
Pagi harinya Arga bangun dari tidurnya ia mantap Ayu yang masih tidur karena tidak ingin mengganggu maka Arga membiarkannya saja
Tak lama Dian pun bangun dan duduk di sofa ia mantap Arga yang sudah bangun membuka matanya lalu ia menghampiri abangnya itu
" Ab.. " Belum selesai Dian mengatakan ucapannya segera di potong oleh Arga
" Ssssttt ,, pelan pelan Dian nanti mbak Ayu bangun " Potong Arga dengan suara pelan pada Dian
" Iya bang, abang udah Sadar " Tanya Dian dengan suara pelan
" Hmm tadi malam abang sadar dek, kamu mandi gih sana " Ucap Arga dan di angguki oleh Dian
Arga yang tangannya kesemutan pun menggerakkannya sedikit tetapi Ayu yang terusik pun bangun dan menatap Arga
" Hmm udah bangun mas " Ucap Ayu menatap Arga yang juga menatapnya dan di jawab senyuman oleh Arga
Selanjutnya Ayu pun bangun dan membantu Arga duduk setelah itu ia mengambilkan air minum untuk Arga
" Ini di minum dulu pelan pelan " Ujar Ayu sambil memberikan segelas air minum pada Arga setelah selesai Arga minum gelas pun diletak kan kembali bkeng atas meja nakas rumah sakit.
Tak lama Dian pun kembali dari kamar mandi dan hampiri mereka berdua
" Bang Arga, mbak Ayu mbak ke kamar mandi aja dulu biar bang Arga sama Dian " Ucap duan pada Ayu
" Ya sudah kamu jagain mas Arga ya, mbak ke kamar mandi dulu " Balas Ayu kemudian ia pun ke kiri dan pergi ke kamar mandi
" Bang Arga, gimana luka abang sekarang, masih dakit kah bang, bang Arga udah gak berdarah lagi kan bang " Ucap Dian pada Arga setelah Ayu pergi ke luar dan ia duduk di kursi untuk menjaga Arga
" Hmm Dian adek abang yang abang sayang, abang udah gak papa abang baik baik aja, udah gak berdarah dek nanti dokter cek abang lagi kalo udah gak ada masalah mungkin nanti kita bisa pulang "
Jelas Arga dengan senyuman nya yang menunjukkan ia baik baik saja
" Beneran abang gak papa Dian takut bang, karena darahnya banyak banget " Ungkapan Dian lagi
" Gak papa adek ku sayang sini abang peluk, jangan sedih lagi abang baik baik saja " Balas Arga lalu ia memeluk adiknya itu dan Dian pun membalas pelukan abangnya
Beberapa menit kemudian dokter pun datang u tuk melihat kondisi Arga
" Maaf mbak boleh saya periksa dulu " Perkataan dokter tersebut
" Boleh silahkan dokter " Jawab Dian
" Bagaimana kondisi anda sekarang pak, apakah sudah lebih baik " Tanya dokter pada Arga lalu mengecek detak jantung Arga dan mengganti perban Arga
" Sangat baik dok saya jauh lebih baik dari kemarin "
" Apakah anda merasa pusing, mual atau sebagainya pak "
" Tidak dokter saya tidak merasakan pusing atau mual hanya nyeri pada luka saya saja " Jelas Arga
" Baik kalo begitu nanti anda sudah di perbolehkan untuk pulang setelah infus anda habis pak "
" Baik dokter terimakasih " Setelah itu dokter pun pergi meninggalkan Dian dan Arga di ruangan serba putih tersebut
" Bang gimana boleh pulang kan disini bau obat " Ucap Dian bertanya pada Arga
" Iya dek boleh setelah ia fus abang habis "
" Dian, mas maaf lama tadi aku ke kantin dulu beli makanan pasti kalian laper kan " Ucap Ayu yang mu cul dari balik pintu ruangan rawat Arga dan masuk ke dalam sambil membawa tiga kotak makan dari kantin rumah sakit "
" Ehh iya mbak gak papa " Balas Dian
