
Saat di perjalanan pulang Arga dan Dian tak sengaja melewati tempat hewan dan Dian pun ingin sekali memelihara kucing
" Bang kita ke sana yuk bang ke tempat penjualan hewan itu aku mau kucing bang " ucap Dian manja pada Abang nya
" Ke pet shop tadi kah , " tanya Arga pada Dian
" Ihh Abang iya lah kemana lagi kalo beli hewan kalo gak ke sana , cepetan balik bang " ucap Dian tak sabar
" Iya iya kita ke sana ucap Arga kemudian " setelah itu Arga membelokkan mobilnya kembali ke tempat penjualan hewan tersebut
Tak lama mereka pun sampai dan Arga bersama Dian pun masuk ke dalam tempat tersebut
" Wahh banyak banget kucing nya lucu lucu imut imut gemes banget deh " ucap Dian yang sangat senang setelah melihat kucing yang ada di sana
" Mau yang mana dek mau melihara kucing ? " Tanya Arga
" Iya tapi bingung yang mana , imut imut semua kucing nya " ucap Dian yang masih asik memilih dan melihat berbagai macam kucing di sana
" Hmm gimana kalo yang ini kayak kucing Jawa dek tapi warna dan bulunya bagus tuh juga matanya imut kayak kamu , kayaknya keturunan Persia kalo gak ya anggora " ucap Arga menunjuk kucing warna abu abu yang masih kecil itu karena memang kucing kecil itu sangat menarik perhatian Arga
" Wahhh iya bang bagus banget, lucu juga dia masih kecil bang " ucap Dian girang begitu melihat kucing yang di tunjuk Arga
" Jadi " tanya Arga kembali pada sang adik karena memang adiknya yang ingin kucing
" Yang Abang pilih tadi aja adek juga suka itu lucu banget pasti kucingnya aktif " ucap Dian penuh dengan senyuman nya
Lalu Arga pun langsung bilang pada penjualnya untuk membeli kucing yang di pilih Arga tadi .
Setelah selesai membayar dan membeli kucing serta makanan kucing juga wadah untuk tempat makan dan minum kucing serta barang barang lain yang di butuhkan untuk memelihara kucing , Arga dan Dian pun kembali ke mobilnya dan langsung kembali pulang ke rumah , tepatnya di apartemen Arga .
Nah teman teman ini dia foto kucingnya
Wahh lucu banget , matanya warnanya coklat tuhh , gemesin ya kucingnya ...😮😮😍😍
Tak lama mereka pun sampai di apartemen dan mereka pun di sambut oleh Felix dan juga Surya yang sudah menunggu mereka di depan pintu apartemen nya
" Kak Felix kak Surya kalian di sini " ucap Dian pada mereka berdua sambil mengelus ngelus kucing nya yang baru saja ia beli tadi
" Iya kita mau bicara sama Abang kamu tuh " ucap Felix sambil menunjuk Arga yang ada di belakang Dian yang lagi membawa beberapa paper bag ya g isinya adalah barang barang untuk kucing nya ,
Lalu Arga pun berjalan ke depan untuk membuka pintunya , kemudian mereka berempat pun masuk ke dalam apartemen Arga
" Molli kita main yuk " ucap Dian yang masih menggendong kucingnya ia memberi nama kucing itu molli karena kelucuan kucing itu dan Dian merasa nama molli itu juga sangat cocok untuk kucing nya
" Ga gimana pengawalan gue aman kan "
Tanya Felix pada Arga
" Aman infonya juga gue udah terima kemaren saat Lo kirim pesan pengawal Lo ada di luar saat jam makan siang "
Jelas Arga sambil mengambilkan minuman segar yang ia buat bersama Dian kemaren malam dan masih banyak di dalam lemari es nya
" Nih minum pasti lama kan nunggu gue pulang tadi " ucap Arga seraya meletakkan minumannya ke meja ruang tamu
" Tahu aja kita lagi haus " ucap Felix
Kemudian Felix dan Surya pun langsung meminum minumannya tersebut
" Ohh ya kalian berdua kesini mau apa " tanya Arga penasaran kepada kedua temannya itu
" Gue ada info , anak buah gue Vico udah ngawasin perempuan ular itu , katanya dia ada ketemu sama orang orang bayaran buat rencananya dan satu orang laki laki namanya Damar di kafe Mandala Deket sama kafe Lo Ga " jelas Surya pada Arga
