Chief Arga

Chief Arga
72 season 3 part 16



Dian menghampiri Leo yang ada di kamar tamu yang sedang memantau Viki sehabis ia menggantikan pakaian nya yang sudah tak layak pakai itu dengan pakaian yang sudah di siapakan Arga di samping Viki tidur tak sadarkan diri


" Mas Afgar ada apaan sih " Ucap Dian tiba tiba mengejutkan Leo yang sedang mengatur Infus Viki


" Astaga dek kamu ngagetin mas tahu untung aja gak jantungan "


" Ya maaf, lhohbiti bukannya paman Viki, asistennya bang Surya ya kok di sini " Tanya Dian begitu melihat Viki di ranjang besar itu dengan infus di tangannya dan pakainnya abangnya yang berupa kaud oblong pitih dengan celana panjang nya


" Ia Viki abis ada masalah perusahaan katanya dan mas Arga bawa Dian kesini buta jaga jaga katanya di sini ada mas tang bisa ngerawat gitu padahal harusnya di bawa ke rumah sakit " Jelas Afgar sembari ia berjalan keluar lalu menutup pintu nya di ikuti Dian, kemudian mereka kembali ke kamarnya


" Ohhh yellow mision nya udah beres tapi ada


korban " Gumam Dian yang masih di dengar oleh Leo


" Hah misi, apaan dek " Tanya Leo pada Dian karena ia mendengar ucapan Dian walau lirih


" Ohh itu sih misi nya bang Arga sama dua temennya, kalo ada masalah atau apapun yang mengharuskannya terlibat makan bang Arga akan menamakan misi yang artinya menangkap ikan besar gitu , kayak detektif lah tapi dengan caranya bang Arga sama temen temennya entahlah, Dian gak ngerti tapi selalu berhasil tuh nangkep Penjahat sih bang Arga gak ada yang gagal, kalo ada cuman satu dia aja kalo gk salah " Terang Dian panjang yang di dengarkan oleh Leo, mereka berjalan ke kamarnya dan berpisah di depan kamar Dian, Dian masik ke kamarnya dan langsung menuju ranjangnya sedangkan Leo ia memasuki kamarnya yang berada di samping kamar Dian.


" Mas, Ayu mau nonton TV boleh ya " Ucap Ayu pada Arga padahal hari sudah sangat larut dan Arga sangat lelah setelah membantu temannya ituenangkap para penghianat dan penjahat di perusahaannya


" Boleh tapi volumenya di kecilin aja ya, udah malem banget ini sayang " Ucap Arga pada Ayu meskipun ia lelah dan ingin tidur tapi ia tahu istrinya itu sedang hamil dan apapun harus di turuti walau tengah malam sekali pun atau dini hari dan pagi buta


Lalu Arga meraih remot kontrol untuk menyalakan TV yang ada di kamarnya, menyalakan TV dan menyerahkan remotnya pada sang istri, ia sendiri pun merebahkan badannya dan tertidur di sana karena sudah tidak tahan lagi dengan rasa kantuk yang menyerangnya, Ayu yang melihat itu tersenyum, meski ia tahu Arga lelah, tak sekalipun iaengeluh tentang permintaannya yang aneh atau apapun itu ia selalu menurutinya, kemudian Atu mengeluh puncak kepala Arga dan melanjutkan nonton TV nya membiarkan Arga istirahat dengan tidur lelapnya


Ke esok anda harinya Dian dan sudah berangkat ke kafe karena beberapa hari lagi akan ada acara dari perusahaan Damian makan ia akan memberikan pengumuman pada seluruh karyawan kafe, untuk libur dan masuk sehari sebelum acara di mulai, dan lanjut sampai acara itu mulai dan berakhir , karena di rumahnya ada pasien yang tak lain adalah Viki asisten Surya teman abangnya itu, ia membagi tugas dengan Leo, saat pagi Dian yang akan menjaganya, maka malamnya Leo yang akan menjaga serta memantau perkembangannya sampai Viki pulih dan dapat beraktivitas kembali seperti semula.


