
Ke esok anda harinya seperti yang sudah di bicarakan Arga kemarin malam hari ini Damian bersama asistennya pergi ke kafe milik Arga, disana sudah ada Arga dan Ayu juga Dian sedangkan Leo ia pergi bekerja di rumah sakit seperti biasa
Tok.... Tok... Tok...
Suara pintu diketuk dari luar ruangan Arga oleh Frederik
" Iya masuk " Ucap Arga dari dalam ia sedang duduk di sofa ruangannya sedangkan dian ia sedang bermanja dengan sang suami, dian ia duduk di kursi kantor nya di ruangan tersebut
" Maaf tuan ada Damian dan asistensi bawah, " Ucap Fred memberitahukan pada Arga
" Iya antarkan dia masuk Fred " Jawab Arga pada Frederik
" Baik tuan " Jawabnya lalu ia melangkahkan kakinya keluar dan menghampiri Damian juga asistennya itu dan mengantarkan mereka menuju ruangan kantor Arga
Setelah Damian dan asistennya itu masuk Frederik pun meninggalkan mereka lalu kembali bekerja bersama karyawan yang lain, walau ia hanya mengawasi dan sesekali ia turut membantu yang lain
" Jadi bagaimana apakah kau sudah ada surat izinnya " Tanya Arga saat sudah mempersilahkan Damian dan sang asisten itu duduk dan di sugigi minuman dingin berupa lemon tea dengan daun mint
" Sudah tuan dan ini surat surat nya, " Jawab nya laluemberikan surat yang di berikan oleh asistennya itu ke pada Arga
Kemudian Arga pun mulai mengambil dan membuka surat atau file tersebut dan membacanya dengan seksama tanpa ada yang tertinggal sedikit pun
" Jadi kalian ingin menyewa tempat ini I tuk acara perusahaan kalain yang beberapa hati lagi akan ada acara ulang tahun perusahaan kalian, " Ujar Arga setelah membaca dan meneliti semua yang ada lalu meletakkan kertas tersebut di atas meja sofa itu
" Iya tuan, tuan saya ingin menyewa kafe anda untuk acara tersebut, tapi.... Jika tidak bisa kami tidak akan memaksa " Ucap asisten Damian itu
" Benar tuan Arga jika anda keberatan makan kami tidak akan memaksa Anda, kami akan mencari kafe lain tuan " Sambung Damian dengan segera sebelum Arga sempat mengucapkan kata katanya
" Ya saya mengerti, baiklah kalian boleh menyewa kafe ku, asal bayarannya cukup aku tak keberatan " Ujar Arga setengah kesal karena ia ingin berbicara tadi tapi sempat terhenti karena ucapan Damian
" Benarkah, kalau begitu berapa uang sewa yang harus kami bayar tuan " Ucap Damian antusias setelah mendengar ucapan Arga barusan
" Berapa dek, berapa neng kalian ingin berapa? " Tanya Arga pada istrinya dan juga adiknya itu
" Terserah abang lah kan adek cuman menyediakan pelayanan dan makannya saja " Serah Dian ia nampak cuek tetapi tak masalah dengan keputusan sang kakak
" Itu terserah mas Arga sih, tapi Ayu pengen boneka sapi dari Damian yang ukurannya se dengan sama coklat dari mas Arga boleh " Ucap Ayu lirih karena keinginan anehnya itu
" Hahahah Ayu sayang tentu boleh lah masak gak boleh sih " Ucap Arga di setiap dengan tawa nya saat mendengar permintaan istrinya itu ia sangat sangaat gemas dengan nya
" Ya kalau 5 jt kamu sanggup Mian " ucap Arga kembali serius dengan mengucapkan nama Damian hanya dengan " Mian "
" Hah ,, ahh iya iya sanggup " Jawabnya sedikit cengoh dengan panggilan Arga padanya, pasalnya tak ada yang memanggilnya seperti itu kecuali sang mama yang sudah tiada sekarang
" Baiklah bayarkan sehari sebelum acara, dan bawakan boneka sapi ukuran sedang untuk teman mu yang menjadi istri ku ia meminta itu padamu, " Jelas argaenjelaskan transaksi bisnisnya pada Damian
" Baiklah biarkan asisten saya yang mencarikan boneka nya nanti "
" Tidakkkk" Ucap Ayu spontan
" Kenapa neng " Tanya Arga yang tidak tahu kenapa istrinya berteriak setelah ucapan Damian m
