Chief Arga

Chief Arga
12



Setelah semua kembali bekerja di dalam ruangan presedir tersebut sudah ada presedir dan sekertaris nya , dan asistennya , juga sudah ada kevin beserta bawahannya duduk di sofa ruangan kantor milik presedir itu


" Gagal sudah , pak Kevin anda harus mengurus masalah ini secepatnya !!" Perintah sang atasan atau presedir Gunawan pada Kevin


" Baik pak akan saya selesaikan secepatnya " balas Kevin


" Pak sebentar lagi akan ada tim audit untuk kantor kita mungkin seminggu dari sekarang pak " ucap asisten Mawar pada presedir Gunawan


" Ohh benarkah baiklah kita akan mengadakan rapat dua hari lagi dan mengerjakan itu sebelum tim audit kerja di mulai , sekarang bubar aku ingin sendirian " jelas presedir Gunawan tersebut memberi perintah kepada semuanya


Lalu semua yang ada di ruangan itupun keluar dan menuju kantor mereka tinggallah sang presedir beserta sekertaris nya ya g berada di ruangan luas itu.


Demi menenangkan pikirannya presedir Gunawan pun mengambil rokoknya dan ia mulai merokok kepulan asap putih dari rokok tersebut menyeruak dengan bau rokoknya di seluruh ruangan tempat presedir Gunawan merokok dengan sekertaris nya yang berjaga di sampingnya .


Masalah satu sudah selesai dan Arga tampak senang tinggal beberapa masalah lagi yang belum ia selesaikan


Beberapa hari kemudian datanglah saat dimana kantor akan mengadakan penyidik kan dan para staf pekerja di bagian akuntansi sedang melakukan rapat dengan dewan direksi


" Sudahkah kalian tahu besok akan di adakan rapat Dengan dewan direksi untuk audit kerjaan kita dan mengkontrol semua apa yang kita kerjakan " ucap bos Bayu pada para staf nya pada saat jam istirahat kantor dan mereka sedang makan bersama di ruang kantor


" Ahh iya bos kita udah mendengarnya"


Balas Geri


" Ohh iya pak Arga kapan kita akan membuktikan masalah pak Andika pak , kemarin saya di telpon oleh istri nya mengenai masalah kasus percobaan pembunuhan tersebut " ucap Mega pada Arga yang memberikan keterangan mengenai kasus pak Andika


" Ahh itu setelah kita gagalkan audit kantor dan rapat dewan besok dengan bukti yang kita punya "


" Tapi pak kita hanya punya satu bukti di memori card itu pak?" Tanya Shifa


" Mengenai itu saya sudah menyiapkan kan nya kalian tinggal menunggu dan menonton saja " jelas Arga pada semuanya


Lalu mereka pun melanjutkan acara makannya yang belum selesai


Di tempat lain tepatnya di kantor presedir , semua orang sedang membahas masalah pak a Dika yang kabarnya sudah membaik dan di takut kan tidak lama lagi akan sadar dari komanya


" Pak bagaimana ini anda harus mengurusnya secepat mungkin , bisa jadi siapa itu pak Arga akan menghancurkan penyidikan kantor dan ko trol kerja kali ini karena kasus pak Andika yang menurut informasi saya akan segera sadar " ucap pak Gunawan yang cemas memikirkan kemungkinan besar itu


" Saya akan mengurusnya nya pak " ucap Bu mawar pada pak Gunawan


" baik biarkan Bu mawar ya mengurusnya , tapi ingat jangan bertindak seperti gengster jika tidak saya tidak akan segan dengan anda!" ucap Kevin memberi peringatan untuk Bu Mawar


" Pak Arga nanti saya pulang kantor akan ke rumah sakit untuk melihat pak Andika , katanya keadaan pak Andika membaik setelah insiden bapak dan menemukan bukti tersebut " ucap Mega pada Arga ketika ia akan memulai mengerjakan pekerjaannya kembali setelah jam istirahat


" Baik , jika ada sesuatu yang mencurigakan katakan padaku " balas Arga sambil mengetik di komputer nya .