" Ini di makan dulu mbak udah beliin makanan buat kamu "
" Makasih mbak, bang aku makan dulu ya, abng dan mbak Ayu juga makan ya " Ucap Dian lalu ia menerima kotak makan dari Ayu dan menuju sofa lalu ia memakan makanan ya g di belikan oleh Ayu
" Mas Arga ini aku beliin kamu bubur di makan ya biar cepet sembuh " Perkataan Ayu pada Arga dan di angguki oleh Arga, Ayu pun memberukan kotak makan yang berisi bubur dan kerupuk itu pada Arga dan di Terima oleh Arga lalu Arga pun memakan bubur itu
Begitu pula dengan Ayu ia juga mengambil kotak makannya lalu ia pun memakan makananya, mereka bertiga pun makan dengan lahap mungkin karena kelaparan dan kelelahan maka semua yang mereka makan menjadi sangat enak
Selesai mereka makan dan minum infus Arga oun juga sudah habis karena di pasang dari kemarin malam sampai tadi pagi
Setelahnya Andre dan Morgan mengurus kepulangan Arga , Morgan yang mengurus dan mengambil tar pulang Arga sedangkan Andre dia memberitahukan pada tuan mereka di rumah surya karena sebelum ia menjemput tuannya tuannya itu meminta salah satu dari anak buahnya untuk menjemput nya di rumah surya
" Oky lah ohh ya nih bris nya kasihin ke tuan kemaren saat lo beli kopi nona Ayu nitipin bros nya bos Arga me gue sutuh kasihin ke tuan sama temennya yang kemaren itu lo " Ucap Morgan sambik memiliki erokan bros mawar merah milik Arga ke Andre
" Oke dah gue kasihin ke tuan, yok gue cabut dulu jemput tuan " Setelah menerima bros tersebut Andre oun menaiki mobilnya dan menuju ke rumah sirya untuk menjemput Felix sedangkan Morgan ia mengurus kepulangan Arga
Beberapa lama kemudian Arga sudah berada rumah karena urusan runah sakkt dan kepulangan Arga cepat maka ia bisa pulang dengan cepat juga di antar oleh Morgan dengan menggunakan mobil Arga yang sudah di ambil dari kafe mandala dan di antar ke rumah sakit okeh pengawal nya tak lain adalah Andre dan Morgan semalam
" Terimakasih kau sudah membantu ku, dan ya kau jaga di luar saja mungkin temanan mu bersama Felix dan surya akan menuju kemari " Ucap Arga oada Morgan dan di setujui oleh Morgan
Morgan pun keluar dan berjaga du kur ia tak mau kejadian kemarin menimpa bisnya lagi maka ia akan mengawasi seluruh sudut rumah Arga bila ada yang mencurigakan
Sedangkan Arga ia memenuju kamarnya di bantu oleh Ayu dan Dian adiknya Setelasampai di kmar Arga merebahkan dirinya di kasur kamarnya, Dian kelur dan menuju kamarnya di atas untuk membersihkan diri kembali dan mengganti pakaian nya begitu pula dengan Ayu yang juga membersihkan dirinya di kamar mandi dapur, lalu mengganti pakaian nya yang sudah ia ambil sebelum masuk kamar mandi
Sedangkan Arga kini ia mengganti pakaian dengan kemeja putih yang cukup sederhana agar gampang untuk mengganti perbannya nanti
Setelah Dian dan Ayu selesai mengganti pakaian mereka, mereka pun menuju dapur dan menyiapkan makan dan minum untuk makan siang nanti dan sarapan kembali jika masih lapar
Arga yang sudah mengganti pakaian nya pun kembali merebahkan dirinya lagi di ranjang nya dan mencoba untuk menghubungi kedua temannya itu
Arga : " Duo makluk lo kemana aja dah, kumpul di rumah gue siang nanti dan pengawal lo Felix bawa aja kesini, sama Surya juga ajak asisten nya ke sini ada yang mau gue
