sama seperti Arga
Ayu yang memperhatikan Arga dan David ia melihat mereka itu sama hanya saja kepribadiannya yang beda bila Arga bisa menjadi pribadi yang kejam tapi masih ada rasa kasihan dan tak tega sedangkan David ia tak kenal ampun hanya itu saja jika Arga tidak akan memaksa makan David adalah memaksa, jika Arga jika di tolak tak mempermasalahkannya makan David tidak trima penolakan, jika Tia lembut makan David kasar itulah pemikiran Ayu mengenai dua kepribadian Arga itu.
Tak lama makan pun datang chef Andara mengetik pintu ruangan Arga laku aega atau David mempersilahkannya masuk, setelah itu chef Andara meletakkan nampan berisi dua makan siang pesanan bisnya biru di meja kerja Arga laku baik meninggalkan Arga dan Ayu, lalu chef Andara pun pergi ke dapur lagi
Cup... .
David mencium puncak kepala Atu dan membangunkannya
" Ayu sayang bangun makan " Ucapnya sambil mengelus pipi Ayu
Ayu yang merasa terganggu tidurnya ia mulai membuka matanya dan bangun menatap Arga atau David
" Ya kenapa mas " Tanya Ayu
" Makan " Ucapnya lalu Ayu beranjak dari n pangkuannya Arga mengambil mangkuk makan siangnya dan minumannya juga kue nya ia meletakkan nya di meja depan sofa di ruangan kerja Arga ia memakan makanannya dengan lahap begitupula dengan David ia juga memakan makanannya hingga habis
Mereka berdua sudah selesai makan dan piring kotor nya Ayu membawanya ke dapur
Setelah itu ia kembali lagi ke ruang kerja Arga karena jika tidak David mengancam pantai akan menyeretnya kembali jika ia tidak menuruti perintah nya
" Dian mabk kembli ke kantor Abang kamu ya, mabk takut macan garong nya abang alami kelurahan nanti mbak bisa di seret sama dia " Ucapnya setelah mengembalikan piring kotor makan siangnya bersama Arga tadi
Dan ia bertemu Dian nampaknya Dian ingin Ayu di sini tapi Ayu tidak bisa terlihat sekali di wajah Dian yang sedih
" Macan garong mabk, emang bang Arga semarang lagi marah ya" Tanya Dian tak mengerti
" Hah kamu tahubkeoribadian ganda gak atau alter ego " Tanya Ayu pada Dian
" Tahu setahun ku bang Arga gak punya alter ego tapi kalo pribadi lain atau lepribaduan ganda bang Arga punya itu muncul saat dulu aku pernah mau di culik tapi gagal dan keoribadiannya hilang saat udah selesai aku tahu dari cerita bang Felix sama bang surya sih mabk " Jelas Dian pada Ayu
" Nah gitu dia kan garong nya mas Arga, kepribadian nya yang lain namanya David, dia sama kayak mas Arga tapi bedanya sifat nya kebalikan nya dari sifat mas Arga kepribadian nya berbanding terbalik dari mas Arga aja, ya sudah mabk pergi dulu, keburu ngamuk nanti macan garong nya " Jelas Atu lalu setelah itu Ayu cepat cepat pergi menujubtuangan kantor Arga, djan yang masih diam karena mendengar penjelasan Ayu hanya biasa mengangkat kedua bahunya saja
" Jelas aja beda namanya ada kepribadian ganda pasti ada dua kepribadian yang bertolak belakang kan " Batin Dian dia sudah tak separuh dan tak setakjt tadi pagi bkar ea ia sudah tahu melalui penjelasan Atu tadi
Dari dalam kantor David sjdah menunggu Ayu yang belum ke blitzmegaplex dengan perasaan kesal setelah mendengar suara pintu di buka dan menapakkan Ayu yang berjalan ke arahnya yang sedang duduk di sofa
" Maaf mas David aku lama tadi sempet ngobrol bentar sama Dian " Jelas Ayu
" Ya " Ucap nya singkat laku Ayu duduk di samping Arga dan menyenderkan kebanyakan di bagi Arga
Ayu bermain game di ponselnya sedangkan Arga menonton TV di ruang kantornya
Sampai sore hari dan jam pulang kerja oun tiba para karyawan sudah pulang dan kargawan lain yang bekerja di shif malam sudah datang, Arga, Dian dan Ayu pun juga pulang ke rumah karena sudah sore
Sampainya di rumah Arga dan kedua permpuan itu pun membersihkan dirinya dub kamar mandi dan mengganti pakai nnya Arga mengganti dengan lain masuak kemeja hitam dan celana panjang sedangkan Dian ia hanya mengenakan piyama tidurnya
Lalu Ayu biasanya juga memakai piyama nya
Mereka pun akhirnya makan malam dengan memesan makanan karena sudah Soren dan menjelang makan tak sempat memasak
Setelah selesai makan karena hari sudah malam kurang lebih pukul tujuh malam mereka pun menuju kamarnya masing-masing, Dian yang asik menonton drma Korea sampai malam atau menunggu jam tidurnya, sedangkan Arga dan Ayu ia dub kamar hanya menonton acara TV yang menayangkan drakor di net TV atau acara yang ada di net TV
Karena yang ada sekarang adalah David makan ia tidak banyak berbicara dan hanya menonton saja sampai mengantuk dan Ayu yang tak tahu harus bicara apa pada David ia hanya menyenderkan kepalanya di dada bidang suaminya itu sangat sedang memeluknya sambil duduk di kepala ranjang sampai akhir jam tidur pun tiba dan mereka tertidur Dian yang masih belum mengantuk melanjutkan nontonnya
Dan Arga ya g melibat Ayu yang sudah tidur membenarkan posisinya ia membaringkan Ayu agar nyaman dan lehernya tak pegal dengan menata bantal yang pas untuk Ayu tak terlalu rendah dan tak terlalu tinggi, kemudian ia menyelimuti Ayu yang sedang tertidur , lalu ia pun membaringkan dirinya dan masuk ke selimut seperti Ayu dab memeluk tubuh ramping Ayu
Arga atau David pun menyusul Ayu tertidur sambil memeluk Ayu hingga menjelang pagi dan Dian sesudah mengantuk karena nonton drama akhirnya ia pun juga tertidur sampai pagi menjelang.