
Di dapur Dian sedang senyum senyum kecil membayangkan abangnya yang makan kue buatan Ayu akan seperti apa reaksinya
" Dian tadi Abang kamu bilang katanya kuenya bisa masuk daftar kafe besok ada promosinya setiap ada orang pesen dua kue yaitu kue kering sama kue puding maka dapan kue awan gratis " ucap Ayu yang sudah kembali kedalam dapur dan langsung menyampaikan pesan dari atasannya itu
" Astaga mbak Ayu ngagetin tahu gak , ohh iya sip kita bikin kue banyak besok but promosi nya " jawab Dian pada Ayu
" Terus katanya bang Arga kuenya rasanya gimana mbak , terus tanya gak yang bikin siapa " tanya Dian beruntun pada Ayu
" Katanya enak , enggak dia gak tanya itu "
" Ohhh tapi kok mbak lama di sana di suruh nemenin makan ya tapi gak dapat jatah kue nya " tebak Dian dengan senyum di bibir ranum nya
" Ehh kok kamu tahu sih "
" Yah bang Arga gak asik ahh " gumam Dian pelan
" Terus di depan bang Arga kamu manggil aku apa mbak " tanya Dian penasaran
" Aku panggil kamu mbak "
" Hahaha mbak Ayu lucu deh , pasti bang Arga heran kamu manggil aku mbak , itu bang Arga akan langsung tanya kamu masak manggil aku mbak padahal kan aku lebih muda dari mbak Ayu " tebak Dian lagi sambil menahan tawanya
" Ihh Dian kamu kok bisa tahu sihh sebell deh " ucap Ayu kesal
" Yahh pemikiran Abang aku mbak pasti aku tahu watak bang Arga tuh mudah di tebak tapi yang belum kenal sama bang Arga pasti gak bisa nebak alis bingung kata katanya aja kayak teka teki silang tapi lebih sulit sih " jelas Dian sambil menata piring buat kue nya
" Hah masak sih " ucap Ayu semakin di buat penasaran dengan sosok Arga , Pria yang membuat jantung nya berdebar debar saat pertama kali bertemu dan melihat wajahnya serta mendengar suaranya
" Kalo mbak gak percaya ya coba nanti mbak tanya , ke bang Arga misi black rose main tangkapan dan dapatkan " ujar Dian pada Ayu
" Hah misi apa itu dek aku gak ngerti suer " balas Ayu
" makanya nanti tanyakan aja ke bang Arga saat makan siang mbak anterin makanan bang Arga ke sana bilang aja aku lagi mau makan sama temen temen di dapur "
" Lagi Dian aku gak nyaman ketemu sama Abang kamu " jelas Ayu mengatakan pikiran
" Kenapa mbak , gak tahan lihat bang Arga yang ganteng ya , "
" Ihh kamu tuh ya "
" Hahaha gak papa mbak nanti juga terbiasa bang Arga orangnya asik kok " jelas Dian sedikit menceritakan tentang Abang itu karena Dian merasa jika Ayu teman kerjanya itu juga suka dengan abangnya tak beda jauh mereka berdua sama , sama-sama menyembunyikan perasaan nya
Di lain tempat di ruang kerja Arga ternyata Fred memberikan informasi tentang perusahaan XX yang katanya ingin bertemu dengan Arga tetapi tidak jadi
" Tuan maaf tadi saya baru dapat pesan dari asisten klien tuan yang ingin bertemu nanti " ujarnya pada Arga
" Lalu mereka berkata apa Fred " tanya Arga
" Mereka meminta maaf karena tidak bisa datang dan membatalkan pertemuan nya sebab ada masalah kelurga " jelas Frederik pada Arga
" Baiklah dan atur waktunya u tuk Minggu depan dan sesuai kan dengan jadwal apabila mereka ingin bertemu kembali " perintah Arga pada Frederik
Lalu di depan kafe ada seorang perempuan yang tak lain adalah Viona bersama dua orang laki laki yang ternyata sudah di bayar nya untuk membuat kekacauan dengan ingin melecehkan Viona untuk membuat Arga menolongnya dan ia bisa mendapatkan Arga kembali
" Tolong , tolong saya , " teriak keras
" Kau tidak bisa lari cantik sini ikut aku saja , cantik " ucap kedua orang bayaran Viona tersebut
" Tidak jangan lepaskan aku " ucap Viona memelas dengan aktingnya yang sempurna
Arga yang melihat itu dari cctv memeri tahkan Fred untuk menghubungi nomor polisi dan ia menghubungi pengawalnya karena nomornya sudah di berikan eh fix kemarin saat di rumahnya juga Arga menghubungi kedua temannya untuk me kafe nya
" Fred hubungi polisi sekarang " peri Tah Arga
" Baik tuan " dengan segera Fred melaksanakan tugas Arga