bahas " Isi pesan chat Arga ke group mereka yang hanya berisi tiga orang saja yaitu dirinya, Felix dan juga Surya
Felix : " Ye si oneng lagi sakit juga masih aja dingin iye iye habis ini gue ke sana sama Andre "
Surya : " Udah sembuh lo ga udah pulang aja baru mau ngabarin lo, lo udah di rumah aja, iye dah gue kesana nanti sama viki "
Dan obrolan mereka pun berakhir, di dapur Ayu dan Dian sama sama bekerja sama untuk memasak makanan mereka
" Mbak Ayu kita masak apa nih mbak " Tanya Dian pada Ayu
" Hmm sayur bening aja sama tahu tempe, abang kamu kan lagi sakit gak boleh makan yang macem macem dulu " Ujar Ayu sambik mengatakan menu masakannya
" Ohh tambah bola bila tahu sama perkedel kentang gimana mbak nanti minumnya air putih sama teh anget aja " Icao Dian menambahkan lauk ke menu masakan mereka
" Iya gak papa, yuk mulai masak "
Akhirnya mereka pun memasak di dapur sampai agak siang dan makanannya mereka pun akhirnya selesai dan matang, mereka mulai menyajikannya dan menata nya di meja makan setelah selesai di tata makanan tersebut mereka tutupi dengan tu dung saji agar tidak terkena kotoran atau di hinggapi lalat dan semacamnya.
Hari pun mulai siang ayu pun menghampiri Arga di kamar nya dan menyuruhnya kelir untuk makan siang, sedangkan Dian ia sudah menunggu di meja makan
" Mas Arga bangun udah siang, makan yuk " Ucao Ayu membangun kan Arga yang tertidur
" Hemm iya mas bangun, yuk keluar kita makan " Ujar Arga yang sudah bangun saat Ayu membangunkannya
Lalu Ayu membantu Arga ke meja makan
Setelah sampai di meja makan Ayu pun mengambil kan makanan untuk Arga dan Arga oun merasa senang karena Ayu yang mengambil kan makanannya
" Ini mas makanannya dimakan ya " Ucap Ayu meletakkan satu piring berisi nasi dan sayur bening juga satu mangkuk kecil berisi tempe, tahu, bola bola tahu, dan juga perkedel kentang nya tak lupa meletakkan segelas air putih di samping makanan Arga
" Iya masih ya sayang, kalin juga makan " Balas Arga dengan senyumnya
Lalu Ayu mengambil lagi untuk dirinya, dan Dian juga merupakan tampil untuk dirinya, mereka bertiga pun makan siang dengan sangat nikmat tanpa suara yang ada hanyalah suara dentingan sendok dan piring mereka
Beberapa menit pun berlalu dan mereka pun sudah selesai makan dan minum, lalu Ayu dan Dian membersihkan sisa piring kotor mereka dan Arga sisa piring kotor nya di bersihkan oleh Ayu karena Ayu tak membiarkan Arga melakukan apapun kecuali istirahat
Setelah selesai membersihkan meja makan dan sisa makanan mereka atu ingin mengantar Arga kembali ke kamar tapi tidak jadi karena kedua teman Arga yang datang setelah mereka selesai makan siang
" Mas Arga aku bantu ke kamar dan istirahat lagi ya, luka kamu kan belum sembuh " Ujar Ayu
" Gak usah Ayu mas mau ke ruang tengah nanti te.. . " Ucapan Arga teroutissaatme dengar ketikan pintu
" Tok... . Tok... . Tok... . " Suara ketukan pintu
" Siapa mas " Tanya Ayu
" Temen mas mungkin " Jawab Arga hendak berdiri dan Ayu pun membantunya
" Biar Dian yang bukain pintu bang, abang sama mbak Ayu duduk aja " Ucap Dian dari arah ruang tengah menuju pintu
Sedangkan Ayu membantu Arga menuju ruang tengan dan membantu Arga duduk di sofa ruangan tersebut.