Setelah itu semuanya pun berjalan dengan lancar dan Arga juga sudah mendapat informasi dari Felix sahabat nya kemarin malam dan akan bertanya kembali nanti setelah pulang bekerja .


Saat ini sudah menunjukkan waktunya pulang kerja karena jam kantor sudah berakhir , sesuai dengan apa yang di katakan Mega ia pun pergi mengunjungi rumah sakit tempat pak Andika di rawat , dan sebelum ia pergi Arga sempat memberikan kamera pengawas padanya


" Sore Bu Sarah bagaimana perkembangannya Bu " tanya Mega saat sudah sampai di ruang rawat pak Andika dan berbicara pada Sarah istrinya dan anaknya yang sedang tidur di sofa rumah sakit di ruangan tersebut


Mega yang menyadari itu pun bertanya pada Bu sarang apa yang terjadi beberapa hari terakhir ini


" Ee maaf Bu Sarah apakah akhir akhir ini ada sesuatu yang mencurigakan? "


Tanya Mega dengan suara yang sedikit di pelankan dan hampir seperti berbisik


" Iya Bu Mega memang ada , di luar sana di dekat jendela setiap sore menjelang malam selalu ada orang yang mengawasi kami "


" Benarkah ibu tenang saja ada saya di sini"


" Tapi saya takut kalau nanti ..."


Ucapan Bu Sarah terhenti sambil memandang ke luar jendela karena melihat sesuatu


Mega yang memahami seperi ada sesuatu ia pun mengikuti arah pandang Bu sarah


" Itukah orang nya ?" Tanya Mega berbisik sambil sedikit menarik tangan Bu Sarah agar segera bersembunyi dari tempatnya berdiri dan berdiri di belakang kelambu agar tidak ketahuan


" Iya Bu saya takut bagaimana ini " ucap Bu Sarah menunjukkan wajah penuh dengan ketakutan dan kecemasan juga rasa khawatir di benaknya


"Saya akan menghubungi pak Arga dulu Bu tentang situasi kita sekarang beliau pasti mempunyai solusi nya karena dia punya banyak akal walaupun agak sableng dan aneh , tapi saya percaya dengan nya " jelas Mega pada Bu Sarah karena memang itulah kenyataannya bahwa Arga memang aneh dan agak sableng dengan rencana yang dia susun dan buat beberapa hari lalu saat ingin di pecat


Setelah itu Mega pun mengirim pesan pada Arga Dan menjelaskan semua situasinya sekarang dengan cerita dan informasi dari Bu Sarah .


Di tempat Arga , saat ini ia sedang menunggu Felix di kafe dekat dengan taman karena itu merupakan kafe langganannya yang sering mereka kunjungi , tapi tiba tiba ia mendapatkan pesan dari Mega


" Pak saya mempunyai informasi , katanya ada seseorang yang selalu mengawasi pak Andika dan istrinya di rumah sakit setelah keadaannya mulai membaik " itulah isi pesan singkat dari Mega


Lalu Arga pun membalas pesan tersebut


" Baik ikuti rencananya , taruh kamera pengawas yang saya berikan pada kamu sebelum pergi tadi di dalam kamar rawat pak Andika tetapi sebelum itu amankan pak Andika dan gantikan orang lain hubungi teman teman yang lain nya untuk menjalankan rencana ini , apakah kamu faham dengan rencananya " pesan dari Arga pada Mega lalu ia kirimkan.


Di tempat Mega , ia dengan cepat mendapatkan balasan dari Arga , dan Mega pun langsung mengetahui rencana Arga untuk mengelabuhi serta menipu orang tersebut


Setelahnya Mega langsung menghubungi teman teman kantornya untuk datang ke rumah sakit dan menjalankan rencana tersebut .


Lalu di tempat ia masih menunggu kedatangan Felix , kemudian tak berapa lama Felix pun datang menghampiri Arga yang sedang duduk sambil menikmati minumannya yaitu lemon water dengan es batu.



gambar kamera pengawas nya teman teman maaf kalo jelek hehehe 😁😁



dan itu u tuk gambar minumannya ya


uhh seger banget ya , gak tahan aku mau minum 😊😊😋😋😋