Sedangkan Arga dan Ayu mereka pergi ke rumah ah sakit untuk memeriksa kondisi Ayu yang sedang mengandung di dokter kandungan. Sehabis dari rumah sakit mereka memutuskan untuk pergi jalan jalan ke taman untuk melihat anak anak bermain di sana walau tak banyak orang yang ada di taman setidaknya mereka bisa menikmati pemandangan yang ada di taman kota tersebut


Hari berganti hari dan Viki sudah bisa beraktivitas kembali, ia sudah kembali bersama Surya, hubungan Leo dan Dian kini semakin dekat , Arga isa melihat perkembangan mereka , kehamilan Ayu sudah memasuki bulan ke dua dan ia semakin manja dan banyak maunya, seperti saat ini ia sedang ingin memakan buah apel yang di lumuri dengan coklat putih, Arga pun menyiapkannya, tetapi setelah beberap gigit ia sudah tak ingin alhasil Arga lah yang memakan nya, kemudian Ayu meminta Arga untuk membuatkannya cilok dan dengan senang hati Arga membuatkannya untuk istri tercinta, walau lelah ia pun tak ingin mengecewakannya karena Arga menikmati momen tersebut maka ia tak merasa keberatan dengan apa yang di minta istrinya padanya selama batas wajar


Sudah sembilan bulan Ayu mengandung dan kini ia tengah mempersiapkan untuk kelahiran anaknya yang akan lahir sebentar lagi, Dian dan Leo sudah bertunangan dan akanenikah setelah Putri Arga lahir, karena itu sudah di sepakati bersama, kage milik Arga juga berkembang pesat, setelah beberapa bulan terakhir itu saat Damian menyewa nya untuk ulang tahun perusahaannya, kafe Arga sering kedatangan pengusaha yang ingin menyewa, dan menu kafe yang bisa din perbarui jika ada makanan rekomendasi yang bisa membuat kafe tersebut semakin terkenal, lalu nuansa kafe ya g kekinian tak jarang anak muda senang berada di sana dengan di iringi musik yang menenangkan dan mengasyikkan, banyak pelajaran yang datang untuk sekedar nongkrong atau kerja kelompok di kafe Arga,


Hati ini Ayu melahirkan dan ia melahirkan pitra dan putri nya ya Ayu mengandung dua anak putra dan putri mereka sangat imut dan lucu


Putranya ia berinama Agung Sebastian dan putrinya ia berinama Fadilla Anggraini, kehadirannya mengubah dang banyak tawa karena kelucuannya, tak jarang teman teman Arga menengok anak Arga dan mereka tertawa saat kedua bayi mungil itu menagis dan mereka terdiam saat Arga menggendongnya , lalu memberikannya kepada Ayu untuk di beri asi,


Pernikahan Dian Dan Leo sangat sederhana karena Dian tak suka acara yang mewah mewah maka pernikahannya hanya mengundang beberapa kelurga dari Leo dan mengundang beberapa teman dari Dian dan Leo,


Pernikahan mereka berjalan dengan lancar tidak ada halangan yang terjadi, setelah malam pernikahan Dian keesokan harinya Leo meminta Arga untuk mengizinkannya pergi dari rumah Arga dengan Dian ke rumah milik Leo sendiri karena kini ia bertanggung jawab fenganDian sepenuhnya dan tak ingin gin merepotkan Arga karena ia tinggal di rumahnya


Arga pun mengizinkannya, karena memang sudah saatnya ia melepas adik satu satunya, ia sudah bukan tanggung jawabnya lagi, tetapi jika Leo benar menyakiti Dian dan membuat Dian menagis tak segan Arga akan mengambilnya lagi.


Kini keluarga kecil itu bahagia, karena ada dua malaikat kecil yang akan menemani mereka.