
Dua hari berlalu, dan hari ini seperti yang di katakan oleh Arga, Dian yang akan mengelola kafe nya dan menjabat sebagai menejer baru kafe sweet, pagi hari Dian hanya sarapan roti dengan nutella juga susu hangat setelah itu ia segera berangkat ke kafe nya karena hari ini kafe di buka dengan desain baru dan juga suasana yang baru di tambah dengan menu baru
" Bang aku berangkat dulu ya bang ke kafe " Ucap Dian pada abangnya
" Iya kamu hati hati, jangan lupa kalo ada apa apa hubungi abang atau Fred ya dek " Ucap Arga membalas perkataan adiknya itu
" Oky bang ya udah aku berberangkat "
Setelah itu Dian pun berangkat menuju kafe dengan mobil yang di kemudikan oleh pak joko sebagai supirnya
Sedangkan di rumah Arga bersama dengan Ayu mereka berencana untuk tidak membuat kegiatan apa apa karena keduanya kali ini sangat ingin duduk dan rebahan saja di rumah
Sampai akhirnya Ayu ingin menonton drama china yang baru dan Arga juga menonton drma Korea yang baru juga
Keduanya sama sama nonton drama di kamar Arga karena selama dua hari ini Ayu tidak bisa tidur jika tidak bersama Arga maka dari itu Arga menemani Ayu di kamar nya maksudnya kamarnya Arga karena Ayu lebih suka di kamar milik Arga
" Mas mau nonton drachin dong yang baru itu " Ucap Ayu dengan nada manja pada Arga
" Ya boleh aku juga lagi nonton drakor neng , nonton aja itu ada di laptop mas kalo kamu mau nonton " Jawab Arga
Ayu pun dengan senang hati mengambil laptop Arga dan menyalakan wifi nya karena Arga memasang wifi di rumahnya, laku Ayu pun menonton di laptop Arga sedangkan Arga ia menonton dengan ponselnya.
Ayu pun kelihatan lebih baik dari kemaren dan ia nampak menikmati dramanya yang ia tonton sedangkan Arga ia yang sedang menonton drakor tidak jadi ia pun mendownload nya lalu mematikan ponselnya untuk di tonton nanti saja, ia sedang menikmati pemandangan yang ada di samping nya yaitu memandangi Ayu yang lagi menonton dramanya ia senang akhirnya Ayu sudah tidak ketakutan dan sudah lebih baik dari dua hari yang lalu.
Karena Ayy merasa ada yang memerhatikan dari tadi ia pun menoleh ke samping dan menjadi dapati Arga yang tengah memperhatikannya dengan tersenyum manis, seketika ia pun malu karena dib perhatikan seperti itu dari tadi muka Ayu pun memerah karena menahan malu dan ia pun berusaha untuk mengabaikannya tetapi Ayu sudah tidak tahan karena lama lama ia menjadi jadi salah tinggal di perhatikan Arga dari tadi
" Ihh mas jangan liatin aku kayak gitu napa sih mas " Ungkap Ayu dengan wajah setengah memerah
" Ya kenapa, sih neng, aku suka lihatin kamu kayak gini, kamu manis banget " Jawab Arga dengan nada menggoda dan senyum di wajahnya
" Iiiihhh mas Arga, aku kan malu kalo kamu lihatin kayak gitu " Ucap Ayu pada Arga sambil menolehkan wajah Arga ke samping agar tidak menatapnya lagi
Arga pun terkekeh karena tinggalah Ayu yang menurutnya lucu dan imut lalu ia pun memeluk Ayu dari samping
" Ya udah deh kalo gini gimana mau kan " Ucap Arga masih dengan kekehannya sambil memeluk Ayu
Ayu yang terkejut tetep aja ia berhasilenguasai dirinya kembali mendorong Arga menjauh dan meminta melepaskan pelukannya
" Ya ampunn mas Arga, lepasin dong kamu ini ya suka banget buat aku malu dan salah tingkah " Ucap Ayu berusaha melepaskan dirinya dari pelukan Arga
Arga pun kembali tertawa kecil, ia pun semakin mempererat pelukannya
" Hahaha ya kamu nya lucu sayang biarin kayak gini aja dulu aku mau meluk kamu " Ungkap Arga
Ayu pun sudah berusaha melepaskan dirinya tetapi tenaganya tak kuat dan kalah dengan tenaga Arga yang sangat kuat hingga akhirnya ia pun pasrah di peluk oleh Arga saat ia diam dan tidak menjawab perkataan Arga Arga pun memindahkan Ayu di pangkuannya dengan sangat mudah walaupun di ranjang kasur Arga dan ia sedang meninton drama yang di tonton oleh Ayu
" Ahh mas Arga ngapain sih pakek kayak gini segala turunin lah mas " Rengek Ayu karena ia risih di dalam pangkuan Arga dengan duduk di atas paha Arga walaupun ini di kasur tetapi rasanya sangat aneh
" Yahhh neng sekali ini aja mas mau pangku kamu boleh kan " Ucap Arga merajuk
Karena Ayu kehabisan kata kata oleh tingkah Arga yang menurutnya sangat konyol dan aneh ia pun membiarkannya dan terus menikmati drama yang tengah ia tonton tersebut.
