
Sedangkan Ayu masih sibuk karena tidak bisa membuka pintunya dan hp nya ia lupa dia menaruh nya di loker pakaian
" Masih gak bisa lalu saya perginya gimana tuan " ucap Ayu pada Arga
" Tuan, kamu masih manggil saya tuan
ya "
" Ehh maksud saya emm mas Arga " ucap Ayu yang tidak terbiasa dengan sebutan itu ketika memanggil Arga
" Iya Dian mengunci pintunya selama satu jam atau selama yang ia inginkan pas code yang ada di pintu ,itu akan terbuka sendiri setelah satu jam " jelas Arga santai
" Apaa sa satu jam " teriak Ayu tak percaya
" Ya satu jam atau lebih dan mereka sudah pulang , inilah rencana Dian mengunci kita di dalam selama mungkin dan menyuruh semua orang pergi " jelas Arga kembali
" Lalu , lalu apa ya g haus kita lakukan sekarang " ucap Ayu setengah takut sekarang dari nada bicaranya Arga langsung tahu bahwa Ayu sedang takut
" Ke marilah " perintah Arga menyuruh Ayu datang pada nya yang sedang duduk di sofa kantor nya
Dengan enggan Ayu kembali duduk di sofa tersebut
Sudah berjam jam mereka di sana tapi Pintu itu belum terbuka juga dan hari sudah mulai gelap dan hari ini hujan turun dan mati lampu di kafe Arga setiap turun hujan karena ia memadamkan listrik di kafe ketika hujan
" Aaaahhkk " teriak Ayu ketakutan karena mati lampu ia langsung menutup mukanya dengan kedua tangannya dan meringkuk di sofa
" Apa kamu takut gelap Ayu " ucap Arga kemudian saat ia me dengar teriakan Ayu dan melihat Ayu meringkuk di sofa
" Hmm mendekatlah kemari kau akan baik baik saja " ucap Arga pada Ayu
Tanpa berpikir lagi Ayu langsung mendekat ke arah Arga dan memeluknya erat
" Tidak papa Ayu ada saya di sini sebentar lagi pintunya akan terbuka saya akan antar kamu pulang " ucap Arga menenangkan Ayu yang ketakutan sambil memeluknya erat
" Be benarkah , aku ,aku takut mas Arga aku takut gelap " ucap nya terbata bata tak terasa ia meneteskan air matanya
" Iya jangan takut ada saya , kamu mau main dengan saya " ucap Arga menenangkan Ayu dan mengalihkan perhatian Atau dengan permainan
" Main , main apa " ucap Ayu ragu
" Main tanya jawab , kau boleh bertanya apapun pada ku , aku akan menjawabnya "
" Baiklah , aku akan bertanya , apakah mas Arga memang setampan itu " ucap Ayu polos dengan apa yang ia pikirkan karena itu ia tidak berpikir bertanya apa yang penting ia mendapatkan jawaban dari apa yang ia katakan
" Ya menurut mu apakah aku sangat tampan " tanya Arga kembali
" Iya mas Arga sangat tampan " ucapnya kelewat polos
" Kalau begitu neng Ayu ini sangat cantik " ucap Arga gemas dengan sedikit mengacak rambut Ayu
Mereka pun bertatapan dan jantung keduanya berdebar debar dan rasa itu di rasakan oleh Arga dan Ayu
Lalu mereka di kejutkan oleh Sura pintu yang terbuka
"Klik.. " Sura kunci pintu yang sudah terbuka
" Ahh pintunya sudah terbuka mari saya antar kamu pulang" ucap Arga kemudian beranjak berdiri dan berjalan kelir ruangan
Ayu yang takut gelap pin secara refleks langsung berlari mengejar Arga dan memeluknya dari belakang hingga membuat Arga gelisah dengan perasaannya
" Aku takut " ucapnya kemudian karena Arga berhenti berjalan
" Ya ada saya tidak perlu takut " ucap Arga lembut dan meraih tangan Ayu untuk di gandeng nya dan mereka berdua pun berjalan bersama kelir dari kafe tersebut
Setibanya di luar Arga mengunci kafe dan mengantar Ayu pulang ke kontrakannya , ternyata di sana tidak seperti harapan Ayu barang barang ya di taruh di luar saat Ayu meminta penjelasan dari pemilik kontrakan tersebut , ternyata pemilik mengatakan bahwa tempatnya sudah di beli orang lain sehingga Ayu tidak bisa tinggal di sana kembali
