Chief Arga

Chief Arga
16



Keesokan harinya Arga datang dengan stayl kerja yang beda dari biasanya


Ia memakai kemeja putih tanpa jas dan dasi dengan kancing baju di biarkan terbuka satu di kerahnya dan lengan yang digulung sedikit keatas hingga memperlihatkan otot lengannya


Di lengkapi dengan Bros mawar hitamnya dan tas kerjanya ia berjalan menuju ruang kantornya


" Hmm sepertinya ke sablengan gue balik lagi dah masak kerja pakaian gue beda sendiri selama ini tapi apalah buat emang ini lah gue biar beda dari yang lain hahaha" gumam Arga sembari masuk dalam kantor


Di dalam kantor ternyata sudah ada Marvel yang berdiri sambil menatap semua orang dari kantor operasi bisnis dengan tatapan yang nampak seperi krang yang ketakutan


Sedangkan orang kantor hanya menatap Marvel dengan tatapan tajam hingga Arga masuk ke kantor mereka


" Hai ada ap.." ucapan Arga terhenti ketika melihat Marvel di sana


" Ehh pak Arga anda sudah datang " tukas Shifa


" Sudah lama menunggu kau ya " ucap Arga Sambil berjalan menghampiri Marvel dan merangkul pundak Marvel dari samping


" Sa saya baru datang " balas marvel terbata karena gugup


" Kalian tenang saja dia akan bekerja dengan kita mulai sekarang "


" Apaa"


" Bagaimana bisa "


" Perintah atasan " balas Arga membalas ucapan mereka


" Kalau begitu jadilah asisten ku duduk saja di sana "


Peri Tah Arga pada Marvel menyuruhnya duduk di sebelahnya yang kebetulan sudah ada kursi di sana


Lalu setelah itu semuanya pergi ke tempat kerja mereka dan mengerjakan pekerjaannya


" Hei kamu sini bantu saya nempelin ini awas jangan sampai ada yang kurang " ucap Geri pada Marvel


Sedangkan Marvel hanya berjalan mendekat ke arah Geri dan mengambil berkas yang akan di tempel di kertas untuk di kerjakan nya


Lalu kembali lagi ke tempat duduk nya bersama dengan Arga


Tak berapa lama Arga pun menanyakan masalah yang terjadi di perusahaan cabang enterprise yaitu perusahaan cabang untuk pesan antar makanan


" Marvel apa kau tahu perusahaan cabang yang ada masalah sekarang? karena data di sini ada yang tidak tercantum atau terdapat masalah " tanya Arga pada Marvel


" Oohh itu ada di perusahaan cabang enterprise pesan antar makanan mereka sekarang lagi mogok kerja karena tidak mendapat kan gaji dan juga ketika mereka mengantar makanan yang dituju bayarannya tidak sesuai dengan yang sebenarnya juga ketika mereka membeli makanan di tempat yang di tuju ketika istirahat maka mereka harus membayar lebih mahal" jelas Marvel panjang lebar pada Arga


" Baiklah , apa kau bisa menyetir mobil"


" Mengapa kau tanya sepeti itu"


" Jawab saja "


" Ya bisa "


"Sekarang mari pergi minggir sedikit beri aku jalan" perintah Arga tak dapat di tolak dan Marvel mengikutinya


" Mega ikut aku " ajak Arga pada Mega


" Kemana pak ? Tanya Mega


"perusahaan cabang"


Lalu mereka bertiga pun keluar dari ruang kantor dan menuju parkiran untuk pergi ke cabang perusahaan enterprise


Sesampainya di depan perusahaan tersebut tetapi masih agak jauh dari sana


Arga dapat melihat kegaduhan yang terjadi akibat demo para karyawan perusahaan dengan berbagai tulisan di papan kecil yang dibawa


" Kami menuntut keadilan kami , kami tidak akan pernah menyerah , berikan keadilan bagi kami " teriak dan ucapan para karyawan yang demo di depan pintu masuk menuju gedung kantor


" Hmm Oky sekarang mari kita pergi dan kembali ke kantor kita " perintah Arga lagi


" Apaa wahh kau jangan mempermainkan ku dong aku sudah menuruti semua perintah mu " ucap Marvel tak suka


" Hei kau diam jangan bicara


seperi itu " ucap Mega pada Marvel


" Diam kalian mari kembali aku sudah mendapatkan apa yang ku inginkan " ucap Arga lagi


Dengan tampang malas Marvel kembali menyetir dan menjalankan mobilnya dan melaju kembali ke kantor perusahaannya


Di tempat lain presedir sedang mengadakan rapat bersama Bu mawar dan pak Kevin di ruangannya


" Beberapa hari lagi akan ada investor yang datang ke kantor kita untuk menanam sahamnya dan berinvestasi di kantor kita "ucap pak Gunawan memulai Rapat nya