Di tempat lain di kafe sweet Dian pun hanya santai santi di dalam ruangan abangnya karena ia hanya memantau dari CCTV kafe sedangkan Fred ia pun bekerja di dapur untuk mengatakan menu pesanan pengunjung kafe
Lalu di tempat lain lagi tepatnya di mansion Damian Bramasta biasa di panggil dengan Dami atau Bram ia ingin mencari keberadaan ci ta pertamanya yang belum ia utaran ke seseorang yang ia sukai yaitu Ayudia Amanda
Ia berencana untuk mencari nya dengan bantuan asistennya yaitu Geraldo
" Aldo gimana udah ketemu , dimana dia sekarang " Tanya Damian pada Aldo
" Sudah tuan beberapa hari ini saya mencari nya dan ia berada di rumah milik Arga Sebastian yang memouantai kafe sweet di jalan XX tuan dan beberapa hari ini juga dia jarang kekurangan mungkin akan sedikit sulit anda untuk menemuinya " Jelas Aldi asisten Damian
" Sudah saya gak mau tahu kamu harus bisa bawa dia keluar bagaimanapun caranya " Ucap Damian tegas lalu ia meninggalkan Aldo di ruang tamu sendirian ia pun kurang dengan mobilnya menuju perusahaannya yaitu perusahan D. M. T sedangkan aldi hanya geleng geleng kepala oleh tuannya itu yang sangat terobsesi oleh sosok perempuan yang sederhana seperti Ayu, bahkan sekarang ia di tinggalkan sendirian, tanpa lama ia pun juga kekurangan untuk menyusul tuannya sekaligus blsnya di kantor
Di rumah Ayu sudah bosan menonton dan ia ingin makan tetapi ia malas untuk memasak akhirnya aega pun mengajak Ayu kurang di kafe nya untuk melihat bagaimana kafe nya yang baru saja di perbaiki lagi dua hari lalu dengan nuansa dan suasana yang berbeda
" Mas laper tapi gak mau masak " Ucap Ayu pada Arga
Tak berapa lama keduanya pun sampai di kafe dan keduanya pun masuk ke kafe dan duduk di kursi pojok yang dekat dengan tanaman hias kafe
" Lohh pak Arga anda di kafe " Ucap pelayan yang menyajikan buku menu di kafe sweet milik Arga
" Ya saya hanya mau kana dengan tunangan saya kamu bisa kembali dan bekerja seperti biasa " Ucap Arga pada pelayan kafe nya itu
" Baik Pak, kalo gitu bapak dan nona-nona mau pesan apa " Tanya pelayan itu
" Siapkan saja menu spesial kafe yang baru di tambahkan serta minumannya juga " Ucap Arga pada pelayan kafe nya
" Baik silahkan di tunggu pak Arga, akan saya beritahu dapur " Ucapnya lalu ia pun pergi dan kembali untuk memberitahu dapur agar menyiapkan menu yang di pesan Arga
" Mas menu spesial yang kamu bilang kemaren kan, mas mau makan itu " Tanya Ayu
" Iya kan itu menunya banyak kita pesan satu porsi itu bisa di makan aku sama kamu juga sayang, juga bisa di makan untuk tiga orang karena lelah mas tahu mas ada di sini mungkin bikinnya lebih dari satu porsi kan "
Jawab Arga menjelaskan pada Ayu
" Ooo oky lah, " Jawab singkat Ayu
Di kantor Damian ia mendapat kabar dari asistennya kalo Ayu dan Arga kelir rumah dan sekarang berada di kafe sweet, dengan segera ia pun pergi dan menuju ke kafe sweet milik Arga ia masuk ke dalam kafe dan mencari orangnya
Saat ia tahu di mana Ayu ia pun duduk tak jauh dari tempat Arga dan Ayu duduk di kafe
Damian pun hanya bisa mengamati apa yang ada di depannya saja dengan perasaan cemburu dan marah juga kesal sebab krang yang di cintainya dari lama kini berada tepat di depannya bersama laki laki lain .