" Ohh ya gue gak akan beraksi tanpa rencana dan gue akan nunggu permainan nya sekali kena langsung tangkap , kita buat kayak permainan main tangkap aja " jawab Arga pada mereka
" Hmmm dan gue juga cari infonya saat dia balik ke sini , ada kan di dalam berkas yang di kasih sama Lo " ucap Felix
" Ya dia kembali buat dapatin gue lagi setelah apa ya g di lakukan Seto ke dia setelah semua kebusukan Seto terbongkar kan " ucap Arga pada kedua temannya itu
" Hmm iya dan Lo harus waspada Ga sekarang" ucap Felix serius sambil menyesap minuman nya
" Gue masih bingung deh, siapa sebenarnya Damar itu " ungkap Surya dengan orang yang bernama Damar
" Ahhh iya Ga , Damar gue kayak familiar dengan namanya tapi orangnya gue lupa " ujar Felix menimpali ucapan Surya
" Hmmm Damar ya , ..." Ucap Arga nampak berfikir " ohhhh gue inget sekarang , dia adalah temen seangkatan kita tapi gak pernah Deket sama kita cuman kenal aja tapi dia sering perhatiin apa aja kegiatan yang kita lakuin , masalahnya dia adalah sahabat Viona dari kecil " sambung Arga begitu ia mengingat siapa Damar itu
" Haaa masak, kita gak ingat sama sekali Ga " ucap Felix
" Iya bener apa yang Felix katakan gue bahkan udah lupa " sambung Surya
" Dek adek , adek sayang tolong ambilin Bros Abang yang ada di laci almari Abang nomor satu dek sama laptop Abang di ruang kerja Abang " teriak Arga dari bawah , dan Dian pun mendengar teriakan Abang nya seketika terkejut karena ia lagi asik main dengan molli di kamarnya
" Astaga Abang adek kaget nih , iya bang adek ambilin " teriak balik Dian
Tak lama Dian pun datang dengan laptop yang ada di dalam tas kerja Arga dan satu Bros mawar hitam nya yang ada mutiara merahnya di tengah
" Makasih dek , ohh iya adek sibuk gak " ucap Arga sama adik nya
" Sibuk main sama molli bang , kenapa "
" Ohh namanya molli , hmm tolong bikinin kue buatan kami yabg sering di lesan di kafe dong dek , temen Abang lama di sini kasian mereka kan belum makan " ucap Arga pada adik nya
" Bisa sih tapi molli gimana "
" Oky , tapi bahannya ada kan bang " tanya Dian
" Ada banyak di dapur kamu lihat aja " balas Arga pada adiknya seraya ia memperbaiki bros nya itu untuk di lihat file nya
" Lalu Dian pun berlalu kembali ke kamarnya dan menggendong molli untuk di berikan pada Abang nya
" Ga Lo apaan dah nyuruh nyuruh adek Lo segala " ucap Surya dan Felix bersamaan
" hahaha kalian kompak bener deh ya , enggak papa lagian kue buatan Dian itu enak banget jadi menu andalan di kafe , kalo gak gitu dia bakal main sama molli Sampek malem nanti " jawab Arga sambil menawan tawanya karena mendengar Felix dan Surya yang begitu kompak dalam berbicara
" Hmmm terus Lo ngapain dah sekarang" ucap Surya
" Masih benerin file ini gue , kalian inget dong pasti kalo gue dari dulu suka bawa kamera kecil dan pakek Bros ini ke sekolah " balas Arga yang masih sibuk dengan laptopnya
" Ohh sampai sekarang ya masih gak berubah kebiasaan Lo yang suka ambil video dan apapun ya g yang ada melalui kamera kecil Bros Lo itu kan " siarkan Surya pada Arga temannya itu sedangkan Felix ia hanya mengamati Arga yang sibuk dengan laptopnya
" Bang titip molli dong , nih " ucap Dian tiba tiba dan menyerahkan molli di pangkuan abangnya
Dan hanya di jawab anggukan oleh Arga , lalu Arga pun mengelus-elus molli
Yang berada di pangkuannya dengan satu tangan nya sedangkan tangan satunya lagi ia gunakan untuk mengerjakan tugas nya ,
Setelah menyerahkan molli Dian pun langsung berjalan menuju dapur dan membuat kue seperti kue kering Dengan krim di tambah dengan potongan buah buahan, Dian membuat kue tersebut dengan empat susun, sebanyak lima kue sisanya ia taruh di dalam lemari es
