
Sekembalinya Arga dan Fred dari rapat Felix dan Surya pun pamit pulang karena sudah siang dan juga Dian yang sudah lelah bermain pun ingin kembali bekerja karena kafe masih banyak pengunjung tetapi di tahan oleh Arga
" Mau kemana dek " tanya Arga saat Dian hendak keluar
" Dapur bang " jawab nya
" Kita makan dulu kerjanya nanti aja emang kamu gak laper ini udah siang " ucap Arga kemudian memesan makanan dari dapurnya untuk di bawa ke dalam kantor nya
" Ya laper sih bang tapi masa kita mau pesan makanan kan Abang punya kafe "
" Di dapur ada bahan makanan buat makan siang Abang selalu beli dan di taruh di kulkas dapur dek sekarang chef Ridwan masih masakin bentar lagi juga Dateng " jelas Arga pada Dian
" Ohh kirain mu makan kue kan kafe nya cuman jual kue " ungkap Dian santai
Di tempat lain tepatnya di kafe Mandala yang dekat dengan kafe milik Arga
Viona bersama seorang laki laki sedang berbicara
" Vi gimana Lo masih mau ngejar ngejar si Arga itu " ucap seorang laki laki pada Viona
" Ya gue udah bulat semenjak gue putusin dia dan pacaran sama Seto yang ternyata cuman mainin perempuan dan menghina orang saat orang lain itu lebih rendah dari dia " ucap nya marah karena dulu saat Viona berpacaran dengan Seto Seto malah meninggalkan dirinya dan memilih wanita lain dan ia di permainkan setelah Seto mendapatkannya dari Arga dan Seto pun juga menghina kelurganya yang jatuh bangkrut karena perusahaan nya hancur karena Seto hanya menginginkan harta saja
" Hah ya sudah lah tapi gue gak mau ya kalo Lo suruh bantu gue " ucap laki laki itu
" Damar tolonglah cuman Lo yang bisa gue andelin di sini sekarang" ucap Viona pada laki laki yang bernama Damar
Damar adalah teman sekaligus sahabat Viona sejak kecil tetapi damar juga teman Arga saat sekolah SMA dan kuliah
" Tapi kan Lo tahu meskipun gue kenal sama Arga gue gak deket sama Arga saat SMA maupun kuliah dia hanya punya dua sahabat sejak kejadian Lo
itu " ungkap Damar pada sahabatnya Viona
" Ahh ya udahlah gue sendiri aja kali pokoknya gue harus dapetin Arga lagi , gak mau tahu pokoknya harus " ucap Viona ya g sudah bertekad bulat untuk bisa mendapatkan Arga kembali seperti dulu
" Morgan gimana informasi nya Lo udah dapet kan " ucap salah satu laki laki atau anak buah Felix pada temannya yang bernama Morgan
" Yap udah Dre gue udah dapet kita kasih ke tuan Felix aja " jawab Andre teman yang Morgan ajak bicara
" Permisi tuan kami mau berikan informasi yang tuan inginkan " ucap anak buah Felix pada Felix di luar pintu ruang kerja Felix
" Masuk aja " jawab Felix dari dalam
Lalu kedua anak buahnya pun masuk ke dalam kantor Felix dan langsung memberikan berkas yang terkait tentang kembalinya Viona
" Hmmm bagus kerja kalian , lalu kalian kerjakan pekerjaan selanjutnya ya , kalian jadi pengawal nya teman saya Arga yang dulu pernah kalian awasi
Jangan sampai kecolongan ingat itu " perintah Felix pada ke dua anak buahnya tersebut
" Baik tuan kami akan laksanakan perintah tuan " jawab mereka berdua
" Ya sudah kalian berdua lanjutkan kerja kalian sekarang ingat misi kalian jagain bis kalian Sekarang yang bernama Arga dan adiknya , juga ini bawa sekalian berkasnya " ucap Felix menyuruh ke dua anak buahnya untuk menjalankan perintahnya mulai sekarang
Dan tentu saja mereka menuruti semua perintah tuannya itu
Di lain tempat Surya juga menyuruh anak buahnya untuk mencari informasi apa saja yang di lakukan oleh Viona setelah kembali dan menyuruh anak buahnya untuk mengikuti semua gerak gerik Viona
