
Pulang sekolah Agung dan Lala langsung menuju ke kamarnya setelah mereka dampak di rumah, mereka berganti pakain dan membersihkan dirinya, kedua orang tuanya sudah menunggunya untuk makan siang bersama.
Saat sudah sampai meja makan keduanya duduk di hadapan kedua orang tuanya lalu mereka mengambil makan siangnya di meja makan sang Ayah dan Bundanya bertanya bagaimana sekolah hari ini.
" Dek, Bang gimana sekolahnya lancar ? " Tanya Ayu pada kedua nya
" Iya Bang cerita dong giamab sekolah kakian hari ini " Lanjut Arga pada mereka berdua
" Lancar Yah, Bun " Jawab Lala lagunya melanjutkan makannya
" Lancar, Agung juga punya beberapa teman di sekolah, tapi.. "
" Tapi apaan Bang " Tanya Ayu penasaran karena ucapan dari putranya itu menggantung dan belum selesai
" Banyak yang liatin kita Bun bahkan Abang jadi pusat perhatian para ciwi ciwi di sana tahu "
" Ye emang cuman Abang doang, kamu juga kali dek "
" Hahah pesona kalian itu, dulu Ayah juga gitu waktu sekolah " Ucap Arga dengan tawa ringan mendengar cerita dari putra dan putrinya
" Kalo Bunda Yah "
" Bunda, sama kayaknya jadi idola sekolah tapi sayangnya Bunda gak sadar kalo banyak yang menyukainya "
" Jadi kalian juga jadi idola sekolah dong dulu "
" Hmmm "
" Sudah nanti lagi ngobrolnya sekarang makan dulu, udah dingin tuh entar gak enak lo " Lanjut Ayu lalu mereka pun melanjutkan makan siangnya sampai selesai setelah selesai seperti biasa Arga dan Ayu nonton TV di ruang tengah atau mungkin Arga akan berbaring di sofa ruang tengah sedangkan Ayu akan tidur siang, sementara Agung dan Lala di kamar Abangnya, keduanya tidak suka tidur siang.
Karena jika tidur siang maka malamnya akan sulit tidur, jika tidak capek sekali mereka akan bermain sampai sore, dan untuk menghilangkan rasa bosan mereka bermain ular tangga dan juga jenga, serta bermain rubik ya kebiasaan dan kesukaan mereka menurun dengan kebiasaan Arga juga Ayu sampai bahasa yang di guanakn mereka sama seperti bahasa Ayahnya yaitu bahsa campuran sehari hari mereka .
" Bang makn jenga yuk bosan nih main rubik mau beli beli yang baru masak rubiknya yang 3×3 aja "
" Ya pakek ana punya abang abang punya yang mirip tuh, atau pinjam punya Ayah, kan Ayah punya banyak " Ujar nya
" Iya deh, sekarang makin jenga yuk bang " Ajak Lala pada Abangnya yang sedang main game di ponselnya
" Ambil di rak sana ada kan " Ujar nya laku ia menyudahi main ponselnya sambil menunggu Adiknya mengambil mainannya di rak belajar yang biasa ia guanakn dan ada dua rak satunya untuk alat tulis dan satunya ada rubik serta mainan mereka
" Udah nih, yuk siapa dulu yang main " Kata Lala sesudah ia mengambil makanannya dan duduk kembali di kasur tempat tidur Abangnya di kamar sangat Abang
" kamu aja dulu, bentar terus yang kaliah hukuman nya apaan dah " Ujar Agung sebab jika bermain jenga hukuman nya adalah di ngetik atau di pukul pelan sebanyak lima kali tetapi tidak benar benar di pukul karena hanya bermain saja atau kalo tidak hukuman mereka adalah bernyanyi itupun yang memberikan adalah Arga karena setiap main jenga pasti Arga akan ikutan, sebab sekarang Arga sedang tiduran di sofa dan mereka hanya berdua makan mereka kebingungan
" Tanya Ayah jangan ya " Gumam Lala
" Ayah tidur La kita gak tahu kali kalah ngapain enaknya "
" Gimana kalo yang kalah masak aja nanti masakannya biar di cicip sama Ayah, Bunda Bang kali aja masakan kita enak kan " Usul Lala pada Agung
" Ya gak papa dih asal jangan bikin dapur jadi kayak kapal pecah aja ingatkan saat kita pertamkali masak, udah mau bakar tuh dapur hahaha "
" Nah iya juga ya, tapi kan kita dikit dikit juga di ajari sama Bunda masak Bang "
" Hmmm iya, yaudah hukumnya masak, nanti masak sama sama "
" Yeeyy, yuk aku duluan ya "
" iye , dari tadi juga gitukan aku ngomongnya, dasar Adek gue gemesh dah elah sini sini cubit dulu " ujarnya gemas lalu mencubit pipi adiknya walau tak keras namun bisa membuat sang empunya kesal
" Ishh kebiasaan deh lo Bang, udah nih ayo buruan " Ujarnya setelah menata jenga ia mengambil satu barang jebga dan menyusunnya di atas nya, begitupun dengan Agung, keduanya larut dalam permainan tersebut, hingga pada akhirnya Lala lah yang kalah dan hukuman Lala di jalankan berdua, mereka memasak bersama di dapur .