Setelah Arga dan Ayu selesai makan dan minum mereka pun memutuskan untuk ke kantor ruangan Arga untuk melihat Dian bagaimana kerjaan pertamanya sebagai menejer kafe
" Mas kita langsung pulang kah? " Tanya Dian pada Arga
" Hmm gimana kalo kita lihat Dian di ruangannya " Tawar Arga pada Ayu
" Boleh boleh, sekalian aku juga mau lihat Dian dan kerjaan barunya " Seru Atu antusias dengan tawaran Arga padanya
Sedangkan laki-laki di belakangnya perasaannya sudah di bakar dengan api cemburu juga amarah yang membara seakan ada asap yang keliru dari ubun kepalanya
Kemudian keduanya pun beranjak dari duduknya dan langsung berjalan ke ruangan Arga di lantai dua , Damian tetap pada tempatnya menunggu kedua krang itu kelar dari kafe
" Hai Dian, gimana kerjaan baru kamu " Ucap Atu senang setelah ia masuk ke dalam dan mendapati Dian yang lagi santai memandangi laptopnya dengan setengah senyum senyum sendiri
" Ehh mbak Ayu, ada bang Arga juga, baik mbak toh aku cuman mantau dari CCTV aja bisa santai santi juga ya kan bang " Ucap Duan pada Ayu yang duduk di sofa tuang kerjanya dengan Arga yang duduk di samping Ayu
" Iya dek, trus kamu senyum senyum sendiri itu ngapain ? " Tanya Arga pada Dian
" Biasalah bang nonton drachin ada yang seru ini dan bagus juga " Jelas Dian
" Ohh ya judulnya apaan dek ? " Tanya Atu penasaran
" Hmm love is all " Ucap Dian
" Ohh tadi aku juga nonton yang itu tapi bosen gak asik saat ada orang ketiga nya " Ucap Ayu dramatis
" Lhah iya mbak emang aku juga kurang suka yang itu, tapi akhirnya keduanya bersama kan " Ucap Dian lagi
" Hmm iya kali mank belum selesai nonton nya " Ucapnya
" Dek udah siang banget nih abang pulang yak sama mbak Ayu, tersebut nanti cek CCTV lihatin adalah orang yang mencurigakan kalo ada simpan vidio CCTV nya oky " Jelas Arga pada adiknya itu
" Siap bang, tapi bang, emang ada orang yang abang maksud kan abang gak tahu pasti juga "
" Ada tadi abang ngerasa ada yang ngawasin abang sama mbak Ayu pas makan jadi lihatin aja CCTV nya "
Setelah percakapan usai Arga dan Ayu pun jemur laku kembali pulang kerumah, dan Damian pun juga mengikuti mereka dari jauh saat mereka masuk ke dalam rumah barulah Damian pergi meninggalkan jalanan menuju perkarangan rumah Arga tersebut dengan perasaannya yang masih membara karena melihat Ayu tinggal bersama Arga di rumah tersebut, tepatnya ia tinggal bersama Arga di rumah Arga.