Chief Arga

Chief Arga
52 season 2 part 24



Malam harinya Arga tidak bisa tidur entah kenapa pikirannya selalu berkelana kemana mana firasatnya mengatakan akan ada sesuatu yang akan terjadi nanti tetapi tidak tahu apa itu, Arga terus berusaha untuk memejamkan matanya tetapi tidak bisa ia merasa gelisah,


Lalu ia memutuskan untuk kekurangan dari kamar menuju dapur untuk minum. Saat ia mengambil air minum ia mendengar suara teriakan Ayu dari dalam kamar sedangkan Dian karena ia sudah tidur makan ia tidak mendengar apapun


" Aaaahhh tidaaaakkk " Teriak Ayu bangun dari mimpinya dan ia terduduk di kasurnya


Arga yang mendengarnya pun langsung meletakkan gelas air minum nya yang belum sempat ia minum air nya kemudian Arga pun berlari menuju kamar Ayu untuk mengetahui ada apa sebenarnya


" Ayu neng " Ucap Arga panik setelah ia masuk ke dalam kamar Ayu iaelihat Ayu yang sedang duduk ketakutan


" Neng Ayu sayang kamu kenapa ? " Tanya Arga lembut saat ia menghampiri Ayu dan ia langsung memeluknya dan mengusap kepalanya agar Ayu tenang


" Mas aku, a aku takut " Ucap Ayu yang masih ketakutan di dalam pelukan Arga


" Mimpi buruk kah kamu neng " Tanya Arga kembali dan Ayu menganggukkan kepalanya


" Sudah tidak usah takut ada mas disini, kamu bisa cerita sama mas nanti " Ucap Arga pada Ayu yang sudah mulai tenang lalu Arga pun melepaskan pelukan nya


" Mau minum mas ambilin air putih " Tawar Arga pada Ayu dan ayu pun menganggukkan kepalanya tanda ia setuju setelah itu Arga kembali turun dari kamar Ayu untuk mengambil minum di dapur saat di dapur Arga meminum minumannya tadi setelah ia minum ia pun mengambil minum lagi untuk ia berikan pada Ayu


" Sayang ini minum dulu biar tenang " Ucap Arga memberikan air minum tersebut pada Ayu


Di terimanya gelas yang berisi air putih itu dan Ayu pun meminumnya setelah itu ia meletakkan gelas di atas meja nakas tempat tidurnya


" Sekarang kamu bisa cerita sama mas, ada apa ? Sampai kamu mimpi buruk hmm" Ucap Arga yang ikut duduk di tepi kasir Ayu


" A aku aku ... " Ucap Ayu tidak meneruskan bicaranya karena ia masih sangat ketakutan Arga yang tahu kondisi Ayu yang mungkin belum bisa cerita ia pun memaklumi nya


" Kalo belum bisa tidak masalah sayang, mau tidur lagi " Ujar Arga, tetapi Ayu menggelengkan kepalanya karena ia tidak ingin tidur lagi dan bermimpi buruk kembali


" Kenapa masih takut, ? " Tanya Arga


" Iya aku takut mas " Ucap Ayu dengan suara lemah


" Mau di temenin disini " Ucap Arga kembali dan ayu pun mengangguk


Kemudian Arga naik keranjang samping Ayu dan merebahkan dirinya Ayu yang masih terduduk pun melihat Arga yang sudah berbaring di sampingnya


" Neng tidur sini sama mas, mas temenin " Ucap Arga lembut pada Ayu


Ayu pun menuruti nya dan ia membaringkan tubuhnya di samping Arga dengan posisi menghadap ke arah Arga dengan tangan Arga yang ia jadikan bantal karena memang Arga menjadikan tangannya untuk menjadi bantal Ayu tidur


" Gak bisa tidur kah neng, ? " Tanya Arga kembali karena Ayu belum juga tidur ia memainkan jari tangannya


" Enggak bisa kalo tidur nanti mimpi lagi, aku gak mau mas " Ucap Ayu dengan nada lemah dan mata yang satu karena ia sangat mengantuk tetapi tidak bisa tidur


" Mau dengerin musik gak biar bisa tidur mas ada musik yang bisa buat kamu nyaman " Tawar Arga karena saat ia tidak bisa tidur dan untuk menenangkan dan tenang dalam berfikir ia akan mendengarkan musik tersebut


" Boleh " Jawab Ayu lalu Arga pun mengambik ponselnya yang ia kw takkan tadi di nakas tempat tidur atu saat ia menghampiri Ayu tadi


Lalu Arga menyalakan ponselnya dan memutar lagu atau musik klasik dari Chopin yang terkesan romantis itu tetapi Wajah Ayu ia tampak tidak menikmati lagunya lalu Arga pun mengganti musiknya ia memutar musik klasik dari Ricard Claidyrman yang berjudul Maringe De Amor dan Ayu pun merasa sangat menikmati lagunya karena perlahan Ayu mulai tenang dan menikmati musik tersebut


Musik terus berputar hingga musik terakhir yang dimainkan July dengan judul ini love meskipun yang berputar adalah musik klasik tetapi berhasil membuat Ayu tertidur di dalam dekapan Arga yang ikut tertidur di samping Ayu sambil memeluk tubuh ramping Ayu