Lalu Arga yang masih menunggu di dekat kontrakan itu karena melihat ada barang barang yang di keluarkan dan ia penasaran maka ia menunggu di sana betapa terkejutnya ia melihat Ayu membawa pakaiannya yang ada di luar itu dan berjalan di tengah hujan yang masih gerimis
" Jadi itu milik Ayu " gumam Arga
Dengan cepat ia turun dari mobil dan menghampiri Ayu yang sedang menangis
" Ayu " teriak Arga dan berjalan cepat menuju arah Ayu , Ayu yang merasa ada yang memanggilnya ia pun menoleh kebelakang dan menghentikan langkahnya
" Ma mas Arga " ucapnya karena tiba tiba Arga memeluknya erat
" Mas masih disini " ucapnya yang masih di dalam pelukan Arga
" Ya , mari pulang " ajak Arga lalu melepaskan pelukannya dan mengajak Ayu masuk ke dalam mobil nya kembali
Ayu yang masih terkejut pun hanya menuruti apa ucapan Arga
Setelah sampai di rumah Dian yang sudah menunggu Arga pulang di luar pun merasa senang bahwa Abang ya telah sampai tapi Dian melihat Ayu keluar dari dalam mobil Arga langsung menarik tangan Ayu untuk masuk ke dalam rumah
" Mbak Ayu , ayo masuk mbak " ucap Dian dan masuk bersama Ayu yang masih diam seribu bahasa , Arga yang melihat adiknya itu hanya geleng geleng kepala saja dengan tingkah laku adik nya itu
" Mbak Ayu kok bareng sama bang
Arga " tanya Dian penasaran
" Tadi mbak sempet pulang di antar Abang mu tapi mbak gak bisa tinggal lagi di sana karena tempatnya udah di beli orang terus Abang mu Dateng dan ajak mbak pulang ke sini , jadi gak enak deh , masak hari pertama mbak kerja udah Sial banget " ucap Ayu menutupi kesedihannya karena kejadian kontrakan tadi dan kejadian memalukan yang di lihat Arga saat pertama ia bekerja
" Beruntung dong mbak , mbak kan udah sama bang Arga , dan misi black rose aku minta ke bang Arga agar mbak tidak kabur , yang artinya bang Arga akan mendapatkan apa yang bang Arga mau dan aku mau , sedangkan mbak Ayu hanya perlu menangkap maksud nya dan menerima semua perlakuan manis bang Arga nanti " jelas Dian panjang lebar
Sedangkan Arga ia sudah selesai berganti pakaian sejak tadi dan sekarang Arga sedang memasak makan malam berupa nasi dan oseng oseng tempe dan tahu juga teh ha gay untuk mereka bertiga
" Kalian sudah selesai , mari kita makan Abang sudah siapkan makan malam , dek ajak Ayu makan ya Abang akan makan di ruang kerja Abang " jelas Arga pada adeknya
" Siap bang " ucap Dian penuh dengan senyuman hangat di bibirnya nya itu
" Mbak makan yang banyak , bang Arga udah masakin kita nih dan teh hangatnya juga "
Ucap Dian seraya mengambil makanan nya di piring lalu di berikan pada Ayu , lalu ia mengambil satu lagi dan memakannya
Mereka berdua pun memakan dengan lahap karena lapar
Sedangkan Arga memakan di ruang kerjanya karena ada pesan dari Fred bahwa besok mereka akan pergi ke Bandung karena ada klien yang dari Bandung i gin bekerja sama dengan Arga
Setelah lam Arga berada di ruang kerjanya ia pun keluar sambil membawa piring dan gelas kotor bekas makan nya tadi , Arga berjalan ke dapur dan mencuci tempat makannya itu ,
Setelah semuanya beres Arga pergi ke kamarnya dan me dapati adiknya sudah tidur di kamarnya tersebut karena kamar nya di tempati oleh Ayu ia ingin bercerita pada abangnya tapi karena Abang ya lama maka Dian pun tertidur
Lalu Arga pun menyelimuti adiknya itu dan ia menyusul adiknya tidur dan mereka memasuki alam mimpinya .