" Tuan seperti nya dia akan ke tempat yang berisi tentang orang orang bayaran untuk rencananya tuan " ucap Vico anak buah Surya saat mereka berada di mobil yang akan membawa mereka pulang kerumah
" Vic awasi terus wanita itu dan apa saja yang dia lakukan terus hubungi saya " perintah Surya
" Baik tuan " jawabnya singkat
Keesokan harinya di kafe Arga ada seorang wanita yang ingin datang u tuk melamar pekerjaan di bagian koki
" Permisi tuan Arga ada orang yang ingin melamar pekerjaan untuk menjadi koki tuan " ucap Fred pada Arga di ruangan kerja Arga
" Suruh dia kesini Fred " balas Arga pada Frederik
Tak lama perempuan itu masuk atas perintah Frederik
" Permisi tuan " ucapnya sopan dan lembut dengan suaranya yang halus
" Ya silahkan duduk " ucap Arga menyuruh perempuan cantik itu duduk di kursi yang ada di depan meja kerja Arga
" Jadi anda ingin melamar pekerjaan koki di sini " sambung Arga bertanya
" Iya tuan saya melihat di situs web kafe ini sedang butuh karyawan koki " jawabnya jujur
" Ini tuan " ucapnya seraya menyerahkan berkas yang dia pegang sedari tadi
" Lumayan , nama anda Ayudia Amanda , lulusan Amerika jurusan boga mendapatkan gelar sarjana coumlaude , cukup mengesankan " ungkap Arga membaca surat lamaran kerja nya dan biodatanya yang tertera lalu Arga pun pun sempat melihat foto nya yang begitu menawan dia mempunyai rambut lurus berwarna hitam legam dan mata coklat serta kulit kuning Langsat dan bibir ceri Arga sempat terpesona sebentar setelah melihat foto tersebut
" Bagaimana tuan apakah saya di
terima " tanyanya pada Arga
" Ya kau di terima mulailah bekerja besok datang pukul delapan pagi langsung ke dapur di sana temuilah rekan kerjanya yang bernama Dian , dia akan menjelaskan apa saja pekerjaan mu " ucap Arga pada wanita tersebut lalu beranjak berdiri dan berjalan ke arah jendela sambil mem Awa barang kayu manisnya lalu menyesapnya untuk menghilangkan fikirannya yang akan berkelana memikirkan wanita yang baru saja ia terima kerja
" Baik tuan kalau begitu saya permisi "
" Silahkan "
Setelah itu wanita tersebut pun keluar dari ruangan Arga dengan senyum yang mengembang dan rasa bahagia
" Tuan apakah anda menerimanya " ucap Fred saat melihat wanita itu kelir ruangan ia pun segera masuk dan bertanya pada Arga
" Ya aku menerimanya Fred , tapi kau punya tugas lainnya , awasi dia dan cari i formasi tentangnya " ucap Arga lada Frederik
" Baik tuan "
Saat jam makan siang Dian adik Arga pun keluar dari dapur dan kafe tutup sementara karena kafe milik Arga saat jam makan siang kurang lebih pukul dua belas siang sampai pukul satu siang akan Tutup untuk istirahat lalu pukul satu lebih lima menit pun kafe akan di buka kembali hingga malam pukul delapan setelah itu kafe akan ditutup sampai esok hari
" Abang udah jam makan siang nih bang aku laper " teriak Dian saat memasuki ruang kerja Arga
" Iya dek sini kita tunggu makanannya mungkin bentar lagi datang" ucap Arga yang sudah duduk di sofa kerjanya sambil bermain hp nya
Lalu Dian pun menghampiri Arga dan duduk di samping Arga Dian yang merasa kelelahan karena dari pagi sampai siang ia bekerja di dapur tanpa henti lantaran pesanannya sangat banyak yang memesan kue buatan Dian dan dessert yang Dian buat , Dian menyenderkan kepalanya ke bahu abangnya tak lama ia pun sudah tertidur
Arga yang merasa berat di pundak sebelah pun langsung menengok apa yang terjadi dan ternyata adiknya itu tertidur dan Arga pun membiarkan adiknya itu tertidur di pundaknya .
