
Beberapa menit kemudian Arga dan Kevin pun akhirnya sampai di kantor mereka sekarang di kantor sedang menjalani penyelidikan tentang kasus yang sudah di tutupi tetapi dengan adanya penyelidikan ini kasus tersebut di buka kembali
Arga dan Kevin berjalan beriringan menuju kantor Arga
" Pak Arga anda sudah kembali " ucap bis Bayu saat melihat Arga masuk
Tapi dengan terkejut ia melihat bahwa Arga bersama dengan Kevin saat Kevin muncul di belakangnya
" Ada pak Kevin juga silahkan masuk pak" sambung bos Bayu menutup terkejutnya dan mempersilahkan Arga dan Kevin masuk
" Ahh iya bos apa semua berjalan lancar di sini " tanya Arga pada bos Bayu sedangkan kevin tak peduli dengan tatapan aneh dari semua krang yang berada di ruangan tersebut ia langsung berjalan dan duduk di kursi tempat Arga kerja
" Lancar pak kita baru saja di interogasi dan menjelaskan segala permasalahannya " jawab bos Bayu
" Ohh iya pak bukti tersebut juga di ambil oleh penyidik dan di serahkan kepada badan yang berwajib untuk di investigasi dan di selidiki ulang " ucap Geri pada Arga
" Iya benar pak semua bukti sudah di ambil alih sekarang kita hanya bisa menunggu kelanjutan investigasinya " ucap Fero
" Baiklah sepertinya kalian bekerja dengan baik , "
" Terimakasih pak , jadi kita sekarang ngapain pak " tanya Mega dan Shifa hampir bersamaan
" Menjalankan rencana B misi black akan ku atur dengan Kevin sosipat lemot itu "
" Dengan pak Kevin pak lalu apa yang akan anda lakukan sekarang " tanya Shifa
" Menyusun rencana " jawab Arga " ohh iya sekarang Kevin akan mengganti identitasnya sebagai CEO akuntansi dengan identitas aslinya sebagai pengacara jenius yang akan menjatuhkan presedir Gunawan "
Sambung Arga lagi sedangkan orang yang di bicarakan sedang santai sambil menutup mata duduk dengan dua kaki yang di angkat ke atas meja .
Kemudian Arga bersama rekan rekannya pun berjalan menghampiri Kevin ya g lagi Santi di sana
" Kau santai sekali ya " ucap Arga pada Kevin
" Lagu mikir mungkin presedir Gunawan serta yang lainnya telah berdiskusi sekarang karena panik kebusukannya telah di ketahui "
" Kemungkinan besar besok pagi presedir Gunawan akan di tangkap dan lainnya juga "
" Ahh iya informasi Sofian dia akan segera menghubungi kita "
Itulah isi percakapan Arga dengan Kevin Arga yang berdiri setengah duduk di meja kerja milik Geri yang kebetulan di samping meja Arga dan Kevin yang santai
Sedangkan yang lain hanya sebagai pendengar mereka berbicara , namun Mega ingin menanyakan karena sedari tadi ia memikirkan sesuatu hal yang mungkin bisa terjadi besok dan kapanpun itu
" Pak Kevin dan pak Arga saya ingin mengatakan hal sedari tadi mengganggu pikiran saya "
" Ya tentu silakan " ucap Kevin pada Mega
" Jika mereka di tangkap kemungkinan besar asisten dan sekertaris nya juga akan ikut di tangkap begitu pula dengan arang terkait seperti pak Rudi yang telah membantu memanipulasi data selama ini " jelas Mega
" Ya pasti lah Meg kan mereka juga ikut terlibat " sambung Shifa
" Maksud saya mereka yang di tangkap tidak akan bisa bebeas bila tidak ada jaminan tapi berbeda dengan pak Gunawan dia mempunyai pengaruh besar dan mungkin dia akan melimpahkan kesalahannya pada asistennya dan bebas dengan jaminan"
Ucap Mega lagi menjelaskan kegelisahan nya pada Kevin dan juga Arga
" Yah sepertinya bukti itu tidak terlalu berhasil untuk menghukum orang tersebut " ucap Fero
" Ya mungkin juga mereka akan mencari pengacara yang cakap untuk membuktikan bahwa dia tidak bersalah"
Sambung Geri
" Benar lalu apa yang harus kita lakukan untuk menghukum mereka " ungkap Shifa ikut menyambung dengan apa yang di katakan oleh teman temannya tersebut
" Lalu bagaimana pak Kevin , pak Arga apakah kalian mempunyai rencana lain "
Lali Arga pun berdiri dan mengambil batang kayu manis nya di dalam tas kerjanya di kotak yang biasanya ia bawa kemana mana di atas meja kerjanya