" Halo morga kalian ada tugas tangkapan semu arang yang kau lihat sekarang di depan kafe yang membuat kacau itu " ucap Arga di telpon
" Baik tuan kami laksanakan" ucap Morgan membalas
" Dre kita beraksi sekarang , tangkap mereka " ujarnya pada temannya itu Andre
" Halo Felix " ucap Arga di telpon saat menghubungi Felix
" Ya halo Ga ada apa " balas Felix
" Hubungi Surya , kalian ke kafe sekarang misi merah berhasil " ujar Arga lalu mematikan telepon nya
" Tangkap Dre " ujar Morgan
" Kalian tidak bisa kabur " ucap Andre dan Morgan lalu menangkap orang orang itu
" Lepaskan aku kenapa kalian menangkap aku , harusnya kalian menangkap mereka , mereka i gin membawaku " ucap Viona masih dengan dramanya sedangkan dua orang yang sudah di di lumpuhkan dengan senjata bius dengan cara di tembak pun hanya pingsan kemudian Viona di bawa ke mobil dan kedua laki laki tersebut juga di masukkan ke dalam mobil dengan di borgol begitu pula dengan Viona
Tak lama polisi pun datang dan Morgan bersama Andre mengurus itu sisanya mereka serahkan pada tuannya
" Apa anda yang menghubungi kami "
" Benar pak kami menangkap perusuh di sini " ucap Arga yang sudah keluar dari kafe
" Dimana mereka sekarang" tanya petugas polisi tersebut " di dalam mobil pengawal tetapi mereka tidak akan bisa kabur sudah di amankan , anda tunggu dua teman saya , bantu saya jelaskan di kantor polisi " jelas Arga
" Baik pak ,"
Lalu polisi tersebut mengambil alih mobil pengawal Arga dan membawanya ke kantor polisi sebagian lagi menunggu Arga dan ke dua temannya
Tak selang berapa lama Felix dan Surya pun datang menggunakan taxi
" Ga gimana keadaan sekarang " ucap Surya yang langsung keluar dari dalam taxi dan menuju ke arah Arga di ikuti dengan Felix di belakangnya
" Di jelaskan kantor polisi kita ikut mereka " ucap Arga dingin dan singkat
Sesampainya mereka di kantor polisi Arga dan kedua temannya pun menjelaskan apa yang terjadi lalu polisi pun percaya apa yang di katakan oleh Arga dan kedua temannya dengan bukti rekaman cctv yang di berikan Arga yang ia ambil melalui ponselnya
Setelah itu Viona dan kedua orang bayarannya pun di penjara dua krang itu dipenjara selama satu tahun sedangkan Viona di penjara selama 5 bulan untuk peringatan agar tidak mengulangi lagi
Lalu setelah urusan itu selesai mereka kembali ke kafe Arga dengan menaiki mobil pengawal Arga yang dikemudikan oleh Morgan , sekembalinya Arga ke kafe Felix dan Surya pun izin pulang dan kembali ke kantor dengan pengawal mereka , Surya ya g telah di jemput eh Viki asistennya dan Felix bersama Morgan dan Andre pengawalnya
Kemudian Arga masuk ke dalam ruangan kerjanya dan menyuruh Fred menutup kafe nya sebentar karena sudah waktunya makan siang
Seperti yang di katakan Dian Ayu kembali masuk ke rua g kerja Arga sambil membawa dua piring makan siang yaitu nasi dan ayam goreng bersama sambal terasi dan air jeruk nipis dan timun yang masih dingin
" Permisi tuan saya membawakan makan siang anda " ucap Ayu setengah gugup
" Ohh iya masuk saja dan duduklah di sofa , Dian makan di dapur ya , " ungkap Arga yang tahu isi pikiran adiknya saat melihat Ayu membawa dua piring makan siang keruangan nya
" I iya tuan " ucap Ayu yang duduk di sofa dan meletakkan satu piring di meja lalu ingin beranjak berdiri kembali
" Kemana " tanya Arga menghentikan Ayu yang ingin berdiri tersebut
" Dapur tuan " jawab Ayu jujur
" Makan disini saja kamu sudah membawa makan siang mu bukan "
" Ehh ini , ini ee baiklah tuan " ucap Ayu pasrah karena bingung dengan apa yang ia lakukan sekarang akhirnya mereka berdua pun memakan makan siangnya selesai makan mereka pun juga meminum air jeruk nipis dan timun nya hingga habis
Setelah itu Satu membereskan sisa makanan mereka dan henda pergi tetapi ia dia hentikan oleh ucapan Arga
" Kamu ingin bertahan pada saya , dari tadi saya rasa kamu sangat bingung " ungkap Arga