Tak lama chef Ridwan pun mengantar nakan siang untuk Arga serta adiknya keruangannya
" Permisi tuan makan siang anda "
Ucapnya saat memasuki ruangan Arga
" Ya taruh saja di meja " ucap Arga lalu chef Ridwan pun menuruti permintaan Arga lalu kembali ke dapur lagi
" Dek Bagun dek makan dulu udah Dateng tuh makanan nya " ucap Arga pelan untuk membangunkan adiknya itu yang sedang tertidur
" Udah Dateng bang " ucap ya saat membuka matanya dan duduk tegak sambil mengusap usap matanya agar terbuka
" Iya yuk makan " balas Arga lalu Arga pun mengambilkan makan siang nya dan di berikan pada adiknya
Mereka berdua pun makan dengan lahap menu makan siang mereka adalah nasi goreng seafood dan minuman nya adalah es teh manis
Di sela sela makanan mereka Arga sempat kepikiran tentang wanita yang melamar pekerjaan tadi pagi
" Bang Abang mikirin apaan dah dari tadi Abang makan tuh sambil senyum senyum sendiri " ucap Dian yang hampir selesai makan dan ia sedang meminum es teh nya
" Enggak , ohh iya besok kamu punya temen baru tuh jadi koki kayak nya umur Kuan hampir sama deh " ucap Arga yang sudah menghabiskan nasi goreng nya dan ia meminum minuman nya hingga tersisa setengah
" Ohhh iya kah bang , wahh senang nya
Pasti perempuan nih , namanya siapa bang " ucap Dian antusias dengan apa yang di katakan oleh Arga
" Ya dia cantik besok kamu akan tahu " ucap Arga yang segera beranjak bangun dan keluar ruangan menuju dapur yang di ikuti oleh Dian
" Ohh ya semuanya kita pulang awal kafe akan tutup karena saya ada urusan mendadak " ucap Arga pada orang yang ada di dapur serta pelayan yang sedang makan di dapur tersebut
" Baik tuan " lalu mereka pun segera menghentikan makanan mereka dan aktivitas kerja mereka dan mulai membereskan dapur seta ruangan yang ada lalu meja dan kursi yang ada di kafe tersebut sedangkan Arga kembali ke ruangannya di ikuti oleh Dian di belakangnya
" Dek kamu tunggu abang di mobil ya Abang akan segera kesana setelah beres beres " ucap Arga pada adik nya setelah itu Dian pun kekar dari ruangan Arga dan menuju mobil Arga yang ada di parkiran kafe di sana ada satu mobil lagi dan itu sangat mencurigakan bagi Dian
Setelah Arga selesai merapikan tempat kerjanya ia pun langsung keluar dan semua karyawan kafe pun juga keluar lantaran mereka sudah selesai beres beres nya lalu Arga mengunci kafe tersebut dan menuju mobilnya
" Kita pulang sekarang di rumah ada dua temen Abang yang nunggu " ucap Arga saat memasuki mobilnya dan melajukan mobilnya
" Ohh ya bang tadi ada mobil di belakang kayaknya ikutin kita deh bang " ungkap Dian
" Ohh mobil hitam itu , dia pengawal kita dek anak buah nya temen Abang "
Jelas Arga karena dari kemaren Arga sudah di beritahu oleh Felix bahwa anak buahnya sudah sudah mengawalnya dari kemaren ia memakai mobil Honda jazz warna hitam dengan stiker kue coklat kering di kaca mobil sebelah kanan nya nampak kecil namun itu tanda dari Felix agar Arga tahu bahwa ia sedang di kawal oleh pengawal dari anak buah Felix .