Keesokan paginya Arga sudah siap dengan setelan kemeja dan jas hitamnya seta dasi hitam juga sepatu kerja hitam dengan Bros mawar hitam nya Dian yang melihat abangnya sudah bersiap pagi pagi sekali pun heran lalu ia bertanya pada Arga
" Bang Abang mau kemana sih pagi pagi sekali bukannya kafe bukanya jam delapan ya bang "
" Kafe libur satu hari dulu dek kamu temani Ayu aja di rumah Abang sama bang Fred mau ke Bandung ada klien mungkin Abang pulang malam "
" Ohh iya bang hati hati , jangan lupa oleh oleh nya bang " ucap Dian lalu Dian beranjak bangun dari tempat tidurnya dan langsung menuju ke kamar mandi
Sedangkan Arga sudah kelir dari rumah dan menuju mobil Fred karena Fred sudah menjemputnya
" Fred berangkat sekarang "
" Baik tuan "
Di rumah Ayu mencari Dian karena tidak kelihatan dan ia pun bosan karena tadi pagi sekali mendapatkan pesan bahwa kafe libur satu hari u tuk menghilangkan bosannya ia pun menuju dapur dan memasak
Ayu memasak makan pagi berupa nasi goreng seafood dan tempe penyet seta oseng oseng langsung dan telur ceplok pedas saus tomat lalu minumnya ia membuat teh manis hangat dan air putih saja
Dian yang mencium aroma masakan pun langsung menuju meja makan setelah selesai mandi dan berganti pakaian
" Wahh mbak ayu masak , kayaknya enak banget deh " ucap Dian senang dan langsung mengambil makanannya
Dan melahapnya
" Pelan pelan dek " ujar Ayu yang sudah terbiasa memanggil Dian dengan sebutan dek atau Dian meskipun baru kemarin ia bekerja tapi sudah terasa sangat dekat dengan Dian
Ayu pun juga memakan masakannya
" Ohh ya Dian Abang kamu mana mbak enggak lihat dia dari tadi " tanya Ayu pada Dian
" Bang Arga ke Bandung ada klien nanti pulang malem kita di rumah aja mbak kata bang Arga " jelas Dian tak lama mereka pun sudah selesai makan dan membersihkan sisa makanan nya masih tersisa nasi goreng seafood nya dan mereka berencana untuk menghabiskan saat makan siang nanti
Setelah selesai bersih bersih mereka pun menonton tv dan bercerita banyak ,
Di tempat lain Arga telah sampai di kafe Bandung dan menemui kliennya bersama dengan Frederik
" Salam pak maaf saya terlambat" ucap Arga pada kliennya tersebut
" Ehh pak Arga duduk pak , ohh tidak masalah kami juga baru sampai pak " ucap orang tersebut
" Ya pak lalu bagaimana dengan rencana bapak selanjutnya mengenai kafe
sweet " tanya Arga
" Hmm iya begini pak Arga saya sudah lama mengamati pekerjaan Arga dan kafe bapak , saya sangat tersentuh karena kerja keras anda membuka kafe itu dan memulai dari nol lalu kafe sweet anda juga sangat terkenal dengan menu menu yang ada di tambah dengan menu spesial yang ada di daftar menu saat akhir pekan pak " jelas orang tersebut
" Itu terimakasih atas pujian anda saya hanya ingin menjalankan bisnis ini dengan baik saja pak " jawab Arga dengan senyum tipisnya
" Kalau begitu kita akan bekerja sama pak saya sudah membawa berkasnya" ucapnya mem Erika berkas tersebut dan Arga pun menerimanya lalu di serahkan oleh Fred untuk di lihat dan di baca
" Tuan sepertinya tidak ada masalah dan ini sangat baik untuk kafe kita tuan jika bisa bekerja sama dengan coklat kafe " jelas Frederik
Lalu Arga pun menerima kembali berkas tersebut kemudian dengan cepat ia membuka halaman perhalaman dan merekamnya dengan brosnya itu lalu di akhir berkas ia pun menandatangani surat bisnis kafe tersebut
" Baik pak selamat bekerjasama dengan anda " ucap Arga seraya menyerahkan berkas tersebut
" Iya terimakasih pak Arga semoga kerja sama kita lancar dan sukses untuk kedepannya " ucap kra g tersebut dan menerima suratnya kemudian ia menandatanganinya sendiri
Tak lama pertemuan pun berakhir dan Arga sekarang dalam perjalanan pulang
Selama beberapa jam ia di jalan dan ia juga sudah membeli oleh eh untuk adiknya itu dan Ayu yang sekarang berada di rumahnya .
Arga membelikan kue dessert saat melewati toko kue yang ada di sana ia membeli kue kering keju yang di campur dengan toping marshmellow di atas ya
Gambarnya kawan kawan
Wahh manis banget tuh kayaknya enak banget rasanya teman teman author jadi pengen hihihi .... 😍😍😍🍰🍰