Setelah itu ia menyesap batang kayu manis tersebut untuk menghilangkan penatnya dan stress juga untuk merilekskan pikiran nya agar bisa berpikir dengan jernih
Kevin pun membuka matanya dan menjawab pertanyaan dari semua nya termasuk bis Bayu ia telah memikirkan hal tersebut
" Hmm akan terjawab besok dan saya bersama Arga akan melakukan misi kalian akan membantu nanti saat di tanya di kantor saja " jawab Arga " dan mungkin kalian hanya akan menonton saja permainan konyol dari Arga " ucap Kevin pada semuanya lalu ia menurunkan kakinya dan membuat kode dengan matanya agar Arga ikut dengannya keluar sebentar
Tak selang berapa lama Arga dan Kevin keluar dari dalam kantor dengan Arga yang masih sesekali menyesap batang kayu manisnya tersebut sebagai ganti ia tidak merokok
" Apa kau sudah memikirkan sesuatu "
" Ya tunggu mereka di tangkap dan di tanya di pengadilan , dan i formasi dari junior mu saja "
" Semudah itu lalu apa kau juga berfikir kita akan menangkap saat rubah Tua itu kabur setelah ia di bebaskan "
" Ya itu lah yang kupikirkan serta membawa surat penangkapan resmi dan bukti yang tidak bisa di tolak dan ia tidak bisa berbicara lagi "
" Sungguh konyol kapan permainan tangkap ini selesai "
" Entah mungkin jika kita menangkap dan mengurung nya maka permainan ini akan selesai dan kembali normal lagi "
" Ya ku rasa juga begitu , lalu bagaimana dengan tempat tinggal ku "
" Di apartemen ku saja di sana banyak kamar kosong ku yakin sekarang mereka sedang mencari keberadaan mu ingat jangan menggunakan telpon mu "
" Baiklah , hei ini sudah sore dan hampir petang sudah waktunya pulang "
" Benar sekali akan ku ambil tas kantor ku dulu lalu pergi "
Setelah percakapan itu selesai Arga bersama Kevin masuk kembali kedalam kantor
" Kalian tidak pulang ini sudah waktunya" ucap Arga
" Segera kami pulang pak " ucap Geri menimpali
" Kalua begit saya dan pak Kevin akan pulang lebih dulu " ucap Arga yang sedang merapikan tas kerjanya dan membuang batang kayu manis tersebut ke tempat sampah
Lalu Arga dan Kevin kembali berjalan keluar kantor dan pergi ke parkiran untuk pulang bersama ke apartemen tempat tinggal Arga .
tak terasa Arga sudah beberapa bulan bekerja di perusahaan tersebut dan menjalankan perannya serta membuat orang yang membuat kekacauan di dalam kantor tersebut akan di hukum besok sebagai balasan nya
sesampainya di rumah Arga memarkirkan mobilnya di garasi dan merek pain turun dari mobil lalu masuk kedalam apartemen milik Arga
setelah masuk mereka pun membersihkan diri di kamar mandi Arga di kamar mandi yang berada di dalam kamarnya sedangkan Kevin ia mandi di kamar mandi dekat dapur yang sudah di katakan okeh Arga setelah selesai membersihkan diri Arga berganti pakaian dengan baju tidurnya sedangkan Kevin ia meminjam baju santai Arga
kemudian mereka berdua pun bersantai sambil memakan camilan dan menonton tv
" hahh akhirnya keadaan akan kembali normal setelah semua masalah selesai " ucap kata Arga sambil me Gela nafas nya
" ya begitulah sangat melelahkan "
" setelah ini selesai kau akan kemana " tanya Arga pada kevin
" mungkin aku akan belajar lagi untuk me jadi hakim dan kau "
" mungkin akan membangun bisnis restoran makanan manis yang akan menyajikan kue kue manis untuk membuat semua orang bisa menghilangkan penatnya saat makan kue tersebut dengan minuman segar dan ada ya g manis juga " ucap Arga pada Kevin
setelah itu karena hari sudah sangat larut Arga pun kembali ke kamar dan ia sempat mengatakan jika Kevin ingin tidur dia bisa tidur di kamar tamu sang berada di sebelah ruang baca di bagian timur tangga .
sepeninggalan Arga Kevin pun juga menyusulnya dan pergi ke kamar tamu yang di katakan Arga setelah mematikan tv tersebut
kemudian mereka berdua pun tidur dan memasuki alam mimpinya masing masing di kamar yang berbeda .