" Ee itu sebenarnya saya kurang paham tuan Dian mengatakan misi black rose main tangkapan dan dapatkan " ujar Ayu polis dengan apa yang di ucapkan ya
Seketika Arga pun langsung mengetahui pikiran adiknya itu dan jantungnya pun berdetak lebih cepat
" Hahahaha duduklah dulu aku akan menjelaskannya pada mu " ucap Arga dengan tawanya dan menyembunyikan kegugupannya sebab apa yang dipikirkan adiknya itu dan ucapan dari Ayu yang mengatakan hal tersebut dengan mudah dan polos yang membuat Arga gemas dan ingin mencubit pipi gembul Ayu
Tanpa berkata Ayu menuruti ucapan Arga dengan menahan malu serta ke gugupannya ia kembali duduk di sofa bersama dengan Arga
" Hmm misi black rose ya , kamu mau bermain tangkap atau mendapatkan Ayudia Amanda" tanya Arga pada Ayu dengan setengah senyuman nya itu
" Eee saya ,tidak tahu tuan " jawab Ayu jujur
" Jawab saja dengan sembarangan Ayudia" ucap Arga kembali agar Ayu me jawab pertanyaan Arga
" Saya ingin main tangkap " ucap Ayu kemudian
" Hmmm tangkap ya berarti saya me dapatkan , " ucap Arga dengan senyum manisnya yang membuat Ayu semakin deg deg gan menatap Arga dan mengagumi ketampanan Arga
" Lalu apa kau tahu artinya apa yang kau ucapkan itu " tanya Arga pada Ayu
" Tidak tuan saya tidak tahu " ucap Ayu
" Jangan panggil saya tuan panggil saja mas atau apapun sesukamu tetapi jangan tuan " ucap Arga kemudian
" Tapi mana mungkin saya berani memanggil tuan dengan sebutan apa yang saya suka " ungkap Ayu menjelaskan pad Arga
" Bukankah permainan di mulai, aku main mendapatkan berarti apa yang aku mau aku akan mendapatkan " ucap Arga santai lalu berdiri dan berjalan menuju kursi kerjanya
" Hah apa jadi .. ahh baikakah aku akan memanggil tuan dengan sebutan yang kusuka saja " ujar Ayu kesal setelah ia memahami maksud permainan tersebut
" Baiklah panggil aku dengan sebutan yang kau suka sekarang " kata Arga pada Ayu
" Ee tu ehh tidak tidak , maksud saya mas...mas... mas Arga " jawab Ayu dengan terbata dan gugup yang melanda
" Ya neng Ayu " jawab Arga kepada ayu seketika Ayu pun melebar kan matanya dengan sebutan yang Arga gunakan padanya
" Itu "
" Tangkap maksudnya " ucap Arga kemudian
Setelah beberapa lama Ayu memikirkan maksud dari ucapan Arga ia pun akhirnya mengetahui semua arti dari misi dan permainan itu
Tanpa pikir panjang Ayu langsung berteriak marah dan malu juga kesal karena ucapan Dian ia menuruti semua yang ia katakan dan bertanya pada Arga
" Aaaaa diann ...." Teriak Ayu menyebutkan nama Dian
" Hei kau berteriak tidak akan ada yang datang mereka sedang lergi ke kafe Mandala dengan Dian "
Ucap Arga yang melihat pa saja yang telah di lakukan adik itu melalui cctv kantor yang ia pasang melalui komputernya
" Ohhh nyebelin deh , " gumam Ayu pelan tapi masih dapat di dengar oleh Arga hingga Ayu yang ingin pergi keluar terhenti kembali karena pintu itu terkunci dari luar
" Ada apa "
" Terkunci " ucap nya dengan masih kesal
" Hah dia menguncinya ternyata " gumam Arga
Sepertinya adik tersayangnya itu mengunci nya dengan Ayu agar bermain dan mendapatkannya
Tak lama Arga mendapat pesan dari adiknya itu
Dian adikku :" bang aku udah bila gun ke semua karyawan kaki hari ini pulang cepet tapi kafe dan Abang baik baik ya sama mbak Ayu , juga misi nya jangan lupa Abang tahulah pasti jagain mbak Ayu buat aku , jangan sampai kabur bang , nanti di rumah aku cerita in semua nya ke Abang " isi pesan Dian pada Arga
Arga :" adik ku sayang , Dian kau itu sungguh keterlaluan , jangan secepat ini kali dek kasihan tahu Abang bisa urus itu untuk kamu tapi misi tangkap kamu mau Abang cepet nikah ya " ungkap Arga kesal dalam pesannya pada Dian
Dian adikku :" Abang tahu aja rencana ku iya bang aku suka kalo Abang nikah sama mbak Ayu orangnya cantik, anggun pokoknya serasi deh sama Abang ku yang tampan ini "
Lalu setelah Arga membaca pesan adiknya itu ia tidak membalas lagi dan hanya geleng geleng kepala saja .