Sambil menunggu Dian membuat kue tiga laki laki itu sibuk dengan apa yang mereka kerjakan dan Arga sibuk membuka keamanan yang ada di laptop untuk membuka file yang ada dan kedua temannya itu asik bermain hp sambil menunggu Arga selesai membuka file tersebut juga Arga yang lagi mengelus elus molli
Molli yang masih kecil sangat suka di elus elus dan dia tertidur dipangkuan Arga dengan sangat imut
Hari sudah beranjak sore tapi ketiga laki laki itu masih sibuk dengan apa ya g mereka kerjakan sekarang
Tak lama Arga pun selesai dengan file dan laptopnya
" Tik... " Bunyi ketikan Arga saat selesai membuka file tersebut
" Udah bisa Ga " tanya Surya ya g melihat Arga meregangkan tubuhnya sesudah menaruh molli ke sofa sampingnya
" Kita lihat sekarang " sambung Felix
" Ya kita lihat sekarang , kalian pasti ingat habis lihat ini " ujar Arga
Lalu mereka bertiga pun melihat beberapa Vidio dan rekaman dari laptop Arga dan perlahan lahan mereka mulai mengingat nya kembali
Saat mereka melihat Vidio yang terakhir Duan oun datang dengan empat piring kue dengan nampan di tangannya
" Bang kue nya udah jadi nih " ucap Dian seraya meletakkan kue tersebut ke meja ruang tamu
" Iya makasih aduk ku sayang " ucap Arga pada adik nya itu
Nih kalian makan dulu itu Vidio berhentiin aja sebentar nanti lihat lagi " ujar arga sambil memberikan dua piring kue pada ke dua temannya itu
Dan kedua temannya menerima kue dari Arga dan mereka mulai memakannya begitu pula dengan Arga , sedangkan Dian yang melihat molli tidur di sofa samping abangnya pun tersenyum sambil memakan kuenya di sofa samping
" Enak kan bang kue nya " ucap Dian yang ingin melihat reaksi abangnya dengan rasa kue yang ia buat
" Iya enak banget , masih ada sisa kan " ucap Arga
" Ada satu di lemari es " jawab Dian
" Enak banget Ga kue buatan adek Lo "
" Iya mantul deh "
Ucap Surya dan Felix mengomentari kue buatan Dian
" Iya lah adik gue tuh yang masak " ucap Arga pada mereka
" Bang kalian tuh diskusi apaan sih dari tadi gak kelar kelar tahu " tanya Dian penasaran
" Ohh itu kita lagi diskusi rencana merah buat main kejar tangkap sama orang yang pernah kamu temuan di kafe kemarin dek " jelas Arga pada Dian
" Hahh emang segitu parah nya kah Sampai ada rencana merah segala
bang " tanya Dian kembali
" Lebih parah dek dari yang dulu mungkin adek gak tahu ceritanya karena Abang hanya cerita in bagian besar nya dulu " ujar Arga sambil menghela nafas kasar tapi masih setengah halus agar adiknya tidak takut karena ia sedang kesal dan marga saat membahas masalahnya dulu
" Ohh iya bang adek paham , " jawabnya
Setelah mereka bertiga selesai dengan makannya mereka pun melanjutkan melihat Vidionya kembali , tak terasa hari sudah malam dan mereka baru saja menyelesaikan melihat Vidionya dan rekamannya yang ada di dalam file itu
Tak lama Felix dan Surya pamit pulang karena sudah malam dan setelah mereka berdua pergi , Arga pun merapikan tempatnya ia memasukkan lagi laptopnya ke dalam tas nya dan menaruh Bros nya ke laci almari nya juga meletakkan piring seta gelas kotor di wastafel lalu mencucinya ,
sedangkan Dian ia selesai dengan mandi nya ia segera kembali ke kamar tamu yang di tempati abangnya sekarang , sambil menunggu abangnya selesai dari kamar mandi yang ada di dapur , setelah selesai dari kamar mandi Arga menuju kamar nya dan segera berganti pakaian , walaupun Arga melihat adiknya di sana tapi adiknya tak melihat Arga adiknya sedang asik bermain hp sambil tengkurap dan molli ia sedang tidur di dalam tempat tidur kucing nya yang ada di dalam ruang keluarga .
Preview gambar kue yang di buat Dian ya sama minuman segar
Hmmm mantap teman teman itu kue nya dan minumannya seger abis dah...😋😋😋