" Aku maunya Damian yang beliin bukan asistennya yang jelek, gak mau, Ayu gak mau pokoknya bonekanya harus ada nanti malam gak mau tahu " Ucap Ayu sedikit jutek dan kesal setengah berteriak
" Waduh, Yu bilang napa kalo lo mau gue beliin nya sekarang , oke deh meluncur " Jawab Damian yang langsung berdiri dan keluar dari ruangan Arga tanpa pamit
" Ma maaf tuan, tuan Damian mungkin takut dengan istri anda hingga dia langsung melaksanakan tugasnya " Ucap sanga asisten yang duduk dengan gelisah
" It's oky gak masalh juga, emang istri saya lagi hamil jadi mood nya berubah ubah dan kemauannya harus segera di turuti kalo tidak dia akan nangis " Jelas Arga
" Iya, tidak tuan , maaf sekali lagi, kalau begitu saya... "
" Kamu diam " Serah Ayu memotong ucapan asisten Damian
" Hahaha turuti aja kamu duduk saja di sini, sambil menunggu bosmu kembali dengan boneka sapi nya, itu di minum " Ucap Arga santai
" Mas, mas Arga " Panggil Ayu yang lagi asik memainkan jari jari suaminya itu
" Iya kenapa dek Ayu nya mas yang cantik mau apa " Tanya Arga pada Ayu sedangkan di sebarang sana Damian tengah mencari barang yang minta oleh Ayu, juga asistennya yang tengah tertunduk sambil meminum minumannya dan tengah melihat pasangan yang ada di depannya membuat jiwa jomblo nya meronta ingin segera memiliki pujaan hati saat itu juga
" Ayu mau ajak Dian masak Kookies di dapur boleh gak " Ucap Ayu pada suaminya itu
" Boleh kenapa enggak, yasudah Dian dek kanu temenin Ayu masak di dapur ya, di sini kamu tidur mulu dari tadi " Ucap Arga pada Dian
" Siap laksanakan paduka , hahaha ayo mabk kita masak bosen juga lama lama di sini " Ajak Dian laku menggeret Ayu dengan pelan ke luar laku menuju dapur u tuk kegiatan masak memasak ala wanita..
Dan di ruangan tersebut hening seketika ketika hanya ada sang asisten dan juga Arga di sana
Lalu Arga pun pergi ke dekat jendela karena ada panggilan masuk dari ponselnya
" Sans bro gue butuh bantuan lo nih, bisa gak " Tanya surya di sebrang sana
" Bantuan apaan , kalo gue bisa kenapa enggak sih cerita aja lo pasti ada masalh kan di kantor lo " Ucap srga dengan percaya diri nya
" Wiihh tahu aja lo, Ga iya nih perusahaan gue ada yang gak beres, uang perusahaan ilang entah kemana, udah gue selidikin sih tapi gak ketemu, terus asisten gue sekarang ilang saat gue suruh memeriksa bagian departemen Keuangan yang eaktubitu mmk agi bertemu dengan seseorang dan dia kayaknya ketahuan laku dibawa tuh sama tuh orang gue gak tahu mau apalagi, gue juga udah cari informasi tapi nyatanya gak nemu sama sekali, Felix jiga lagi cari tapi gagal terus " Jelas surya di sambungan telfon tersebut
" Ketemuan aja kita biar bisa diskusi gimana kalo telfonan kan gak mungkin bisa bisa selesai besok lo cerita nya " Ujar Arga di sertai kekehan nya
" Oky sekarang dimana lo biar gur sama Felix kesana "
" Sekarang, oky lah gue di kafe, jangan lupa bawa laptop lo nanti gue tembusin ke amannya biar gampang "
Lalu sambungan telfon pun terputus dan Arga kemabli duduk di sofa nya
" Bos lu lama juga ya nyari dimana sih dari tadi " Tanya Arga tiba tiba
" Ahh mungkin sekarang lagi cari di toko boneka " Jawab aldo kikuk
" Santai aja napa elah gue kagak makan you, gue cuman nanyak, ohh ya sudah, ehh btw lo kan masih di sini nunggu bos lo kan, " Ucap Arga
" Iya kenapa tuan "
" Oky setidaknya lo bisa bantuin gue nanti, " Ucap Arga lalu ia beralih menuju meja kantornya dan membuka laci dibawah meja yang ia Tuan akan untuk menarug laptopnya di sana walau di rumah ada tapi di kantor Arga juga menyimpan laptopnya karena ia mempunyai dua laptop jadi yang satu ia menyimpannya di kantor
Tak lama suara pintu pun di ketuk dari luar
Tok.... Tok... Tok...