" Ya betul sekali dia merupakan investor yang sangat terkenal dan hebat di perusahaannya dan juga sudah banyak perusahaan yang bekerja sama dengan nya " sambung Bu mawar


" Lalu sekarang harus bagaimana?" Tanya Bu mawar


" Kau urus saja itu dan juga jangan sampai investor itu tahu keadaan dan masalah ini "


" Baik akan saya urus " ucap Bu mawar dengan senyuman liciknya


Sedangkan Kevin hanya menatap tajam kearah Bu mawar


Sesampainya di kantor Arga juga ke dua rekan ya itu kembali ke ruang kerjanya


" Mereka sampai Fer ayo katanya Lo mau tanya " ucap Geri pada Fero saat mengetahui Arga , Mega , dan juga Marvel masuk kedalam kantor


" Kalian sudah kembali " ucap bos Bayu


" Sudah pak kita hanya melihat apa yang terjadi dari dalam mobil saja " ucap Marvel bosan


" Benarkah lalu apa yang kalian liat?" Tanya Shifa


" Hah hanya melihat orang berdemo " jawab Mega


Sedangkan Arga hanya berdiam dan berjalan menuju kursi kerjanya di ikuti Marvel di belakangnya


Sesaat sudah sampai Arga pun merapikan tas kerjanya


" Mau kemana pak ?" Tanya Geri pada Arga


" Pulang , saya ingin pulang duluan hari ini ada urusan mendadak " balas Arga tanpa melihat yang berbicara kemudian melirik bos Bayu


Seakan bos Bayu mengerti dan menjelaskan pada staf lainnya


" Sudah biarkan saja kalian lanjutkan bekerja , pak Arga mungkin ada urusan yang sangat penting makan dia harus pergi lebih dulu" jelas bos Bayu pada mereka semua dan merekapun berhenti bertanya dan langsung mengerjakan pekerjaannya kembali .


Di perjalanan pulang Arga di telfon oleh Felix ia menyuruh Arga menemuinya di kafe tempat biasa


" Halo Felix Lo ngapain nelfon gue , gue lagi nyetir nih "


" Biar gue tebak Lo pulang awal kan buat mau nemuin gue "


" Yaahh Lo tahu dari mana?"


" Ya gue udah slidikin sih ada masalah apalagi di perusahaan itu , dan ternyata ada masalah di perusahaan y ya gue mau kasih tahu Lo soal itu "


" Ya terus Lo sekarang dimana"


" Kafe tempat biasa "


" Tunggu di sana gue ke sana sekarang"


Tut..Tut..Tut..


Telfon pun terputus dan Arga langsung melajukan mobilnya ke kafe tempat biasa ia dan Felix yaitu kafe sinar terang di dekat taman kota


Beberapa menit kemudian Arga sampai di kafe tersebut lalu ia masuk kedalam kafe itu dan mencari keberadaan Felix setelah ia tahu Arga pun berjalan menghampiri Felix


" Hei bro gue datang" ucap Arga sambil menepuk pundak Felix"


" Cepet amat Lo Ga datang nya?" Tanya Felix


"Hmmm" lalu Arga pun duduk di depan Felix


" Pesen lah gue traktir"


Tak lama seorang pelayan kafe pun datang dan menyerahkan buku menu


" Silahkan mas mau pesan apa " ucap sang pelayan tersebut


" Hmm saya lesan air lemon dengan buah naga ini saja dan Lo Lix pesen apa ?" Tanya Arga pada Felix yang sibuk dengan hp nya


" Samain aja sama Lo " jawab Felix


" Baik itu saja dua ya mbak " ucap Arga pada pelayan itu


" Baik di tunggu ya pesanannya saya permisi"


Setelah itu pelayan itu pun pergi dan Arga memulai pembicaraan nya mengenai apa yang ingin di bicarakan nya dengan Felix


" Terus gimana lix penyelidikan Lo tentang perusahaan cabang yang Lo omongin tadi ?" Tanya Arga pada Felix


" Ohh itu jadi di sana itu dana pengeluaran dan pemasukannya ada yang salah jumlah yang tertulis sama jumlah yang ada di bank nya itu gak sama kayak ada yang ngambil gitu Ga "


" Ohh itu Oky gue ngerti mungkin beberapa hari lagi ada rapat tentang perusahaan cabang itu dan mengirim tim untuk menyelesaikan masalah yang ada entar gue coba masuk di tim itu kaki ya "


" Mas ini pesanannya" ucap sang pelayan me Gantar pesanan Arga dan Felix


Lalu mereka berdua pun meminum minuman yang mereka pesan disertai obrolan mereka tentang perusahaan dan cara yang akan mereka jalankan untuk membongkar rahasia perusahaan itu juga dengan sedikit obrolan canda dan tawa agar tak merasa bosan .