" Masak apaan Bang gue gak tahu "
" Sama gue juga, ada apa aja di kulkas sama di almari dapur " Ujarnya lalu beralih mereka melihat isi dalam kulkas dan almari dapur
" Ada sawi, juga ada wortel, ada kacang juga dan ada jamur Bang di kulkas, ada susu dan mentega serta coklat " Ujar Lala yang melihat isi kulkas mereka
" Disini ada tepung sama telur dek, tepung yang tiga macam " Lanjut Agung setelah ia melihat isi almari tersebut
" Gimana kalo kita buat nasi goreng spesial buat Ayah dan kue brownis buat Bunda Bang " Saran Lala
' Boleh, ati lihat bahan bumbunya dulu "
Lalu keduanya melihat bumbu bumbu untuk masaknya dan bumbunya lengkap semua, akhirnya mereka membagi tugas, untuk nasi goreng nya Agung yang memasak dan untuk kue brownis nya Lala yang memasak
" Boleh tapi hati hati buatnya , kalo gak bisa omong sama Abang "
" Siap kapten " Jawab Lala
Selanjutnya Agung menciptakan bahan bahannya yaitu sawi yang dia ambil di dalam kulkas serta telur di almari dan daun bawang juga bawang putih dan bawang merah tak lupa garam lalu sambal yang akan ia guanakn agar terasa sedikit pedas, terakhir nasi yang akan di goreng serta minyak sayur .
Pertama Agung membersihkan sawi dan daun bawangbya kemudian ia potong dan sisihkan, kedua ia mengupas bawang merah dan bawang putih laku di potong potong dan sisihkan, ketiga ia memanaskan minyak di wajan di atas kompor, laku setelah panas ia memasukkan telur dan juga bawang merah dan putihnya hingga harum dan telur matang, laku ia memasukkan nasinya, menngitengnya lalu menambahkan sawi juga daun bawang nya, lalu Agung mengosengnya lagi sampai harum setelahnya ia menambahkan garam secukupnya juga sambal sedikit serta kecap, k mu dan memasaknya hingga matang.
Setelah matang ia mematikan kompornya dan memindahkan nasi goreng yang sudah jadi itu ke piring, lalu meletakkan di atas meja makan juga menutupnya dengan tutup piring kecil. Sementara di sisi lain Lala sedang membuat kue brownis , Lala mencari wadah yaitu gelas kecil yang tahan panas untung mereka mempunyai nya, lalu memasukkan satu telur ke dalam gelas tersebut, setannya ia memasukkan tepung terigu dan juga gula, ia mengaduk nya sampai tercampur rata.
Kemudian Lala menambahkan cokelat bubuk kedalmanya dan menambahkan juga susu swcyjyonya dan juga margarin yang sudah di carikan secukupnya suka ya tidak lengket nanti, setelah itu Lala mengaduk nya lagi hingga tercampur dan rata tak ada gumpalan tepung juga halus, lalu ia memasukkan ke dalam microwave yang sudah ia panaskan tadi dan mengatur suhunya dan waktunya selama kurang lebih 15 menit
dan setelah 15 menit kue tersebut matang, dengan bantuan Abangnya ia mengambil kue dari dalam microwave, di lihatnya kue tersebut matang dengan sempurna, terakhir ia membuahkan coklat leleh dan stroberi di atasnya, karena ia melihat ada sriberi juga di dalam kulkas nya lalu menaruhnya di meja makan bersama nasi goreng yang di buat Abangnya , setelah itu mereka membersihkan barang barang yang ia gunakan dan menaruhnya lagi di rak tempat piring tersebut dan juga di tempat barang barang itu diletakkan sebelumnya.