" Tuan maaf ada... "
" Biarkan mereka masuk Fred, iya nanti kalo Dian sama Ayu datang mau ke sini suruh aja Dian pulang sama Ayu saya akan menyusul mereka nanti dan salahkan pada Dian saya sedang mengerjakan misi kuning " Ucap Arga menjelaskan pada Frederik
" Bro gimana gue hampir nyerah ini untung masih ada lo gue lupa ngabarin lo kemarin, karena banyak banget kerjaan gue " Ucap Felix ia langsung saja masuk dengan surya ke dalam laluenutup pintunya
" Astaga kirain lo sendirian tahu gitu ada orang ternyata " Ucap surya yang kaget saat melihat aldo asisten Damian
" Lah iya baru lihat juga gue " Sambung Felix lalu mereka duduk bersebrangan dengan aldo
" Maaf tuan saya sedang menunggu tuan Damian " Jawab nya sopan
" Ga gimana ini bingung gue dari kemaren coba gak ada hasilnya, dan surya udah dari seminggu lalu tetep gak ada hasil juga " Ucap Felix
" Sabar napa kalian tuh, iya iya nih gue baru aja bukak laptop gue, surya, lo bawa laptop lo kan "
" Bawa tapi data datanya udah ilang gue kembaliin lagi tetep ilang lagi gak tahu kenapa " Jawab surya
" Lo aldo gabung sama kita aja, lo bisa haking kan " Tanya Arga pada aldo
" Bisa kenapa tuan "
" Ya elah masih aja panggil tuan, santai aja kali do udah gak kabur lagi kan kalo ada masalh "
Ucap Felix sekalian menyindir nya
" Maaf tuan saya salah, ya saya sudah terbiasa dengan panggilan itu tuan " Jawab aldo yang tak enak hati
" Lupakan, terus gimana ini " Ucap Surya yang amat sangat tegang dan tidak tenang
" Do lo coba lihat laptopnya Surya ada apaan haking aja gak papa " Ucap Arga yang masih terlihat tenang di saat teman temannya pada bersitegang karena masalh kantor yang begitu rumit dan juga banyak data penting yang ada dan proyek proyek mereka yang sedang di kerjakan saat ini
" Hmmm ini sudah di haking keamanan yang lumayan rumit sih, orangnya bisa menghapus dalam kurun waktu singkat saat data berhasil di kembalikan, saya sudah mencobanya tapi gagal " Ucap aldo yang nampak bimbang dengan ucapannya
" Oky lah mana sini laptopnya, " Ucap Arga meminta laptop nya lalu aldo pun memberikan nya pada Arga
" Do lo bisa cari informasi kan dengan cara haking, walau dengan nama perusahaan atau orang saja " Tanya Arga pada aldo
" Bisa tuan " Jawab aldo
" Surya lo kasih informasi deh sama aldo orang dari Departemen lo yang sekarang sekap asisten lo, dia bakalan bantu kita, sambil nunggu Damian kesini, nanti kta suruh dia sekalian kirim anak buahnya buat cari lokasinya, gue yakin hari ini tu orang bakalan tamat dalam sekali tangkap " Jelas Arga yang di stuju oleh dua temannya itu lalu tanpa pikir lagi surya memberikan sedikit informasinya tentang karyawannya iyinpada aldo dan aldo mencarinya di laltop milik Arga yang sudah di beri keamanan khusus agar tidak ada siapapun yang bisa menembus keamanan laptop Arga
Sedangkan Arga saat ini menembus dan mencari tahu tentang kode kode keamanan yang ada di laptop surya , setengah jam berlalu akhirnya Arga bisa menembus keamanan dari haking yang menghaking laptop milik surya,
" Surya, Felix gue dapat data data nya, sebelum hilang gue mau kasih tiris ke sana dan data data ini gak akan hilang karena udah gue kasih keamanan, mereka gak bakal bisa nembus" Ucap Arga senang
Lalu mereka pun melihat dara tersebut sedangkan aldo ia masih mencari informasi nya.