BETWEEN LOVE OR OBSESSION

BETWEEN LOVE OR OBSESSION
Bab 57 (obsesi gema)



saat ini semua anggota keluarga sedang makan bersama tetapi sedari tadi dion dan biru terus memperhatikan gerak gerik gema, mereka berdua bingung karena sang ayah belum memperkenalkan sosok gema.


singkat cerita selesai makan malam bersama mereka semua duduk di ruang keluarga, ditengah keheningan yang tercipta tiba-tiba danuar membuka suara


"dion, biru kenalin yang duduk disebelah papa ini namanya gema, dia bakal jadi kakak kalian sekarang" dion dan biru kaget mendengar ucapan danuar


"biru gak mau punya kakak!!" ucap biru dengan nada tegas


"dion juga gak mau anggap dia kakak dion, kakak dion itu cuma kak biru!" ucap dion dengan nada sama seperti biru.


mendengar penolakan kedua putranya, danuar hanya menghembuskan nafas lelah mungkin dion dan biru butuh waktu


"kalian gak boleh kayak gitu sama gema...gema bisa bantu kalian buat jaga theya" ucap sang mama dengan nada lembut berusaha memberi mereka berdua pengertian


"biru dan dion tetep gak mau, kita gak mau berbagi theya sama dia!!" ucap biru dan mendapat anggukan dari dion


"theya itu gak bakal punya kakak selain kita" dion memberi gema pandangan sinis


"biru, dion kalian gak boleh kayak gitu sama gema!" danuar tak suka tingkah kedua anaknya yang memojokkan gema


"kak dion, kak biru dengarin theya ya... theya itu bakal tetep jadi adiknya kalian berdua cuman sekarang theya juga jadi adiknya kak gema, kalian mau ya Terima kak gema?" theya beranjak dari duduknya dan mendekat kearah kedua kakaknya, tapi sebelum theya ingin mendudukkan diri didekat kedua kakaknya ia sudah lebih dulu ditarik oleh gema agar duduk disamping gema. dion dan biru yang melihat itu tidak tinggal diam


"kamu gak punya hak untuk tarik theya buat duduk dideket kamu" ucap biru dengan tatapan tajam


"dia itu adik kita, kita berdua itu kakaknya sedangkan kamu cuma orang asing" dion beranjak dari duduknya dan berniat ingin mengambil theya yang duduk didekat gema


"tapi dia milik saya, jadi kalian gak punya hak merebut dia dari saya" gema memeluk theya dengan erat tampa memperdulikan pandangan orang-orang sekitarnya


"dia itu adik aku!!" biru beranjak dari duduknya dan menarik tangan theya agar pelukan gema terlepas


"kamu gak berhak sentuh milik saya!!" gema menepis tangan biru yang awalnya menarik theya dan memberikan biru tatapan tajamnya


"SUDAH!!!... kenapa kalian malah berantem, papa mau kalian akur klok sampek kalian belum akur maka theya akan papa suruh tinggal dirumah kakek dan nenek biar kalian gak bisa ketemu dia" ketiga laki-laki itu menoleh sempurna kearah danuar


"GAK MAU!!!" ucap ketiganga secara bersamaan. tapi danuar menulikan pendengarannya dan memilih meninggalkan ruangan tersebut


"mama bakal ngomong sama papa kalian biar dia bisa ngerti, tapi mama harap kalian harus cepet akur" ucap sang mama sambil berjalan meninggalkan mereka


"kita berdua gak akan pernah sudi akur sama kamu... kamu tu cuma orang asing dirumah ini" ucap biru sambil merebut theya yang duduk disamping gema, biru mengaja theya dan dion meninggalkan gema yang masih duduk diruang tamu


"aku gak butuh pengakuan dari kalian, pengakuan dari kalian gak berarti apa-apa buat aku... " gema menjeda ucapannya


"karena yang aku butuh itu cuma theya"