Tidak terasa mereka bermain dan membuat makanan hingga sore hari tepatnya jam sudah menunjukkan pukul 3 lebih 15 menit sore hari, lalu keduanya sama sama menuju tangga menuju kamarnya masing masing untuk mandi membersihkan dirinya dan berganti pakaian, tak lama selama mereka mandi Atu dan juga Arga bangun dari tidurnya, Ayu turun ke bawah menuju dapur karena harus dan Arga menuju dapur karena lapar, mereka berdua melihat ada makanan tersadai di meja makan, setelah Agu minum ia duduk di kursi meja makan dan Arga juga duduk di sebelah Ayu.
" Neng ada makanan, kamu kah yang buat ? " Tanya Arga pada istrinya
" Bukan, aku aja baru turun dari kamar dan baru saja minum karena haus "
" Terus siapa yang buat ini nasi goreng sama brownis "
" Ayah, Bunda jakian udah bangun, udah dari tadi kan kakian duduk di sini " Panggil Agung yang baru turun dari kamarnya dengan segar karena habis mandi sore laku di susul oleh Lala yang juga turun segera setelah selesai mandi dan berganti pakain mereka sama sama duduk di hadapan Arga juga Ayu
" Iya baru saja, apa kalian tahu siapa yang buat makanannya? " Tanya Arga pada keduanya
" Kamu yang buat Ayah " Jawab keduanya bersamaan
" Ohh ya benarkah kalian yang buat " Ujar Ayu lalu tersenyum memandang putra dan putrinya itu
" Iya Bun, Abang ya g but nasi goreng spesial buat Ayah " Kata Lala pada Ayu Bunda nya
" Lala yang buat brownis buat Bunda " Lanjut Agung lagi
" Benarkah, kalo gitu Ayah makan nasi goreng nya ya Bang " Ucap Arga
" Iya Ayah makan aja giamab rasanya soalnya tadi aku juga belum sempat cicipi setelah matang langsung aku taruh di sini " Jelas Agung
" hmmm enak, kamu udah bisa masak udah pinter, rasanya juga pas sama kayak masakan Bundamu, bikin nagih " Ujar Arga lalu ia menguapkan kepada Istrinya dan Ayu juga mengatakan hal sama tetapi ada yang beda,
" Enak Bang tapi agak gosong sih rasanya sedikit pahit, lanjut terus Bang, biar jadi chef kagak Ayahmu dulu sama tentemu yang pinter masak semua jenis makanan " Puni Ayu pada putranya
" Enggak ahh akukan maunya jadi dokter kayak im Leo "
" Iya deh yang mau jadi dokter tapi ini enak lo Bang kapan kapan kita masak lagi "
" Beneran Yah, boleh boleh " Ujarnya girang,
sekarang berganti Ayu yang mencoba kue buatan Lala, saat Ayu memasukkan kue brownis yang ia sendok ke dalam mulutnya ia merasakan kue tersebut sangat lumer dan coklatnya meluber dan meleleh di bukit dan manisnya pas di lidah
" Wahh putri bunda , top bangt sayang ini sih bakalan jadi makanan kesukaan bunda kali kamu yang buat "
Puji Ayu pada putrinya dan Lala tersenyum senang mendengarnya karena masakannya di sukai okeh bu dan ya dan hasilnya juga bagus Arga pun juga ingin mencicipi nya namun ia kenyang sudah karena memakan habis nasi goreng yang di buat putrnya itu yang lumayan banyak sih karena bikin nagih Arga tak bisa berhenti untuk terus memakannya.
.
.
.
.
.
.
Berikan saran dan pendapat kalian ya..
Juga jangan lupa berikan line dan komentar di bawah ya teman teman...
Salam hangat dari author untuk kalian semuanya... 😍😍🥰🥰💞💞💞