" Ya Ampun pagi pagi udah dengerin musik apa bang Arga lagi ada masalh ya mutar musik, tapi kok ini dari kamar mbak Ayu, lihat gak ya " Gumam Dian, lalu ia pun beranjak dari tidurnya untuk mandi ke kamar mandi setelah selesai ia ingin melihat kamar Ayu tapi ia urungkan karena musik tersebut telah berhenti dan Dian pun memutuskan untuk memasak sarapan saja


Arga yang baru bangun dari tidurnya ia mematikan ponselnya dan Ayu yang masih tertidur oun ikut bangun karena tidak memiliki dengar musik yang di putaran oleh Arga


" Kok di matiin mas " Ucap Ayu


" Sudah pagi neng, masig mau denger lagi " Balas Arga


" Ya musiknya bagus mau dengerin lagi boleh kan mas " Ucap Ayu yang nyali mendudukkan dirinya di kasurnya dan Arga sudah berdiri dan keluar kamar


" Hmm boleh dong ini kamu pilih aja musiknya yang mana kamu bisa dengerin sepuas kamu sayang, tapi. . . " Ucapan Arga menggantung dengan senyuman yang terukir di wajah Arga


" Tapi apa mas " Tanya Ayu yang penasaran


" Tapi.. . Kita keluar dulu ya habis bersih bersih dan sarapan kamu bisa dengerin lagi sesuka hati kamu " Ujar Arga pada Ayu


" Oky kalo gitu aku, aku mandi dulu " Ucap Ayu lalu ia bangkit dan segera menuju ke kmar madi sambil membawa pakaiannya keluar dan Arga oun hanya tersenyum melihat tingkah Ayu yang sedang malu malu kucing itu


Sesaat Arga pun keluar dan kembali ke kamarnya untuk mengambil pakaian ganti lalu ia juga menuju ke kamar mandi untuk melakukan ritual paginya


Setelah Ayu dan Arga selesai dari kamar mandi dan mengganti pakaian nya mereka menuju ke meja makan karena Dian sudah menunggu mereka din meja makan


" Lama ya dek? " Tanya Arga pada Dian yang sedang menatapnya tajam


" Banget, udah selesain makannya aku bang, " Ucap Dian sewot karena kesal ia sudah menunggu lama dan juga ia sudah selesai makan karena abangnya dan Ayu yang beru saja kelurahan dan selesai dengan urusan mereka kemudian menuju meja makan


" Ya sudah abang sama mbak Ayu makan dulu kamu tunggu di ruang tengah ada yang mau abang bicarain nanti sebelum berangkat ke kafe " Ucap Arga dengan nada bicara yang terkesan dingin tetapi ada seraknya


Kemudian Dian puneninggalkan mereka dan menuju ruang tengah , ia bermain dengan molli, ya si kucing kecil yang lucu molli juga di bawa ke rumah baru Arga


" Makan sayang biar sehat " Ucap Arga pada Ayu dan Ayu pun tersenyum mendengar apa yang di ucapkan Arga


Keduanya oun makan dengan tenang dan tanpa suara, setalah selesai makan dan membersihkan sisa piring kotor mereka,


Arga dan Ayu pun menuju ruang tengah dan duduk di sofa bersama Dian yang masih bermain dengan molli


" Apaan bang, " Ucap Dian langsung ke intinya


" Bukan apa apa sih, tapi kamu abang tugas ini buat jaga mbak Ayu beberpa hari ke depan kamu tidur aja dikamar mbak Ayu aja dek beberapa hari aja " Ucap Arga pada Dian ia mengambil molli dari pangkuan Dian mengelus nya lembut


" Ohh oky bisa kok tapi alasannya kenapa bang, ohh ya tadi aku denger musik abang " Tanya Dian yang masih penasaran dengan ucapan dan tugas abangbya u tuk menjaga Ayu beberapa hari kedepan


" Gak tahu perasaan abang gak enak aja, nanti kamu ajak cerita mbak Ayu ya " Ucap Arga kembali dan Ayu yang hanya menunduk mendengar percakapan mereka berdua


" Lhah si abang kagak jelas, ya dah nanti serahin aja semuanya ke aku abang gak usah gitu juga kali bicaranya buat takut aja " Ucap Dian karena suasana nya sangat dingin dan tidak mengenakkan


" Ya sudah, kita berangkat sekarang pasti semuanya udah nunggu kita, kali aja kafe belum di buka karena kita telat " Ucap Arga lagu kemudian ia pun keluar dari rumahnya di ikuti oleh Ayu dan Dian, mereka pun menaiki mobil Arga yang di sopir oleh pak joko sopir pribadi Arga yang ia pekerjakan ia bisa menjadi sopir dan penjaga rumah Arga sampai Arga keluar dari kafe setelahnya pak joko lun di perbolehkan untuk pulang kerumah nya


Di dalam mobil Arga terus memutar ponselnya dan ia memutar musik klasik nya tersebut dan itu membuat nya tenang dan Ayu oun juga merasa tenang setelah mendengar musik yang Arga putar, Ayu yang hanya duduk diam menikmati pemandangan kurang dan musik yang di putar, lalu Dian yang merasa aneh sejak tadi pagi pasalnya abangnya bitu juga tidak banyak bicara dan tidak menjelaskan apapun juga, sedangkan Arga ia hanya menikmati misik sambil menghisap batang kayu manisnya dengan memejamkan matanya hingga mereka sampai di kafe .